Inilah 6 Film Terbaik Benyamin Sueb yang Harus Kamu Tonton Sekali Seumur Hidup!

Benyamin Biang Kerok-nya Reza Rahadian sih gak ada apa-apanya!

Siapa sih yang enggak tahu aktor yang satu ini? Benyamin Sueb adalah seorang legenda asal Betawi yang terkenal lewat film dan lagu-lagunya yang tak tak lekang oleh zaman.

Lahir di Kemayoran, Jakarta, 5 Maret 1939, pria yang akrab disapa Bang Ben ini sudah menghasilkan lebih dari 75 album musik dan 53 judul film. Biasanya, film-film Benyamin masih sering ditayangkan di televisi saat musim libur tiba.

Nah untuk sedikit bernostalgia, yuk Kita simak daftar film terbaik Benyamin Sueb yang harus Kamu tonton minimal sekali seumur hidup.

Mari Kita mulai film terbaik Benyamin Sueb dari film horor komedi berjudul Drakula Mantu. Film yang dirilis tahun 1974 ini menceritakan Benyamin yang hidup serba kesusahan. Demi mendapatkan uang, Benyamin rela melakukan apapapun, termasuk menjadi tukang untuk memperbaiki sebuah rumah tua yang akan dihuni oleh pendatang yang baru pulang belajar dari Inggris.

Siapa sangka, ternyata rumah tua itu banyak hantunya. Para hantu tersebut sedang menantikan kedatangan pangeran Drakula dan putranya yang akan dinikahkan dengan anak salah satu hantu penghuni rumah tersebut.

Drakula Mantu menjadi salah satu film horor komedi terbaik yang harus Kamu tonton.

Musuh Bubuyutan adalah film terbaik Benyamin Sueb yang dirilis tahun 1974 dan disutradarai oleh Syamsul Fuad.

Menceritakan Jaim (Benyamin S) dan Rais (Masyur Syah) yang hidup bertetangga. Namun dua orang ini selalu bertengkar dan berkelahi. Bahkan anak dan istrinya pun ikut-ikutan ribut. Sampai puncaknya, saat perselisihan kedua keluarga ini mengakibatkan rumah mereka kebakaran.

Di film ini Benyamin membuktikan jika ia bisa berakting sebagai apapun, termasuk menjadi tarsan. Diceritakan Ida (Ida Royani), ayahnya, dan Kamdi berburu di hutan. Di saat berburu, tiba-tiba Ida menghilang. Ayahnya dan Kamdi menganggap jika Ida sudah dimakan oleh harimau.

Beberapa hari kemudian, Ida berhasil pulang ke rumah dengan mengajak seorang manusia hutan yang disebut tarsan (Benyamin). Kehidupan tarsan yang kaget mengenal dunia modern menjadikan film ini sangat kocak dan menghibur.

Benyamin pergi ke kota untuk mengadu nasib. Namun tinggal di kota tidak lah mudah. Ia harus kalah berjudi hingga uangnya hampir ludes. Tak mau hilang akal, Benyamin bersama teman-temannya lalu berjualan obat palsu.

Cara ini cukup ampuh mendatangkan banyak uang. Sampai akhirnya terjadi cekcok dengan kawan-kawannya. Peristiwa itu sampai membawa Benyamin ke pihak kepolisian.

Benyamin Tukang Ngibul dirilis pada tahun 1975 dan disutradarai oleh Nawi Ismail.

Masih ada dua lagi film terbaik Benyamin Sueb yang harus Kamu tonton sekali seumur hidup.

Sebuah keluarga miskin, Jamal (Benyamin S), istrinya Saleha (Rima Melati) dan anaknya, tiba-tiba mendapatkan sebuah intan saat sedang memancing menggunakan bubu. Seluruh desa pun kaget mengetahui hal tersebut. Sampai-sampai  Max Syad SH (Farouk Afero), seorang pengacara datang untuk mengamankan intan itu.

Jamal dan keluarganya diatur untuk hidup kaya berkat intan tersebut. Namun, suatu ketika ketahuan bahwa intan itu masih terlalu muda untuk dibentuk, hingga suami-istri tadi kembali miskin.

Film Intan Berduri dirilis pada tahun 1972 yang disutradarai oleh Turino Djunaidy.

Pengki (Benyamin S) adalah orang yang usil, bahkan ia tak segan untuk mengerjai majikannya sendiri, Johan (A.Hamid Arief), istrinya dan mertuanya. Ia juga sering merayu gadis-gadis cantik yang ditemui. Sampai akhirnya, dua gadis yang dikencaninya sama-sama datang ke rumah majikannya yang diaku sebagai rumahnya sendiri. Tamatlah riwayat Pengki.

Film Benyamin Biang Kerok yang dirilis tahun 1972 ini kemudian diadaptasi oleh Hanung Bramantyo dengan judul yang sama. Sayangnya, film Benyamin Biang Kerok yang dibintangi oleh Reza Rahadian itu malah mendapat respons negatif dari orang-orang yang telah menonton filmnya. Kamu bisa baca review Benyamin Biang Kerok di sini!


Nah mana film terbaik Benyamin favoritmu?

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU