6 Fakta Wahyu, Mahasiswa Terkocak dari KKN di Desa Penari

Tanpa Wahyu, cerita KKN mereka cuma dipenuhi dengan horor

6 Fakta Wahyu, Mahasiswa Terkocak dari KKN di Desa Penari

Karakter Wahyu dalam film KKN di Desa Penari adalah salah satu tokoh yang terkenal paling banyolan dari kelompok KKN-nya. Ialah yang menjadi salah satu pemancing tawa para penonton di tengah ketegangan cerita horor tersebut.

Seperti apa fakta-fakta Wahyu dari film KKN di Desa Penari? Simak pembahasannya berikut ini!

Baca Juga: 7 Fakta Nur, Gadis yang Dijaga Mbah Dok dari KKN di Desa Penari

1. Diperankan oleh Fajar Nugra

Karakter Wahyu sendiri diperankan oleh Fajar Nugra.

Pemuda satu ini sendiri dikenal sebagai salah satu komika muda Indonesia yang sudah terkenal meski ia harus close mic pada show ke 13 SUCI 6.

Ia sendiri terkenal dengan gaya melawaknya yang sedikit dewasa dan agak jorok. Hal ini yang menjelaskan mengapa Fajar bisa begitu menjiwai karakter Wahyu yang cenderung blak-blakan dalam berbicara.

2. Salah satu mahasiswa senior yang ikut KKN

6 Fakta Wahyu, Mahasiswa Terkocak dari KKN di Desa PenariKelompok KKN di Desa Penari ( Dok. MD Pictures / KKN di Desa Penari )

Hal ini diketahui dari percakapan Nur dan Ayu pasca survei dan pengajuan izin KKN dalam cerita SimpleMan.

Saat itu, Ayu sudah menyiapkan daftar nama-nama yang ia akan ajak sebagai bagian dari tim KKN-nya. Ia menyebutkan Wahyu dan Anton sebagai kakak tingkatnya.

Nur sendiri baru berkenalan dengan keduanya pada saat pembekalan.

Meskipun tergolong mahasiswa senior, tingkat Wahyu sendiri bisa dibilang kurang dewasa.

3. Kurang bisa jaga omongan

Salah satu ciri khas yang ada pada Wahyu adalah kebiasaan buruknya dalam berucap.

Ia sudah beberapa kali menyinggung para warga, termasuk Pak Prabu dan para warga yang menjemput rombongan mahasiswa.

Mulai dari saat Wahyu mengumpat ketika mereka harus naik motor untuk memasuki desa, bercanda di pemakaman sampai saai ia berteriak kesal ketika tahu Ayu dan Bima telah melakukan perbuatan terlarang hingga harus menerima akibatnya.

Kebiasaan satu ini yang justru membuat Wahyu kena getahnya ketika ia dan Widya terjebak di hutan saat pulang ke desa.

4. Orang yang memergoki Widya menari di tengah malam

6 Fakta Wahyu, Mahasiswa Terkocak dari KKN di Desa PenariWahyu dan Bima memergoki Widya menari di halaman depan ( Dok. MD Pictures / KKN di Desa Penari )

Momen ini terjadi ketika Widya tengah diteror oleh Badarawuhi.

Saat itu, ia bermimpi melihat Nur yang menari-nari. Widya sendiri mencoba menghentikannya namun ia justru melihat perubahan wujud Nur yang menyerupai seperti ular.

Namun pada kenyataannya, bukan Nur yang menari, melainkan Widya sendiri.

Untungnya, ada Wahyu yang kala itu masih asyik bersantai memergoki Widya. Berkat dialah, Widya pun berhasil sadar dari mimpi buruknya tersebut,

Jika tak ada Wahyu, bisa saja Widya kebablasan sampai terculik ke wilayah Badarawuhi.

5. Berpasangan dengan Widya dalam proker

Meskipun tak setampan Bima, nyatanya Wahyu bisa dikatakan merupakan orang yang beruntung.

Berkat Ayu yang membagi kelompoknya menjadi tiga tim yang berbeda, Wahyu pun mendapat kesempatan untuk berada di tim yang sama dengan Widya.

Oleh karena itu, mereka sendiri terlihat sering bersama terutama saat harus keluar desa untuk belanja keperluan KKN.

Sayangnya, keduanya sendiri harus apes karena omongan Wahyu yang berkata apa jadinya jika mereka mogok di tengah hutan saat pulang ke desa.

6. Dalam cerita SimpleMan versi Widya, Wahyu sempat trauma selama tiga hari akibat oleh-oleh kepala monyet yang ia bawa

6 Fakta Wahyu, Mahasiswa Terkocak dari KKN di Desa PenariAdegan kepala monyet yang dibawa Wahyu ( Dok. MD Pictures / KKN di Desa Penari )

Masih sehubungan dengan poin di atas.

Waktu pulang ke desa, Wahyu sempat bercanda pada Widya bahwa apa jadinya jika mereka mogok di tengah hutan. Ucapan tersebut justru benar-benar jadi kenyataan ketika motor yang ditunggangi mendadak tak bisa berjalan.

Untungnya, mereka sendiri ditolong oleh kakek asing yang mengajak Wahyu dan Widya mampir ke pesta hajatan yang tengah berlangsung.

Mereka juga diijinkan membawa makanan yang ada sebagai oleh-oleh. Sayangnya, Widya sudah sadar bahwa tempat yang mereka datangi bukan wilayah manusia.

Dan benar saja, oleh-oleh yang dibawa Wahyu mendadak berubah menjadi kepala monyet. Hal inilah yang membuatnya trauma hingga ia tak mau keluar dari kamarnya selama tiga hari.

Itulah daftar fakta menarik Wahyu, mahasiswa terkocak dari KKN di Desa Penari.

Bagaimana pendapat kalian? Jangan lupa tulis di kolom komentar!

Baca Juga: 7 Fakta Ayu KKN di Desa Penari, Korban Tumbal Badarawuhi

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU