Review Jurassic World Dominion, Mission Impossible dengan Dinosaurus

Film dinosaurus tapi penuh aksi layaknya Mission Impossible

Review Jurassic World Dominion, Mission Impossible dengan Dinosaurus

Pada tahun 90-an Jurassic Park pernah menjadi film box office yang penjualannya sulit dikalahkan oleh studio film manapun. Sayang nama besar franchise ini meredup karena kegagalan kedua sekuelnya, The Lost World dan Jurassic Park III.

Walaupun begitu Universal Studio tidak pernah benar-benar melupakan Jurassic Park. Hal ini mereka perlihatkan dengan sebuah reboot yang bernama Jurassic World di tahun 2015, yang kemudian dilanjutkan dengan Jurassic World: Fallen Kingdom di tahun 2018.

Sayang, sebagus apapun seri Jurassic World, Universal Studio berencana menutup cerita franchise tersebut dengan filmnya yang ketiga, berjudul Jurassic World Dominion. Dengan begitu, Jurassic World menjadi trilogi kedua dari waralaba Jurassic Park yang menyelesaikan ceritanya hingga tuntas.

1. Perusahaan baru bernama Biosyn

Review Jurassic World Dominion, Mission Impossible dengan DinosaurusDok. Universal Studio

Jurassic World Dominion kembali mengangkat sebuah perusahaan yang melakukan rekayasa genetika untuk menghadirkan para dinosaurus dari masa lalu. Kali ini perusahaan tersebut bernama Biosyn yang dipimpin oleh Dr. Lewis Dodgson (Campbell Scott).

Biosyn berusaha mendirikan suaka bagi dinosaurus yang terlepas ke alam bebas karena insiden meletusnya gunung berapi di Jurassic World: Fallen Kingdom. Suaka ini dipenuhi dengan berbagai dinosaurus baru maupun yang lama.

Walaupun terlihat memiliki tujuan yang mulia, sejatinya Biosyn memiliki niat jahat dibalik pembuatan suaka tersebut. Mereka rupanya melakukan rekayasa DNA di suaka tersebut sehingga membangkitkan hewan-hewan yang sudah punah sehingga menjadi wabah baru bagi pertanian.

Melihat kemunculan wabah baru yang melanda Amerika, Dr. Ellie Sattler (Laura Dern) meminta tolong pada Dr. Alan Grant (Sam Neill) untuk menjadi saksi atas keterlibatan Biosyn pada kemunculan wabah tersebut. Untuk mendapatkan barang bukti yang cukup, Elie menghubungi Dr. Ian Malcolm (Jeff Goldblum) yang memang sedang bekerja untuk Biosyn sebagai salah satu konsultan.

Pada sisi lainnya, Owen (Chris Pratt) dan Claier (Bryce Dallas Howard) berusaha membesarkan Maisie (Isabella Sermon) dengan normal. Sayang Maisie ikut menjadi incaran orang-orang Biosyn, begitu juga Beta yang merupakan anak dari Blue, sang Raptor yang sempat dipelihara oleh Owen.

Kedua kelompok beda tujuan ini akhirnya bertemu di suaka baru yang dibuat oleh Biosyn. Pada akhirnya mereka semua harus kembali melarikan diri dari kejaran para dinosaurus yang senang sekali memburu manusia.

Baca Juga: 7 Fakta Jurassic World: Dominion yang Akan Jadi Pembuka Era!

2. Mirip Mission Impossible

Review Jurassic World Dominion, Mission Impossible dengan DinosaurusDok. Universal Studio

Film ini hampir menghilangkan semua momen tegang yang melibatkan kejar-kejaran dengan dinosaurus yang biasanya menjadi ciri khas Jurassic Park. Adegan seperti ini sebenarnya masih ada, tetapi entah kenapa kami melihatnya jadi lebih mirip kejar-kejaran di Mission Impossible ketimbang Jurassic Park.

Mungkin vibes ini timbul karena para dinosaurus di Jurassic World Dominion digunakan sebagai komoditi langka nan canggih yang bisa digunakan untuk berbagai hal, termasuk dipakai untuk membunuh orang yang diincar. Yah, mirip-mirip peluru kendali dari pesawat tempur.

Bahkan kami merasa kalau sosok Owen yang diperankan oleh Chris Pratt bisa saja digantikan oleh Tom Cruise tanpa harus menyesuaikan script. Apalagi kalau kita ingat Tom Cruise memang selalu diperlihatkan berlari di setiap film yang dia perankan.

Selain itu para dinosaurus di film ini bukanlah fokus utama meskipun judulnya adalah Jurassic World Dominion. Mereka hanya menjadi “syarat” tambahan untuk tetap menggunakan nama besar Jurassic Park. Meskipun kita bisa saja mengganti dinosaurus tersebut dengan hewan lainnya. Kecoa raksasa misalnya.

3. Penuh dinosaurus baru

Review Jurassic World Dominion, Mission Impossible dengan DinosaurusDok. Universal Studio

Untunglah walaupun agak mengecewakan di urusan vibes dan feels, Jurassic World Dominion tetap menghadirkan banyak dinosaurus baru yang sebelumnya tidak pernah hadir di film manapun.

Tercatat Jurassic World Dominion memiliki 30 spesies dinosaurus yang terbagi menjadi karnivora dan herbivora. Selain itu para dinosaurus ini juga terbagi lagi menjadi dinosaurus yang terbang, berenang, dan berlarian di darat.

Para dinosaurus ini juga mengalami update besar untuk urusan permukaan kulit. Beberapa dinosaurus kini diperlihatkan memiliki sosok yang lebih mendekati burung ketimbang kadal. Hal ini tentu sesuai dengan fakta terakhir yang menjelaskan kalau beberapa dinosaurus memiliki nenek moyang yang sama dengan burung.

4. Kesimpulan

Review Jurassic World Dominion, Mission Impossible dengan DinosaurusDok. Universal Studio

Kalau kamu suka dengan dinosaurus dan Jurassic Park, kamu pasti akan menyukai Jurassic World Dominion. Walaupun mungkin beberapa di antara kamu ada yang sadar kalau konflik di film ini tidak melibatkan dinosaurus secara langsung.

Di luar kelemahan kurang dinosaurusnya Jurassic World Dominion, kami merasa kalau film ini cukup fun untuk disaksikan oleh siapa saja. Apalagi kalau kamu ingin melihat akhir dari kisah trilogi Jurassic World.

Jurassic World Dominion menghasilkan nilai 3 dari 5 bintang review. Kami tidak bisa memberikan banyak pembelaan karena memang film ini memiliki cerita yang sangat dangkal dan kurang mengena. Apalagi bagi para penikmat film Jurassic Park yang sudah lumayan berumur dan kangen dengan segala teror yang dilontarkan oleh para dinosaurus.

Baca Juga: Trailer Baru One Piece Film Red Dirilis! Luffy dan Uta Pernah Ketemu?

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU