Review Sadako DX, Film Horor yang Ganti Genre Jadi Komedi

Ketika kemunculan Sadako sudah ditunggu dan tidak seram

Review Sadako DX, Film Horor yang Ganti Genre Jadi Komedi

Ring atau Ringu merupakan salah satu film horor Jepang yang menorehkan sejarah. Film ini kerap dijadikan the golden standard karena mampu menakut-nakuti penontonnya hingga ke ubun-ubun. Bisa dibilang adaptasi novel karya Koji Suzuki ini sukses dicintai atau ditakuti penonton, dan dipuji kritikus.

Sejak saat itu industri film Jepang dan barat berupaya untuk membawa kembali Sadako ke layar lebar. Sayangnya upaya tersebut kebanyakan berakhir gagal atau sangat nanggung, sehingga tidak sebaik film originalnya.

Pada tahun 2022 ini Sadako kembali dimunculkan di layar bioskop. Tidak tanggung-tanggung, film ini diberi tambahan DX di belakang judul utamanya. Kira-kira bakal seperti apa Sadako di tahun 2022 ini. Silakan simak reviewnya di bawah ini.

1. Film kutukan yang diduplikasi dan dijual bebas

Review Sadako DX, Film Horor yang Ganti Genre Jadi KomediDok. Kadokawa

Sadako DX mengikuti Ayaka Ichijo (Fuka Koshiba), seorang siswa sekolah menengah atas yang skeptis tentang rekaman video dan legenda yang mengelilinginya. Kutukan Sadako memang sudah menjadi sensai viral yang dicari-cari orang. Kebetulan juga video tersebut sudah diperbanyak dan dijual secara bebas di dark web.

Sayangnya sang saudara perempuannya, Futaba (Yuki Yagi), telah melihat salinan rekaman itu, dan menemukan bahwa kematian Futaba akan terjadi bukan dalam tujuh hari, tetapi 24 jam. Virus Sadako telah berevolusi menjadi sangat cepat. Hal ini terjadi karena proses mutasi yang kemungkinan berlangsung saat video Sadako digandakan.

Pada akhirnya Ayaka harus mematahkan kutukan Sadako dengan bantuan seorang paranormal Oji Maeda (Kazuma Kawamura) dan peramal Master Kenshin (Hiroyuki Ikeuchi). Bisakah Ayaka mematahkan kutukan Sadako yang legendaris? Atau Ayaka malah menjadi korban Sadako berikutnya setelah sang adik.

Baca Juga: Sinopsis Makmum dan Review Filmnya, Adaptasi Film Pendek!

2. Berubah jadi komedi

Review Sadako DX, Film Horor yang Ganti Genre Jadi KomediDok. Kadokawa

Mungkin Hisashi Kimura selaku sutradara Sadako DX berpikir kalau sosok Sadako sudah tidak menakutkan lagi. Karena itu butuh langkah ekstrim untuk membuat film ini jadi acceptable atau valid meskipun materinya sudah tidak terlalu seram. Karena itu dia menggeser genre horor yang biasanya melekat di Sadako menjadi komedi.

Komedi yang dimunculkan oleh sang sutradara, meresap hingga ke akar-akarnya. Bahkan kemunculan Sadako itu sendiri dibuat tidak menyeramkan. Kazuma Kawamura sebagai protagonis kedua dibuat melawak dengan gaya gombalannya yang entah mengapa mengingatkan kami akan sosok Takeru Satoh di Kamen Rider Den-O atau Fumiya Takahashi di Kamen Rider 01.

Pada intinya film ini malah menonjolkan seluruh kelucuan yang mungkin timbul di sebuah cerita horor. Lengkap dengan joke slapstick khas Jepang. Jadi sedikit hit and miss bagi sebagian orang. Apalagi kalau kamu kurang akrab dengan budaya Jepang.

3. Apakah Sadako DX layak ditonton?

Review Sadako DX, Film Horor yang Ganti Genre Jadi KomediDok. Kadokawa

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah iya. Tapi kami peringatkan sekali lagi, film ini bukanlah film horor. Jadi bila kamu berharap mendapatkan berbagai jumpscare yang menakutkan, kamu bakal kecewa berat.

Tapi kalau kamu berharap tertawa terbahak-bahak ketika menyaksikan Sadako yang muncul dan membunuh orang dalam durasi 24 jam, maka mungkin kamu akan terhibur dengan film ini. Apalagi kalau ternyata kamu ngeklik dengan segala komedi yang dimunculkan oleh Hisashi Kimura.

Karena itulah kami masih bisa memberikan nilai 3,8 dari 5 bintang review untuk Sadako DX. Menghibur tapi agak niche, sehingga mungkin tidak bisa dinikmati oleh semua orang. Film Sadako DX akan tayang di bioskop Indonesia tanggal 25 November 2022.

Baca Juga: Review Film Sri Asih: Akting Memukau, Penuh Plot Twist!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU