Review The Boogeyman, Teror Makhluk Menyeramkan Ciptaan Stephen King

Dia akan menyerang ketika kamu tidur di kegelapan malam

TBM1

Pada tahun 1973, Stephen King menulis cerita horor pendek untuk majalah Cavalier. Lima tahun kemudian, cerita pendek tersebut dikumpulkan ke dalam sebuah buku yang berjudul “Night Shift”.

Pada tahun 2018, penulis Scott Beck dan Bryan Woods mengumumkan bahwa mereka akan mengadaptasi cerita The Boogeyman ke layar lebar. Adaptasi tersebut akhirnya dijadwalkan rilis pada bulan Juni 2023, diseluruh dunia oleh 20th Century Studios.

1. Monster yang bersembunyi di kegelapan

TBM2Dok. 20th Century Studios

Siswa sekolah menengah Sadie Harper (Sophie Thatcher) dan adik perempuannya Sawyer (Vivien Lyra Blair) masih belum pulih dari kematian ibu mereka baru-baru ini.

Hancur oleh rasa sakitnya sendiri, ayah mereka Will (Chris Messina), yang berprofesi sebagai terapis, tidak memberi mereka dukungan maupun kasih sayang yang mereka butuhkan dari darinya.

Ketika seorang pasien yang putus asa tiba-tiba muncul di rumah mereka untuk meminta bantuan. Pasien tersebut membawa entitas menakutkan yang bersembunyi di kegelapan. Dia akan memangsa keluarga dan memakan penderitaan yang mereka hadapi.

Baca Juga: Review Film Tetris, Tegangnya Rebutan Hak Cipta Game Terbesar di Dunia

2. Berbeda dari cerita pendeknya

TBM3Dok. 20th Century Studios

Walaupun memiliki judul yang sama, The Boogeyman versi Scott Beck dan Bryan Woods ini memiliki cerita yang berbeda dengan cerita pendeknya. Dalam penjelasannya, Scott Beck dan Bryan Woods memang sengaja menghadirkan hal ini untuk memberikan sebuah kisah baru yang berbeda dari adaptasi lainnya. Tetapi perubahan dan perbedaan ini dilakukan sambil memastikan kalau apa yang mereka lakukan masih sejalan dengan yang ide awalnya Stephen King.

Perbedaan yang paling mencolok adalah, korban dari sang The Boogeyman. Alih-alih menjadikan Lester Billings sebagai korban terakhir. The Boogeyman malah mengincar keluarga Harper. Bisa dibilang pendekatan ini sangat bagus, ketimbang mengubah seluruh pakem yang dibuat oleh Stephen King.

Paling satu-satunya protes kami datang dari cara sang protagonis menghadapi mahkluk yang meneror mereka. Alih-alih menggunakan cara yang tidak biasa, mereka malah mengerahkan kekuatan dari “second amandement”. Gilanya lagi, cara ini terbilang berhasil meskipun tidak menjamin kalau musuh yang mereka hadapi benar-benar mati.

3. Akting luar biasa

TBM4Dok. 20th Century Studios

Film ini memiliki deretan aktor dan artis yang mengerahkan seluruh kemampuan mereka. Saat David Dastmalchian yang memerankan Lester Billing berkonsultasi pada Will, raut muka dan seluruh gerak-geriknya memperlihatkan kalau dia sangat ketakutan dan mengalami gangguan mental yang berat. Bahkan Chris Messina mengakui kalau akting David Dastmalchian sangat mengerikan dan membuat bulu kuduknya berdiri.

Selain David Dastmalchian kami juga melihat kalau Sophie Thatcher tampil habis-habisan di film ini. Kami bisa merasakan beragam emosi ketika dirinya mengenang sang mendiang ibu. Ada perasaan kasihan, terutama ketika teman-temannya menganggap dirinya gila ketika dia berhadapan dengan The Boogeyman yang mengincar adiknya.

4. Kesimpulan

TBM4Dok. 20th Century Studios

The Boogeyman adalah sebuah film horor yang luar biasa untuk ukuran film dengan budget yang kecil. Sudah lama kami menantikan film horor bergaya Stephen King seperti ini. Karena itu kami bisa memberikan nilai 4 dari 5 bintang untuk The Boogeyman.

Mungkin ada sebagian orang yang mengatakan kalau film horor ini biasa saja apalgi bila dibandingkan karya-karya legendari Stephen King lainnya. Tapi bagi kami yang pernah membaca cerita pendek dari The Boogeyman, film ini adalah sebuah akhir yang kami nanti-nantikan.

https://www.youtube.com/embed/cFqCmIU0-_M

Baca Juga: Review Kandahar, Perjuangan Gerard Butler Bertugas di Timur Tengah

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU