Review Birds of Prey, Ketika Harley Quinn Berusaha Move On dari Joker

Apa yang terjadi ketika Harley Quinn putus dari Joker?

caption

Kisah percintaan antara Joker dan Harley Quinn selalu menarik untuk diceritakan ulang. Pasalnya melalui sudut pandang Harley Quinn kita jadi tahu berbagai kisah yang tidak tampak ke permukaan ketika berada di sudut pandang Joker. Birds of Prey and the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn merupakan salah satu kisah tersebut. Bedanya kali ini Harley Quinn mendapati kalau hubungannya dengan Joker sudah berakhir, dan dia harus segera move on atau sesuatu yang buruk bakal terjadi ke dirinya.

1. Kisah cinta Harleen Frances Quinzel

captionbirdsofpreymovie.net

Harleen Frances Quinzel atau Harley Quinn (Margot Robbie) adalah pasangan sejati sang Clown Prince of Crime, Joker. Sayang hubungan mereka kadang naik turun, dan ketika hubungan tersebut memburuk, biasanya Harley Quinn yang menjadi korban. Momen hubungan memburuk ini menjadi latar belakang dari Birds of Prey.

Sayangnya Harley Quinn juga tidak bisa begitu saja mengumbar kandasnya cinta mereka. Sebab banyak orang yang mengincar Harley, tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena takut pada Joker. Jadi pada intinya Harley Quinn sangat ingin move on dan terlepas dari bayang-bayang Mr. J, tapi sangat takut pada semua bahaya yang mengincar.

Sayangnya Harley mengambil satu langkah yang salah. Dia meledakkan pabrik kimia Acme yang menjadi simbol cintanya pada Mr. J. Hasilnya semua orang jadi tahu kalau Harley Quinn sudah putus dengan Joker, termasuk pihak kepolisian, dan Roman Sionis (Ewan McGregor) sang penguasa dunia kejahatan yang dijuluki Black Mask.

Roman juga mengincar berlian Bertinelli yang secara tidak sengaja dicopet oleh Cassandra Cain (Ella Jay Basco). Yang jadi masalah, Cain adalah anak pencopet yang selalu diperhatikan oleh Dinah Lance (Jurnee Smollett-Bell). Dinah sendiri merupakan salah satu orang kepercayaan Roman.

Situasi semakin rumit ketika Harley Quinn menawarkan diri untuk mencari Cain, sementara itu Gotham kedatangan seorang anti hero baru yang menamai dirinya Huntress (Mary Elizabeth Winstead).

Baca Juga: Akibat Wabah Corona, Film Donnie Yen Batal Tayang di Bioskop Tiongkok

2. Bukan hal baru bagi Harley Quinn

captionbirdsofpreymovie.net

Sebenarnya putusnya cinta Harley dan Joker bukanlah hal baru di dunia DC. Bahkan dalam serial animasi terbarunya yang berjudul Harley Quinn, seluruh episode animasi tersebut didedikasikan untuk menceritakan sepak terjang Harley yang ingin mengalahkan Joker dan mendapatkan pengakuan dari Legion of Doom.

Kalau ditarik mundur, hubungan Harley dengan Joker memang kerap putus nyambung. Selain itu Harley juga berkali-kali menerima segala masalah dan konsekuensi dari putus nyambungnya hubungan tersebut. Hal inilah yang berusaha diangkat ke Bird of Prey and the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn.

Di balik kisah cinta Harley, kita masih menemukan berbagai kegilaan lainnya karena film ini memang dikisahkan dari sudut pandang Harley. Jadi jangan heran kalau kamu akan menemukan plot yang maju mundur dengan sembarangan. Yah, mirip-mirip dengan cara bercerita Deadpool, tanpa break the fourth wall.

3. Cerita yang mengalir lancar

captionbirdsofpreymovie.net

Berbeda dengan Suicide Squad yang memiliki plot super berantakan dan cerita yang tersendat-sendat, di Birds of Prey kamu akan mendapati sebuah cerita yang lebih runut dan mudah dicerna. Tidak ada lagi plot edgy dan karakter emo, yang ada hanya sekumpulan anti-hero yang bergabung dengan seorang gadis nyentrik yang kebetulan pernah menjadi kekasihnya Joker.

Walaupun terkesan lebih gampang dicerna, tetapi kamu akan menemukan kalau film ini masih memiliki banyak adegan yang hit dan miss. Ada beberapa adegan yang tidak bergerak ke manapun dan tampil hanya sebagai pelengkap ataupun penambal dari durasi film. Sebagai contoh, adegan "Diamonds Are A Girl's Best Friend" ternyata tidak berujung ke manapun.

Di luar masalah hit and miss, kami juga menemukan kalau beberapa karakter yang ada di film ini juga terasa sedikit off dengan karakter aslinya. 

Sebenarnya kami tidak ada masalah dengan kemampuan akting para pemain Birds of Prey, bahkan kami menemukan kalau akting Mary Elizabeth Winstead mampu mencuri perhatian. Begitupun dengan Rosie Perez yang memerankan Renee Montoya.

4. Kesimpulan akhir?

captionbirdsofpreymovie.net

Sebenarnya Birds of Prey and the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn masih menjadi sebuah film dengan plot yang berantakan. Tapi film ini jelas lebih rapi ketimbang Suicide Squad, sehingga masih bisa diterima sebagai sebuah film hiburan atau anti hero yang utuh.

Dengan segala kekurangannya Birds of Prey and the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn bisa kami beri nilai 3 dari 5 bintang review. Seharusnya film ini akan ada sekuelnya yang berisikan petualangan Harley Quinn bersama dengan Birds of Prey (lagi) atau para sidekick Batman lainnya.

Oh iya, Triumph Motorcycles mendukung film Birds of Prey and the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn, di seluruh dealernya di seluruh dunia di lebih dari 650 lokasi. Kalau kamu bingung motor Triumph muncul di adegan mana? Jawabannya adalah selama kamu melihat Huntress naik motor, maka kamu melihat Triumph Street Triple dengan kubikasi 765cc.

https://www.youtube.com/embed/kGM4uYZzfu0

Baca Juga: 9 Trailer Film Halftime Super Bowl yang Wajib Kamu Tonton!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU