Kenapa Iron Man Meninggal Setelah Gunakan Infinity Gauntlet? 

Infinity Gauntlet terlalu kuat untuk manusia seperti Tony

Kenapa Iron Man Meninggal Setelah Gunakan Infinity Gauntlet? 

Di Avengers: Endgame, Iron Man meninggal gak lama setelah menggunakan Infinity Gauntlet untuk memusnahkan Thanos dan pasukannya. 

Kenapa Iron Man meninggal setelah gunakan Infinity Gauntlet? Ini penjelasannya, serta perspektif dari penulis naskah! 

1. Kamu harus memperhatikan efek kekuatan Infinity Gauntlet

Kenapa Iron Man Meninggal Setelah Gunakan Infinity Gauntlet? Hulk menggunakan Infinity Gauntlet. Dok. Marvel Studios

Thanos dan Hulk adalah dua tokoh dengan kekuatan fisik yang luar biasa. 

Apa yang terjadi setelah Thanos menggunakan Infinity Gauntlet? Tubuhnya menderita cedera. Saat dia diserang sisa-sisa Avengers kemudian, luka itu belum pulih.

Lalu ada kasus Hulk. Apa yang terjadi saat Hulk menggunakan Infinity Gauntlet? Satu lengannya terlihat cedera. Bahkan di mid-credits Shang-Chi pun satu lengan Bruce Banner terlihat belum pulih, menandakan luka karena Infinity Gauntlet itu bisa jadi permanen.

Kalau makhluk dengan kekuatan fisik seperti Hulk dan Thanos pun menderita cedera yang tampaknya permanen setelah menggunakan Infinity Gauntlet, gimana jadinya Tony?

Tony pada dasarnya adalah manusia biasa. Efek Infinity Gauntlet pasti terasa luar biasa ke tubuhnya. Sudah gitu, sebelum dia menggunakan Infinity Gauntlet pun dia sudah luka-luka. 

Yang menarik adalah Tony sebenarnya menggunakan Infinity Gauntlet untuk fungsi yang mungkin tidak sesulit kehendak Hulk dan Thanos.

Thanos melenyapkan separuh makhluk di seluruh semesta. Hulk mengembalikan makhluk-makhluk yang dilenyapkan Thanos sebelumnya.

Sementara itu yang dilakukan Tony sebatas memusnahkan Thanos dan pasukannya. 

Dia tetap mati. Efek Infinity Gauntlet memang separah itu. 

Baca Juga: Teori: Kemungkinan 6 Anggota Dark Avengers Versi MCU 

2. Perspektif penulis naskah dan sutradara

Kenapa Iron Man Meninggal Setelah Gunakan Infinity Gauntlet? thebulletintime.com

Stephen McFeely, salah satu penulis naskah Endgame, memberi tanggapan menarik mengenai alur Steve Rogers dan Tony Stark.

Kamu mungkin tahu kalau sementara Tony Stark meninggal di Endgame, Steve pada akhirnya kembali ke masa lalu, hingga dia jadi menua.

Menurut McFeely, alur Cap dan Tony bersilangan. Cap awalnya sangat tak mementingkan diri sendiri. Maksudnya dia adalah tipe yang akan dalam sekejap mengorbankan diri untuk melindungi orang lain, seperti mungkin kamu ingat saat Steve Rogers langsung lompat untuk mengamankan granat saat pelatihan dulu.

Sementara itu Tony awalnya egois. Tony awalnya adalah biliuner yang kurang ajar, namun seiring berkembanganya taruhan melindungi dunia, tanggung jawab Tony semakin berkembang.

McFeely lalu menyadari di akhir 2015 kalau supaya Steve bisa mencapai dirinya yang terbaik, dia harus memperoleh kehidupan. Sementara untuk Tony mencapai dirinya yang terbaik, dia harus kehilangan kehidupannya.

Ini tampaknya jadi pertimbangan penulis naskah untuk menentukan nasib Steve dan Tony di Endgame

Patut diperhatikan kalau pada akhirnya Tony mengorbankan diri untuk orang lain, sementara Steve yang biasanya berkorban untuk yang lain akhirnya menggunakan kesempatan time travel untuk hidup dengan Peggy. Steve memang berhak memperoleh hidup bahagia setelah semua yang ia lakukan, tapi tetap harus diakui kalau aksi Steve itu bisa dibilang egois juga. 

Benar-benar berlawanan dari sikap awal Tony dan Steve. 

Sementara itu sutradara Joe Russo menyampaikan, kalau saat membunuh karakter disukai seperti Tony, maka kamu harus punya harapan di akhir film. Orang yang bisa memberi harapan itu adalah pemeran utama lain. 

Joe Russo menganggap kalau dia membunuh dua peran utama (Tony dan Steve), maka orang-orang akan sedih. Tujuannya bukan untuk menghancurkan penonton, tapi untuk menyampaikan cerita yang kompleks dan berdimensi dengan cara yang bisa memberi penonton beragam emosi. 

3. Kontrak RDJ memang habis di Endgame

Kenapa Iron Man Meninggal Setelah Gunakan Infinity Gauntlet? screenrant.com

Selain itu, sebelum Endgame rilis juga sudah beredar kabar kalau kontrak RDJ memang habis di Endgame. Sama dengan kontrak Chris Evans berakhir di film itu juga. Duniaku.com sudah sempat menyorot habisnya kontrak RDJ itu pada artikel yang rilis 28 Desember 2018. 

Kabar itu yang membuat sejak awal fans menyangka Tony Stark dan Steve Rogers akan mati di Endgame.

Namun ternyata dari dua itu, Tony Stark yang mati sementara Steve Rogers mendapat akhir yang lebih bahagia. 

Nah, itu situasi kenapa Iron Man meninggal setelah gunakan Infinity Gauntlet.

Gimana menurut kamu? Sampaikan di kolom komentar! 

Updated 4 Januari 2022: Koreksi tanggal beredarnya kabar kontrak RDJ sudah habis di Endgame di poin 3. 

Baca Juga: 4 Anggota Eternals yang Cocok Jadi Avengers di Film Marvel

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU