Siapa Ya Juara Film Mortal Kombat II Nanti? Ini teorinya!

- Liu Kang mungkin tidak menjadi juara karena sorotan utama beralih ke Johnny Cage.
- Johnny Cage memiliki potensi besar sebagai juara tak terduga dengan pendekatan film-friendly dan karisma Karl Urban.
- Shao Kahn atau Shang Tsung bisa menjadi pemenang untuk mengguncang ekspektasi dan membuka jalan menuju plot Mortal Kombat 3.
Itulah gambaran cerita utama Mortal Kombat II. Dari potongan trailer yang sudah dirilis, terasa kuat bahwa film ini akan kembali menekankan nuansa turnamen, bukan sekadar perang skala besar seperti di film sebelumnya.
Dengan ancaman Shao Kahn yang semakin nyata dan para petarung Earthrealm dipaksa saling bertarung demi kelangsungan dunia mereka, satu pertanyaan besar pun muncul:
Siapa yang akan keluar sebagai juara di Mortal Kombat II?
Apakah petarung lama yang sudah terbukti? Sosok baru yang mencuri sorotan? Atau justru twist khas Mortal Kombat yang membalik ekspektasi?
Mari kita coba tebak-tebakan dan mengulik teorinya satu per satu.
1. Liu Kang

Jika merujuk langsung ke lore game, Mortal Kombat II berakhir dengan kemenangan Liu Kang. Ia berhasil menumbangkan Kintaro, lalu mengalahkan Shao Kahn, menegaskan Liu Kang sebagai juara sejati Earthrealm.
Namun, ada satu ganjalan besar jika kita melihat adaptasi filmnya.
Sejak Mortal Kombat (2021), Liu Kang (yang diperankan oleh Ludi Lin) justru terasa tersisih. Film tersebut lebih memosisikan Cole Young sebagai tokoh utama, sementara Liu Kang lebih sering berperan sebagai pendukung naratif dan petarung sekunder.
Ironisnya, untuk Mortal Kombat II, sorotan utama tampak bergeser lagi, kali ini ke Johnny Cage, yang diperankan Karl Urban. Dari trailer dan materi promosi, Johnny Cage terasa diposisikan sebagai pusat cerita, bukan Liu Kang.
Kondisi ini membuka kemungkinan menarik: meskipun Liu Kang adalah juara kanonis di versi game, film Mortal Kombat II bisa saja memilih pemenang yang berbeda demi kebutuhan naratif dan daya tarik karakter.
2. Johnny Cage

Di trailer promo untuk Mortal Kombat II, Johnny Cage yang diperankan Karl Urban dapat sorotan banget!
Dia dapat trailer film kelas B palsu, Uncaged Fury. Trailer fokus ke Johnny sebagai pendatang baru, aktor kelas B yang beneran bisa bertarung lalu direkrut jadi jawara Earthrealm.
Pendekatan ini terasa sangat “film-friendly”: penonton diajak mengikuti sudut pandang pendatang baru, seseorang yang awalnya skeptis terhadap dunia Mortal Kombat, lalu terseret ke konflik kosmik yang jauh lebih besar dari hidupnya sendiri. Ditambah lagi, karisma Karl Urban membuat Johnny Cage terasa mudah disukai, bahkan saat ia bersikap arogan.
Karena itu, tidak mustahil jika film memilih Johnny Cage sebagai pemenang turnamen, setidaknya sebagai kejutan naratif yang mematahkan ekspektasi penggemar lore klasik.
Namun, di titik ini muncul pertanyaan besar: jika Johnny Cage benar-benar menang, ke mana arah lore Mortal Kombat versi film akan dibawa setelahnya?
Apakah ia akan berkembang dari comic relief menjadi figur kunci Earthrealm, atau kemenangan ini justru menjadi batu loncatan menuju konflik yang lebih besar dan lebih brutal di film selanjutnya?
3. Shao Kahn

Dalam versi game, Shao Kahn pada dasarnya adalah antagonis yang menolak kalah. Meski dihajar Liu Kang di Mortal Kombat II, ia tidak benar-benar menerima hasil turnamen.
Alih-alih tunduk pada aturan Mortal Kombat, Shao Kahn justru melanggarnya secara terang-terangan dengan membangkitkan Sindel. Tindakan ini memicu proses penggabungan antar-alam (realm merging), yang berujung pada miliaran jiwa Earthrealm tercuri, kecuali para jawara yang terlindungi oleh kekuatan turnamen.
Jika film ingin mengambil twist yang lebih gelap dan berani, sangat mungkin Shao Kahn justru dibuat menang di Mortal Kombat II. Bukan lewat kekuatan murni, tapi melalui kelicikan, manipulasi aturan, atau pengkhianatan kosmik, sesuatu yang sepenuhnya selaras dengan karakter Shao Kahn versi klasik.
Pendekatan ini akan membuka jalan langsung menuju plot Mortal Kombat 3, di mana Earthrealm berada di posisi terburuk, dan kemenangan sejati baru diraih dengan harga yang jauh lebih mahal.
4. Scorpion

Secara peluang, opsi ini memang terasa paling kecil dibanding kandidat lain.
Namun Scorpion punya dua modal besar yang sulit diabaikan. Pertama, ia adalah salah satu ikon paling populer di seluruh roster Mortal Kombat, baik di game maupun film. Kedua, Hiroyuki Sanada, pemerannya, kini berada di puncak popularitas setelah performa luar biasa di serial Shōgun.
Secara logika cerita, peran Scorpion sejauh ini tampak lebih personal ketimbang turnamen. Fokus utamanya adalah dendam terhadap Bi-Han, yang kemungkinan besar akan kembali sebagai Noob Saibot, masih diperankan Joe Taslim. Jalur ini membuat Scorpion lebih cocok sebagai wild card emosional daripada kandidat juara.
Namun justru di situlah letak potensi kejutan. Jika popularitas Hiroyuki Sanada ikut memengaruhi arah kreatif film, bukan tidak mungkin Scorpion diangkat menjadi jawara tak terduga, bukan sebagai pemenang strategis turnamen, melainkan simbol pembalasan, kehormatan, dan kekuatan yang lahir dari penderitaan.
5. Shang Tsung

Jika film ingin menghadirkan twist di mana penjahat justru menang, maka Shang Tsung adalah kuda hitam paling berbahaya.
Di Mortal Kombat, Shang Tsung memang diposisikan sebagai musuh utama. Namun konflik tersebut sejatinya belum pernah benar-benar selesai.
Kini, Shang Tsung telah dikonfirmasi akan kembali di Mortal Kombat II. Dan ini membuka ruang spekulasi yang menarik: bagaimana jika kali ini ia tidak sekadar menjadi pion Shao Kahn?
Berbeda dengan Shao Kahn yang mengandalkan dominasi brutal, Shang Tsung adalah penyihir yang hidup dari akal-akalan, manipulasi, dan tipu daya. Bukan tidak mungkin ia merancang skema berlapis, mengelabui Earthrealm, memanfaatkan turnamen, bahkan diam-diam memainkan Shao Kahn sebagai bidak.
Jika twist seperti ini terjadi, kemenangan Shang Tsung bukanlah kemenangan fisik, melainkan kemenangan strategis: ia selamat, ia berkuasa, dan semua pihak lain menyadari terlambat bahwa mereka sudah terjebak.
Jadi siapa yang akan menang?

Melihat betapa kuatnya sorotan pada Johnny Cage, serta bagaimana Liu Kang sejak film Mortal Kombat terasa tergeser oleh karakter lain, rasanya masuk akal jika Mortal Kombat II tidak berakhir dengan pemenang yang “aman”.
Johnny Cage, yang diperankan Karl Urban, salah satu nama terbesar di jajaran cast, punya potensi besar menjadi juara tak terduga. Kemenangan semacam ini akan langsung mengarahkan waralaba ke jalur Mortal Kombat 3 versi film yang berbeda dari pakem game, baik dari segi struktur cerita maupun posisi para karakternya.
Namun di sisi lain, jika mengingat Mortal Kombat 3 sendiri berpusat pada invasi Earthrealm, tidak akan mengejutkan bila film justru memilih kemenangan pihak jahat sebagai fondasi cerita selanjutnya.
Apakah Shao Kahn akan menang lewat dominasi dan pelanggaran aturan? Atau Shang Tsung yang tersenyum terakhir setelah semua rencananya berjalan di luar ekspektasi bosnya, Shao Kahn, dan para jawara Earthrealm?
Apa pun pilihannya, satu hal terasa jelas: Mortal Kombat II tampaknya disiapkan untuk mengguncang ekspektasi, bukan sekadar mengulang kemenangan klasik.
Kalau menurutmu, siapa yang paling mungkin keluar sebagai pemenang?

















