Setelah 10 Tahun Berlalu, 5 Film Indonesia Tahun 2007 Ini Masih Populer hingga Sekarang

Tak terasa sudah satu dekade berlalu sejak film-film Indonesia ini rilis. Tetap saja, setiap judul ini masih asyik ditonton hingga sekarang. Apa saja? Ini dia daftarnya!

Setelah 10 Tahun Berlalu, 5 Film Indonesia Tahun 2007 Ini Masih Populer hingga Sekarang

Sambil bernostalgia dengan film yang tayang 10 tahun lalu, berikut ini deretan film Indonesia tahun 2007 yang masih populer hingga sekarang.

Perlahan namun pasti, industri perfilman Indonesia mulai bangkit. Hal ini dapat dibuktikan dari lahirnya banyak film-film berkualitas karya sineas tanah air. Animo masyarakat untuk menonton film anak bangsa di bioskop pun semakin meningkat.

[duniaku_baca_juga]

Nyatanya, film-film bagus bukan cuma hadir dalam dua tahun terakhir saja. Mundur 10 tahun kebelakang, tepatnya tahun 2007, kamu akan banyak menemukan film-film keren buatan anak bangsa yang kala itu cukup merajai bioskop Indonesia. Ya, meskipun sudah sepuluh tahun berlalu, tapi rasanya film-film tahun 2007 ini masih cocok untuk kamu tonton.

Kalau tidak percaya, berikut ini deretan film Indonesia tahun 2007 yang cukup populer hingga saat ini.

[page_break no="1" title="Quickie Express"]

Nampaknya belum ada film komedi Indonesia yang bisa menampilkan kelucuan yang natural dan pas untuk dinikmati selain Quickie Express. Film yang dirilis pada November 2007 ini mengisahkan seorang pengangguran bernama Jojo yang hidup merana di kota Jakarta.

Namun semua kehidupan Jojo berubah ketika dirinya tak sengaja bertemu seorang lelaki tua kaya raya yang menawarkannya pekerjaan di perusahaan "layanan escort" miliknya. Untuk menghindari kecaman dari ormas agama, mereka menjalankan bisnisnya dengan kedok pesan antar pizza bernama Quickie Express.

Jojo pun bertemu dua anak baru lainnya, Marley dan Piktor. Setelah masuk ke dalam bisnis esek-esek tersebut, tentu saja kehidupan mereka berubah 180 derajat. Mereka menikmati pekerjaan mudah dan berkelas ini yang juga menghasilkan cukup banyak uang. Namun kebahagiaan mereka terusik ketika Jojo bertemu seorang gadis cantik yang membuatnya jatuh hati.

Film Indonesia tahun 2007 ini disutradarai oleh Dimas Djayadiningrat dan dibintangi beberapa aktor dan aktris top seperti Tora Sudiro, Amink, Lukman Sardi, hingga Sandra Dewi.

[page_break no="2" title="Nagabonar Jadi 2"]

[duniaku_adsense]

Tahun 2007 juga menjadi saksi dari lahirnya kembali karakter Nagabonar yang begitu populer di era 80-an. Sedikit berbeda dengan film pertamanya yang berlatar perang kemerdekaan Indonesia, Nagabonar Jadi 2 lebih menitikberatkan kepada cara pandang generasi baru Indonesia yang modern (Digambarkan oleh karakter Bonaga) dengan generasi lama yang masih kental akan nilai-nilai tradisional dan memegang teguh sejarah.

Film Nagabonar Jadi 2 cukup sukses. Tak hanya itu, film ini juga menyabet beberapa penghargaan seperti Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2007 dan Movie of the Year dari Guardians e-Awards.

[page_break no="3" title="Get Married"]

Bagaimana kompleknya proses pernikahan masyarakat Indonesia mungkin bisa tergambarkan secara jenaka lewat film karya Hanung Bramantyo ini. Mengisahkan Mae, gadis tomboy yang "dikejar-kejar" orangtuanya untuk segera menikah.

Kekocakan petualangan Mae mencari dambaan hati ini pun merupakan sajian menarik sepanjang film. Terlebih tingkah laku konyol dari tiga sahabat Mae, membuat film Get Married menjadi salah satu film sukses kala itu.

Bahkan hingga saat ini, Get Married sudah memiliki empat sekuel yang tak kalah kocak.

[page_break no="4" title="Terowongan Casablanca"]

Tahun 2007 juga menjadi tahun emas bagi film-film horor Indonesia. Salah satu yang terbaik adalah Terowongan Casablanca. Diangkat dari cerita rakyat tentang kisah-kisah horor yang terjadi di terowongan Casablanca, membuat film garapan Istiabudi memiliki nilai jual lebih di mata penggemar film horor.

Film ini dibintangi oleh Asha Shara, Nino Fernandez, Aldiansyah Taher, dan Ray Sahetapy.

[page_break no="5" title="Kuntilanak 2"]

Kuntilanak 2 melanjutkan kisah di film pertamanya, di mana Samantha (Jullia Estele) yang tinggal di rumah kost angker karena sering terjadi penampakan setan kuntilanak di balik sebuah pohon besar. Banyak hal aneh yang menimpa Samantha, usut punya usut ternyata Samantha memiliki wangsit untuk memanggil Kuntilanak dan takdir itulah yang membawa dirinya ke tempat tersebut.

Kuntilanak 2 disutradari oleh Rizal Mantovani dengan nama-nama lama seperti Julie Estelle, Evan Sanders, dan Ibnu Jamil.


[read_more id="304175"]

Nah film Indonesia tahun 2007 mana yang menjadi favoritmu? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar!

Diedit oleh Fachrul Razi

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU