Perubahan Radikal! Mengenang Film Batman Ciptaan Joel Schumacher

Joel Schumacher jadikan Batman berwarna 

Perubahan Radikal! Mengenang Film Batman Ciptaan Joel Schumacher

Sutradara film Joel Schumacher meninggal di usia 80 tahun pada tanggal 22 Juni lalu. Sepanjang karirnya, Schumacher telah memproduksi berbagai jenis film blockbuster hingga minimalis, serta membantu mengorbitkan beberapa aktor muda pada masanya seperti Colin Farrell, Kiefer Sutherland, dan Matthew McConaughey.

Bagi pecinta kisah superhero, nama Joel Schumacher dikenal sebagai sutradara dua film Batman yang cukup "kontroversial" yaitu Batman Forever dan Batman & Robin. Kedua film tersebut dianggap sebagai film Batman terburuk baik dari sisi kualitas hingga keuntungan yang diraih. Kenapa bisa demikian?

1. Warner Bros. ingin film Batman yang lebih ringan

Perubahan Radikal! Mengenang Film Batman Ciptaan Joel Schumacherimdb.com

Tim Burton sukses menyutradarai film Batman dan Batman Returns, namun Warner Bros. kecewa dengan pendapatan yang mereka terima. Karenanya, film ketiga Batman tidak lagi disutradari oleh Tim Butron. 

Sutradara Joel Schumacher dipilih sebagai penggantinya, dan pengerjaan film Batman Forever pun dimulai.

Berdasarkan diskusi dan proses produksinya, sangat jelas bahwa Warner Bros. menginginkan sosok Batman yang lebih ringan dari versi Tim Burton. Hal ini pun semakin jelas ketika Schumacher mengerjakan film Batman keduanya, Batman & Robin.

2. Michael Keaton tidak suka Batman versi Schumacher

Awalnya, pemeran Batman original Michael Keaton cukup tertarik untuk melanjutkan aksinya di film Batman ketiga. Ia bahkan mengaku antusias dengan beberapa ide yang dicetuskan Schumacher.

Namun seiring waktu berjalan, ternyata Keaton menjadi tidak tertarik untuk meneruskan perannya sebagai Bruce Wayne. Ia tidak menyukai pendekatan baru film Batman Forever dan juga naskah filmnya. Akhirnya, peran Batman di film selanjutnya jatuh kepada Val Kilmer (Batman Forever) dan George Clooney (Batman & Robin).

3. Judul film yang tertukar

Perubahan Radikal! Mengenang Film Batman Ciptaan Joel Schumachercomicbook.com

Saat pengerjaan film Batman ketiga, judul sementaranya adalah Batman & Robin, mereferensikan kemunculan Robin yang diperankan Chris O'Donnell. Kemudian, judul film tersebut diganti menjadi Batman Forever.

Kemudian, film keempat Batman akan diberi judul Batman 4Ever. Judul ini diganti karena tidak hanya terlihat jelek, namun juga film sebelumnya sudah berjudul Batman Forever. Akhirnya, film keempat diberi judul Batman & Robin yang dulu menjadi nama sementara Batman Forever.

4. Pengaruh kehidupan pribadi Schumacher pada film Batman

Perubahan Radikal! Mengenang Film Batman Ciptaan Joel Schumacherimdb.com

Schumacher sangat terbuka dengan orientasinya sebagai seorang gay, dan hal itu nampaknya tercermin pada film Batman. Apalagi dalam film Batman & Robin, kita bisa melihat bagaimana film tersebut sangat berwarna, norak, dan kadang-kadang terasa kemayu.

Bat-Nipples, alias puting yang menonjol pada kostum Batman dan Robin jadi candaan para pecinta film. Chris O'Donnell mengaku tidak ambil pusing soal hal itu, sementara George Clooney bercanda dan mengklaim ia mengimprovisasi karakter Bruce Wayne menjadi seorang gay.

Baca Juga: Andy Serkis Pastikan Film The Batman akan Kelam!

5. Suka-duka para aktor yang terlibat

Perubahan Radikal! Mengenang Film Batman Ciptaan Joel Schumachermetro.co.uk

Bicara soal George Clooney, ia sebenarnya sangat takut jika perannya di Batman & Robin akan menghancurkan karirnya. Rumor beredar bahwa ia rela mengganti uang tiket bioskop jika ada seseorang yang mengaku ingin menonton Batman & Robin.

Tenyata aktor lain di film Batman versi Schumacher punya cerita suka-duka mereka sendiri. Billy Dee Williams yang memerankan Harvey Dent di film Batman-nya Tim Burton tetap dibayar oleh Warner Bros. karena sudah keburu tekan kontrak, dan Schumacher ingin menggunakan aktor lain untuk peran tersebut, yang jatuh pada Tommy Lee Jones.

Jones awalnya mengambil peran sebagai Two-Face di Batman Forever karena penjahat super itu merupakan karakter favorit anaknya. Namun belakangan, ia pun turut membenci perannya di film itu karena ia tidak tahan dengan proses makeup, naskah cerita, serta bekerja bersama Jim Carrey sebagai The Riddler.

6. Film Batman paling buruk?

Perubahan Radikal! Mengenang Film Batman Ciptaan Joel Schumacherbatman.fandom.com

Film Batman versi Joel Schumacher sering kali dianggap sebagai titik terlemah sepanjang sejarah film Batman. Meski demikian, setidaknya film Batman Forever mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari Batman Returns, sehingga Schumacher dipercaya memproduksi film keempat oleh Warner Bros.

Batman & Robin kemudian dikenal sebagai film Batman yang paling buruk dalam sejarah. Pasalnya film tersebut terasa sangat ringan dan norak, bertolak belakang dengan image Batman yang gelap dan edgy. Raihan finansialnya juga mengecewakan dan dianggap sebagai box office bomb.

7. Rumor film Batman ke-5

Perubahan Radikal! Mengenang Film Batman Ciptaan Joel Schumachercancelled-movies.fandom.com

Saat produksi film Batman & Robin, ternyata Warner Bros. sudah merencanakan film kelimanya, yang berjudul Batman Unchained. Film ini konon akan menghadirkan sosok Scarecrow yang akan menggunakan gas beracunnya untuk menciptakan halusinasi bahwa Joker hidup kembali.

Namun mempertimbangkan hasil box office dari Batman & Robin, ditambah keengganan George Clooney meneruskan perannya sebagai Batman, rencana film kelima ini akhirnya batal. Pada akhirnya, film kelima Batman ini menjadi sebuah reboot berjudul Batman Begins yang digarap Christopher Nolan pada tahun 2005.

8. Schumacher berhasil ciptakan kisah Batman yang ringan

Perubahan Radikal! Mengenang Film Batman Ciptaan Joel Schumacherantena3.com

Meskipun kiprah Schumacher dalam film Batman dianggap cukup "kontroversial," namun harus diakui bahwa Batman Forever dan Batman & Robin mampu me-modern-kan sosok Batman khas Adam West di serial TV Batman tahun 60-an. Para penjahat yang harus dihadapi Batman di era ini juga tampil cukup mengesankan. Arnold Schwarzenegger misalnya, dibayar 25 juta Dollar untuk memerankan Mr. Freeze, dan ia benar-benar menghayati peran tersebut seakan-akan Mr. Freeze adalah cerminan dirinya.

Tone ceritanya yang ringan pun membuat film Batman versi Schumacher jadi favorit anak-anak. Kesampingkan beberapa unsur norak dan kemayunya, aksi Batman di film Schumacher berada di ambang batas wajar yang dipastikan tidak membuat penonton kecil merasa traumatis.

Apa pendapat kamu soal film Batman Forever dan Batman & Robin? Apakah kamu menyukainya?

Baca Juga: Ben Affleck Beri Alasan Kenapa Dia Berhenti Menjadi Batman

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU