Review The Good Liar: Kisah Cinta sang Penipu Ulung

Ian McKellen dan Helen Mirren saling jatuh cinta dan menipu

Review The Good Liar: Kisah Cinta sang Penipu Ulung

Hollywood memiliki banyak film yang menceritakan tentang con artist, American Hustle, The Sting, dan Catch Me If You Can, adalah tiga di antaranya. Tahun ini jajaran film yang menceritakan kisah tema tukang tipu akan bertambah satu lagi berkat kehadiran The Good Liar yang dibintangi Ian McKellen dan Helen Mirren.

1. Roy Courtnay sang penipu

Review The Good Liar: Kisah Cinta sang Penipu Ulungdok. Warner Bros

Film ini dibuka dengan adegan penulisan data diri di aplikasi kencan online yang dilakukan oleh Roy Courtnay (Ian McKellen) dan Betty McLeish (Helen Mirren). Roy sendiri adalah seorang penipu ulung yang sudah berulang kali menipu teman kencannya yang ia temui di aplikasi kencan.

Roy memiliki pesona yang mampu memikat lawan jenisnya, sehingga mereka mau melakukan apa saja untuk dirinya tanpa sadar kalau sedang ditipu. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Betty McLeish (Helen Mirren). McLeish adalah janda kaya raya dengan kekayaan lebih dari 3 juta Poundsterling. Tentu hal ini membuat Roy mengejar Betty.

Berbeda dengan teman kencannya yang terdahulu, Roy merasakan hal yang berbeda. Ia benar-benar jatuh cinta dengan Betty. Roy tetap ingin menipu Betty dan mengambil seluruh uang miliknya, tapi ada sebuah kegundahan yang mengintai di hatinya yang menyebabkan Roy khawatir.

Semakin hari, Roy dan Betty semakin jatuh cinta. Roy bahkan rela memberikan tabungannya senilai 3,5 juta poundsterling untuk disimpan di rekening bersama. Tapi apakah hal ini akan berakhir baik?

Baca Juga: Review Need for Speed Heat: Seharusnya Diberi Nama Underground 3!

2. Akting yang luar biasa dari para pemeran

Review The Good Liar: Kisah Cinta sang Penipu Ulungdok. Warner Bros

Film ini berputar pada karakter Roy dan Betty yang dengan jenius dibintangi Ian McKellen dan Helen Mirren. Sejatinya akting mereka berdua tergolong sangat aman tanpa adanya keunikan tersendiri. Seharusnya hal ini akan jadi membosankan, tetapi mereka berdua malah menyuguhkan sebuah akting kelas senior yang sulit ditiru oleh pemain lainnya.

Melalui akting keduanya kita bisa merasakan bagaimana Roy itu sangat jahat, sementara Betty itu digambarkan sangat naif dan merupakan target mudah bagi Roy. Selain itu keduanya memiliki chemistry yang luar biasa kuat. Rasanya seperti melihat dua orang lansia yang benar-benar sedang jatuh cinta.

Film ini sepertinya memang sengaja untuk tidak melibatkan banyak karakter. Karena sepanjang film kita hanya akan menemukan beberapa karakter pendukung dan semuanya terasa seperti numpang lewat atau menjalankan peran-peran kecil.

3. Penulis Naskah yang Malas

Review The Good Liar: Kisah Cinta sang Penipu Ulungdok. Warner Bros

The Good Liar adalah tipikal film yang memiliki alur berlapis yang maju mundur untuk memberikan eksposisi pada penontonnya. Sayang pada bagian akhir justru kamu akan diberikan petunjuk kosong untuk menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi, hingga akhirnya diungkap di akhir film.

Kondisi ini menyebabkan kami merasakan kalau Nicholas Searle sebagai penulis naskah sudah cukup mentok untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan memilih untuk menyimpannya sendiri. Hal ini menyebabkan kami merasakan apa yang terjadi di awal film tidak berhubungan sama sekali dengan motif karakter di dalamnya.

Rasanya seperti melihat seorang pembunuh yang mengincar korbannya dan baru menjelaskan mengapa dia membunuh setelah sang korban mati. Mirip dengan kehidupan nyata sih, tapi hal seperti ini tidak menarik untuk sebuah film. Hasilnya kami tidak menemukan sebuah motif yang bisa dijadikan dasar perbuatan sang karakter utama.

Dalam sekali membaca judul, kami paham kalau The Good Liar pasti berkisah tentang penipu melawan penipu atau penipu yang tertipu. Tapi apa yang dilakukan Nicholas Searle merupakan sesuatu yang cukup buruk. Mungkin ini bisa diperbaiki melalui proses editing yang baik, di mana beberapa adegan akhir bisa di taruh di tengah-tengah atau menjelang akhir film.

4. Pantas dapat 3,5 dari 5 bintang

Review The Good Liar: Kisah Cinta sang Penipu Ulungdok. Warner Bros

Kalau kamu menyukai drama yang melibatkan con artist, maka The Good Liar adalah sebuah film yang cukup menghibur dan wajib kamu tonton. Tapi kalau kamu adalah orang yang mengerti cara bercerita dan pengembangan eksposisi, film ini akan sangat mengganggu.

Kami tahu kalau ada banyak petunjuk yang tersebar di sepanjang film. Tapi hal itu tidak membuat kami yakin kalau Betty adalah salah satu korban Roy di tahun 40-an. Hal ini jelas membuat kami bertanya-tanya betapa malasnya sang penulis atau editor film ini untuk membuat eksposisi yang lebih baik.

The Good Liar bisa kami beri nilai 3,5 dari 5 bintang review yang bisa kami berikan. 2,5 untuk akting Ian McKellen dan Helen Mirren, sementara sisanya untuk plot film yang super malas.

Baca Juga: Review Frozen 2, Menguak Masa Lalu Elsa dan Anna

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU