Comscore Tracker

Review Kamen Rider Zi-O: Konsep Jenius dengan Eksekusi Gagal?

IWAE!! Selamat jalan, Heisei Kamen Rider!!

Duniaku.net - IWAE!! Akhirnya seri Kamen Rider terakhir di era Heisei telah tamat! Apakah serial yang ini layak untuk ditonton ataukah hanya membuang waktu saja dengan konsep Perayaan Ulang Tahun? Simak review Kamen Rider Zi-O oleh duniaku.net berikut ini!

Review Kamen Rider Zi-O: Konsep Jenius dengan Eksekusi Gagal? Sumber: dokumentasi duniaku.net[/caption]

Sebagai Kamen Rider yang diciptakan untuk merayakan penayangan ke-20 untuk Kamen Rider era Heisei, Kamen Rider Zi-O ini memiliki konsep yang sangat menarik.

Mengikuti cita-cita seorang anak muda, kita diajak menelusuri perjalanan Tokiwa Sougo hingga dirinya menapaki jalan yang membuatnya jadi Raja Iblis Ohma Zi-O. Serial Kamen Rider Zi-O ini menyusuri sejarah Kamen Rider sejak Kuuga hingga Build dengan alasan untuk mengambil kekuatannya.

Konsep inilah yang membuat penulis review Kamen Rider Zi-O jadi tertarik untuk mengikuti sedari awal hingga akhirnya tamat.

Review Kamen Rider Zi-O: Konsep Jenius dengan Eksekusi Gagal? Sumber: dokumentasi duniaku.net[/caption]

Sayangnya cerita yang diusung oleh Kamen Rider Zi-O ini tidak sebanding dengan harapan yang diberikan pada penulis review Kamen Rider Zi-O.

Meski memang jauh lebih baik daripada pendahulunya Kamen Rider Decade, serial Kamen Rider Zi-O ini masih memiliki beberapa kekurangan yang tampak jelas. Beberapa cerita yang diangkat seringkali terkesan percuma atau terburu-buru disampaikan.

Ambil kemunculan Kamen Rider Ginga sebagai contoh. Kamen Rider Ginga digadang sebagai Rider yang sangat kuat hingga Time Jacker dan tim Kamen Rider Zi-O harus bekerja sama untuk mengalahkannya, tapi pada akhirnya Ginga dikalahkan dengan relatif cepat.

Kedatangan Ginga akhirnya hanya untuk memberikan Woz kekuatan baru dan untuk menjelaskan adanya kekacauan di ruang waktu, tapi itupun hanya disebutkan sekilas tanpa penjelasan mendalam.

Ada juga kemunculan beberapa aktor lama yang benar-benar datang hanya untuk cameo tak penting, seperti pemeran Takumi Inui (Kamen Rider Faiz) dan Eiji Hino (Kamen Rider OOO). Keduanya hanya muncul untuk memberikan Ridewatch pada Zi-O tanpa peran yang benar-benar berarti.

Bahkan di episode terakhir pun, pengkhianatan Tsukuyomi terkesan terlalu buru-buru dan hanya dieksekusi sangat sebentar. Untuk ukuran Episode Final seharusnya hal ini bisa dilakukan dengan persiapan yang matang dan eksekusi akhir yang jauh lebih megah.

Meski banyak hal yang sebenarnya bisa dikatakan jenius, tapi penjelasan tentang konsep cerita Zi-O tidak terlalu ditekankan sehingga sebagian penonton harus menelaah ulang untuk memahami kejadian tertentu.

Review Kamen Rider Zi-O: Konsep Jenius dengan Eksekusi Gagal? Sumber: dokumentasi duniaku.net[/caption]

Kamen Rider Zi-O berhasil mengundang banyak aktor dan aktris dari serial Kamen Rider sebelumnya, ini adalah salah satu nilai tambah untuk review Kamen Rider Zi-O.

Apalagi tak cuma mengundang sebagai cameo sekilas, sebagian pemeran ini bahkan diberikan kesempatan untuk menyelesaikan hutang dari serialnya yang lalu seperti Blade dan Chalice yang akhirnya melepas status Joker mereka atau Kiriya Kyosuke yang akhirnya bisa menjadi Hibiki.

Sayangnya tak semua aktor utama Kamen Rider bisa hadir sehingga harus digantikan dengan aktor sampingan di serial yang sama. Tapi setidaknya serial Kamen Rider Zi-O berhasil membuat dunia Kamen Rider menjadi lebih konkrit dengan memunculkan banyak aktor dari serial pendahulunya.

Penulis bahkan merasa Zi-O sukses membuat inkonsistensi dan plothole dari serial-serial sebelumnya menjadi terjelaskan dalam satu kesatuan kontinuitas yang stabil.

Review Kamen Rider Zi-O: Konsep Jenius dengan Eksekusi Gagal? Sumber: dokumentasi duniaku.net[/caption]

Seperti yang penulis sebutkan sebelumnya, serial Kamen Rider Zi-O ini berhasil menjelaskan segala inkonsistensi dalam seluruh serial pendahulunya. Bahkan tentang keberadaan Kamen Rider yang seharusnya sudah tiada atau seharusnya tidak dalam satu dunia.

Bagaimana bisa? Bukankah mereka semua pada akhirnya dijelaskan tidak berada dalam satu dunia?

Justru itu, keberadaan Kamen Rider Zi-O inilah yang bisa dijadikan penjelasan sebagai katalis penghubung antar dunia dan antar linimasa.

Di dunia Kabuto ada kejadian Kota Shibuya terkena meteor? Di dunia Build ada dinding raksasa bernama Sky Wall? Lalu bagaimana mereka semua bisa bertemu dalam film layar lebar?

Gampang, Kamen Rider Zi-O yang mengacaukan linimasa mereka. Bahkan sempat disebutkan bahwa Kagami (Kamen Rider Gattack) ingat kejadian Shibuya terkena meteor, tapi itu ternyata terjadi di linimasanya sendiri sebelum terintegrasi dengan linimasa Kamen Rider Zi-O.

Kehadiran Kamen Rider Zi-O ini bisa dibilang "jalan pintas" untuk menjelaskan apapun yang sudah dan akan terjadi di dunia Kamen Rider.

Kekuatan untuk mengendalikan ruang dari Kamen Rider Decade digabung dengan kekuatan mengendalikan waktu dari Kamen Rider Zi-O ini bisa dipakai untuk memastikan bahwa tidak akan ada lagi inkonsistensi pertemuan antara Kamen Rider di masa depan.


Bagaimana menurut kalian review Kamen Rider Zi-O di atas? Apakah setuju atau tidak setuju? Jika tidak setuju, coba berikan pendapat kalian tentang serial ini di kolom komentar, ya!

Skor: 3/5

Article Terkait

Latest Story

Geek

Geek

Geek

Geek

Geek

Geek

Geek

Geek

Geek

Geek