Akankah Film Mulan Tertunda Karena Virus Corona?

Disney punya strategi untuk memanfaatkan rilisan di Tiongkok

caption

Berbagai negara di penjuru dunia tengah menghadapi masalah virus corona yang mematikan. Puluhan negara terkena dampaknya, termasuk Tiongkok yang merupakan pusat dari penyebaran virus corona.

Akibatnya, beberapa lokasi keramaian di Tiongkok terpaksa ditutup, termasuk bioskop. Hal ini bukan berita bagus bagi industri film, apalagi bagi Disney yang akan merilis film Mulan di bulan Maret. 

1. Virus corona tutup bioskop di Tiongkok

Bioskop tiongkoktripsavvy.com

Sejak akhir bulan Januari, pemerintah Tiongkok menutup bioskop sebagai langkah antisipasi pencegahan virus corona. Akibatnya-film-film seperti Vanguard dan The Rescue terpaksa di-delay rilisnya. Hal ini cukup menghkawatirkan beberapa pelaku perfilman dalam dan luar negeri. 

Hollywood cukup ketar-ketir menghadapi fenomena virus corona karena kini Tiongkok menjadi salah satu sumber pemasukan utama film mereka. Dengan tutupnya bioskop di Tiongkok hingga waktu yang tidak ditentukan, pendapatan box office mereka akan berkurang drastis. Sebagai gambaran seberapa parah dampak virus corona terhadap dunia bisnis dan hiburan, Disney memprediksikan kerugian mencapai $175 juta jika Disneyland Shanghai dan Hong Kong ditutup selama dua bulan.

Baca Juga: Akibat Wabah Corona, Film Donnie Yen Batal Tayang di Bioskop Tiongkok

2. Strategi Disney rilis Mulan di Tiongkok

Mulan archermovies.disney.id/mulan

Disney sendiri punya strategi untuk memasarkan film Mulan di Tiongkok, meskipun secara spesifik sebenarnya strategi ini tidak didesain untuk mengantisipasi ancaman virus corona. Namun, strategi ini memastikan Disney memegang kontrol penuh terhadap Mulan di segala situasi.

Dalam memproduksi film Mulan yang berbudget mencapai $300 juta, Disney bisa saja bekerja sama dengan pemerintah dan pelaku industri film Tiongkok. Manfaatnya, film Mulan bisa lebih mudah mempenetrasi pasar karena akan dianggap sebagai film lokal. Namun jika demikian, Disney harus tunduk pada aturan pemerintah dimana film Mulan nantinya harus tayang lebih dulu di Tiongkok sebelum tayang di luar negeri.

Pada akhirnya Disney tidak menjadikan Mulan co-production dengan Tiongkok sehingga film ini dianggap sebagai film impor. Meski demikian, Disney tidak dikekang pemerintah dan bisa dengan bebas mengatur tanggal rilis Mulan untuk setiap negara. Jika diterapkan ke kondisi virus corona saat ini, Disney punya opsi untuk menunda Mulan di Tiongkok, atau delay di seluruh dunia agar Mulan bisa rilis serentak di tanggal yang sama.

3. Baiknya delay atau tidak?

Mulan warmovies.disney.id/mulan

Meski demikian, kedua opsi memiliki dampak negatif bagi Disney dan film Mulan. Jika film yang dibintangi Liu Yifei, Gong Li, Jet Li, dan Donnie Yen ini delay di Tiongkok saja, ada kemungkinan film Mulan versi bajakan masuk ke Tiongkok. Pemerintah setempat sebenarnya sudah sangat galak memberantas film bajakan, namun dampak berat pada pendapatan box office di Tiongkok tetap akan terasa.

Jika film Mulan di-delay di seluruh dunia, maka tentu akan ada kekecewaan dari penonton luar negeri yang juga terdampak virus corona namun tidak dalam level separah Tiongkok. Tapi setidaknya, akan ada waktu tambahan untuk memoles dan mengedit film tersebut agar semakin sempurna.

Bagaimana pendapat kamu? Apakah film Mulan harus di-delay karena dampak virus corona, atau tayang sesuai rencana?

Baca Juga: Nggak Ada Naga? Teaser Mulan 2020 Rilis!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU