10 Film Tentang Makna Kehidupan! Banyak Pelajaran yang Bisa Dipetik

Buat kamu yang butuh film berkesan 

10 Film Tentang Makna Kehidupan! Banyak Pelajaran yang Bisa Dipetik

Jadi, suatu hari kamu sedang mengalami kesulitan. Rasanya hidup itu berat dan yang kamu temukan hanya kesulitan, tanpa solusi.

Dalam situasi begitu, kamu mungkin memikirkan apakah ada film yang bisa membantumu untuk memikirkan makna kehidupan. Bukan sekedar motivasi dangkal, tapi filmnya memiliki makna dalam yang bisa membuat kamu berpikir dan mungkin juga bisa membantumu menemukan solusi atas persoalanmu sendiri.

Kalau kamu mencari film seperti itu, cek 10 film tentang makna kehidupan di bawah ini! 

1. The Pursuit of Happyness

The Pursuit of Happyness (Gabriele Muccino, 2006) adalah salah satu yang paling sering disebut untuk topik seperti ini.

Film ini dibintangi oleh Will Smith yang berperan sebagai Chris Gardner, seorang sales alat kesehatan. Ia harus jungkir balik menghidupi anaknya, Christopher Gardner (anak Will Smith juga, Jaden Smith) karena ia miskin.

The Pursuit of Happyness berbicara soal mimpi dan kerja keras untuk mencapainya. Siapa yang masih ingat adegan saat ayah beranak Gardner harus menginap di kamar mandi stasiun? Chris sampai menangis saat ia menahan pintu dengan kaki sebelah dan kaki lainnya menidurkan Christopher.

“Kamu punya mimpi... kamu harus melindunginya. Banyak orang tidak bisa melakukannya, alih-alih mereka selalu ingin bilang bahwa kamu tidak bisa menggapai mimpimu. Kalau kamu ingin sesuatu, kejarlah ia. Titik!”

Baca Juga: Puas Dengan Marvel & Star Wars? Ini 8 Film Lain yang Diumumkan Disney!

2. The Wrestler

Sutradara Darren Aronofsky (Pi, Requiem of a Dream, dan Black Swan) tidak hanya piawai membikin film-film yang membuat bingung pembaca, ia juga jago membuat film drama menggugah.

The Wrestler ini bercerita tentang kisah pegulat legendaris di masa tuanya, Randy “The Ram” Robinson. Kondisi tubuhnya sebenarnya sudah tak mampu bertarung di atas ring. Akan tetapi, ia tidak punya sumber penghasilan lain selain gulat.

Selain itu, The Ram justru merasa lebih dihormati di atas ring ketimbang di kehidupan sehari-hari. Sebuah drama yang meremukkan hati.

3. Children of Heaven

Siapa yang masih ingat film yang dulu sering diputar di TV Indonesia ini? Children of Heaven (Majid Majidi, 1997) merupakan film dari Iran yang bercerita tentang dua anak abang beradik yang miskin di pinggiran Kota Teheran.

Suatu ketika, Ali si abang baru saja mengambil sepatu Zahra si adik setelah diperbaiki tukang sepatu. Sialnya, sepatu tersebut hilang di perjalanan pulang. Oleh karena keluarganya miskin, Ali dan Zahra saling bertukar sepatu setiap hari demi bisa tetap sekolah.

Uniknya, film ini menceritakan kisah kemiskinan lewat sudut pandang anak-anak. Yang lebih mengharukan lagi, baik Ali dan Zahra tidak berani minta sepatu ke orang tua karena mereka sadar keluarganya miskin.

Children of Heaven mengajarkan pada kita agar lebih mensyukuri hidup.

4. Up

Film tentang makna kehidupan selanjutnya adalah film animasi Pixar, Up (Pete Docter, 2009).

Pixar mengambil kisah seorang kakek-kakek penggerutu bernama Carl bersama seorang bocah pramuka bernama Russel. Dengan mengikat ribuan balon ke rumahnya, ia bersiap-siap menenuhi janjinya pada sang istri, Ellie, untuk membangun rumah di dekat air terjun di Amerika Selatan.

Pixar memang jagonya membikin film-film animasi berhati besar. Meskipun presentasinya animasi untuk anak-anak, tapi pesan yang ingin disampaikannya lebih dalam daripada yang kita duga. Ia berbicara tentang bagaimana cinta dapat mengubah perangai manusia. Dijamin deh kamu bakal mikir-mikir lagi cara memandang hidup.

5. Mencari Hilal

Film tentang makna kehidupan nomor lima adalah film Indonesia, Mencari Hilal (Ismail Basbeth, 2015). Film ini bercerita tentang kisah hubungan cinta dan benci antara ayah dan anaknya. Mahmud (Deddy Utomo) ingin menerapkan Islam yang kaffah dalam semua aspek hidup.

Mendengar kabar Kementerian Agama yang menghabiskan Rp9 miliar untuk menentukan hilal, ia langsung teringat tradisi mencari hilal di pesantren dulu. Mahmud ingin pergi berkelana, tetapi dihalangi oleh anak pertamanya karena faktor kesehatan.

Sementara itu, Heli (Oka Antara), anak kedua Mahmud, adalah seorang aktivis sosial dengan pemikiran liberal yang ingin berangkat ke Nikaragua. Ia butuh paspor, tapi kakaknya yang pekerja imigrasi meminta Heli menemani bapaknya sebagai ganti paspor.

Jadilah pasangan ayah-anak yang berbeda pandangan ini berkelana bersama-sama. Selain diisi oleh momen-momen lucu, Mencari Hilal juga membawa pesan menggugah tentang bagaimana caranya memaknai hidup, sekaligus memahami sesama manusia satu sama lain. Mencari Hilal cocok ditonton saat bulan Ramadan.

Judul ini juga menjadi film yang dibutuhkan Indonesia saat ini.

6. The Green Mile

Dari sutradara yang menggawangi The Shawshank Redemption (1994), film tentang makna kehidupan selanjutnya adalah The Green Mile (Frank Darabont, 1999).

Film ini mengambil kisah di penjara, di mana Paul Edgecomb (Tom Hanks) sebagai sipir kedatangan tahanan baru. Tahanan itu ialah John Coffey (Michael Clarke Duncan). John divonis mati karena diduga melecehkan dan membunuh dua gadis kecil kulit putih. John yang kulit hitam tidak punya kesempatan di pengadilan.

Paul merasa aneh, sebab John tidak seperti tahanan lainnya; ia polos, berpikiran sederhana, dan berhati jernih. Meskipun tampaknya realistis, The Green Mile punya elemen supranatural dari kemampuan John menyembuhkan penyakit.

Tapi film ini tidak hanya supranatural, sebab dengan durasinya yang panjang (3 jam) ia lebih terasa spiritual. Melihat John membuat kita terenyuh; ia dihadapkan pada sebuah ketidakadilan, tetapi John menghadapinya dengan hati yang baik. Meskipun ia tidak pandai baca tulis, tampaknya kita harus belajar banyak dari sifat-sifat John.

7. Groundhog Day

Kalau kamu pernah sempat nonton Happy Death Day (2016) kemarin, ya, film itu merupakan homage untuk Groundhog Day (Harold Ramis, 1993). Film ini bercerita tentang seorang presenter sekaligus pembawa berita cuaca, Phil (Bill Murray) bersama kamerawan dan produsernya yang dikirim ke kota kecil bernama Punxsutawney untuk meliput acara Groundhog Day.

Di kota itu, ia menemukan dirinya sendiri mengulangi hari yang sama setiap harinya.

Apa yang bisa kita pelajari dari Groundhog Day adalah tabiat Phil. Phil orangnya narsis dan egois. Namun, tabiatnya itu diuji ketika ia harus melewati hari-hari melelahkan secara berulang-ulang tanpa tahu mengapa. Groundhog Day seakan-akan mengatakan, jika kamu berlaku baik, maka hari-harimu akan lancar.

8. The Shawshank Redemption

The Shawshank Redeption menceritakan Andy (Tim Robbins) yang dipenjara karena membunuh istri dan selingkuhannya, meskipun Andy tidak bersalah. Di penjara ia menjadi akuntan dari kepala penjara yang bejat. Ia juga berteman dengan Red (Morgan Freeman).

Pesan The Shawshank Redemption dalam memaknai kehidupan adalah jangan pernah berhenti berharap. Meskipun kehidupan rasanya memaksamu untuk menyerah, jangan sekali-kali berhenti untuk bermimpi dan berharap.

Sebab, saat semua hal terasa berpaling darimu, harapan adalah barang terakhir yang dipunyai manusia. 

9. Life of Pi

Film ini sebagian besar menceritakan perjuangan Pi, seorang bocah yang harus bertahan hidup di sekoci penyelamat.

Oh, dan dia harus berbagi sekoci itu dengan seekor harimau.

Dalam perjuangannya bertahan hidup, Pi berhadapan dalam situasi di mana hidup dan matinya dia ditentukan oleh aksinya sendiri.

10. After the Storm

Film terakhir dari daftar film tentang makna kehidupan adalah After the Storm (Hirokazu Koreeda, 2016). 

After the Storm disutradarai Koreeda, salah satu sutradara Jepang yang terkenal karena konsistensinya membuat film-film bertema keluarga. Nah, film ini mengambil kisah tentang seorang ayah, Ryota, yang masa-masa kejayaannya sebagai penulis telah sirna 15 tahun lalu. Kini ia telah bercerai dengan mantan istrinya, Kyoko.

Ia juga punya anak 11 tahun bernama Shingo. Suatu hari, Ryota, berkumpul bersama Kyoko dan Shingo di apartemen sempit milik ibunya.

Tiba-tiba angin topan datang dan keluarga yang telah tercerai-berai tersebut harus tinggal lebih lama. Dengan temponya yang lambat, film ini bisa jadi membosankan. Namun jika diikuti dengan saksama, After the Storm bisa jadi sebuah pelajaran hidup dengan pesan moral yang sangat kuat. Bahwa badai datang terus dan tanpa disangka-sangka, namun itu semua tergantung bagaimana kita berusaha dan bekerja keras untuk kuat berdiri tegar menantangnya. Sebuah interpretasi mengagumkan dan emosional tentang pepatah "badai pasti berlalu" dari Koreeda-sensei.

Nah, itu 10 film tentang makna kehidupan. Gimana menurut kamu? Sampaikan di kolom komentar! 

Baca Juga: 11 Kabar Heboh Soal Film Marvel dari Investor Day Disney! 

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU