Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

10 Perubahan Besar Avatar Live Action Season 2 Dibanding Animasinya!

10 Perubahan Besar Avatar Live Action Season 2 Dibanding Animasinya!
Avatar Live Action Season 2 dan Avatar: TLA Book 2
Intinya Sih
  • Season 2 Avatar live action menampilkan perubahan besar pada urutan cerita, dengan banyak peristiwa penting dipindahkan agar alur lebih ringkas dibanding versi animasi.
  • Sebanyak sebelas episode dari animasi tidak diadaptasi penuh, menyebabkan hilangnya beberapa momen ikonik seperti kisah Appa dan pelatihan Aang bersama Guru Pathik.
  • Beberapa karakter mengalami perubahan signifikan, termasuk Jet yang berakhir heroik, Toph yang ikut ke perpustakaan, serta Katara menjadi Painted Lady lebih awal di Ba Sing Se.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Netflix akhirnya merilis Avatar: The Last Airbender Season 2 dengan berbagai perubahan dibanding serial animasinya.

Sebagian perubahan dilakukan untuk menyesuaikan alur cerita live action, sementara yang lain benar-benar menghadirkan kejutan baru yang tidak pernah terjadi di versi asli. Mulai dari urutan cerita yang diacak, nasib karakter yang berubah drastis, hingga hilangnya beberapa momen ikonik, berikut 10 perubahan terbesar di Season 2 dibanding animasinya.

1. Urutan Cerita Book 2 Dirombak Besar-besaran

Avatar Book 2.jpg
Avatar Book 2

Perubahan paling mencolok adalah timeline Book 2 yang tidak lagi mengikuti urutan di serial animasi. Beberapa peristiwa penting dipindahkan ke awal atau akhir musim agar alurnya lebih ringkas.

Contohnya, Team Avatar sudah melewati Serpent's Pass sejak episode pertama, padahal dalam animasi peristiwa tersebut baru terjadi menjelang akhir Book 2. Bahkan Begitu pula kedatangan mereka ke Ba Sing Se yang berlangsung jauh lebih cepat.

Akibatnya, beberapa cerita seperti penculikan Appa, perpustakaan Wan Shi Tong, hingga berbagai konflik lain terjadi dalam urutan yang benar-benar berbeda.

2. Sebanyak 11 Episode Animasi Tidak Diadaptasi

Aang dan Toph di Avatar Book 2.jpg
Aang dan Toph di Avatar Book 2

Season 2 live action menghilangkan cukup banyak episode dari versi animasi. Total ada sebelas episode yang tidak diadaptasi secara utuh menjadi satu episode sendiri atau satu elemen yang sangat besar.

Beberapa di antaranya adalah The Avatar State, The Cave of Two Lovers, The Swamp, Avatar Day, The Desert, The Drill, Appa's Lost Days, hingga The Guru.

Meski sebagian elemen dari episode-episode tersebut tetap digunakan, banyak momen ikonik akhirnya dipadatkan atau bahkan dihilangkan sepenuhnya.

3. Perpustakaan Wan Shi Tong Pindah ke Ba Sing Se

Perbandingan karakter burung hantu raksasa Wan Shi Tong versi live-action Netflix dan versi animasi Avatar: The Last Airbender.
Wan Shi Tong (dok. Netflix/Avatar: The Last Airbender)

Dalam animasi, Team Avatar harus pergi jauh ke gurun pasir untuk menemukan Perpustakaan Wan Shi Tong yang terkubur. Versi live action mengubah konsep tersebut. Professor Zei diperkenalkan lebih awal di Ba Sing Se, sementara perpustakaan ternyata tersembunyi di dalam wilayah kota.

Bahkan cara memasukinya juga berbeda. Jika dulu mereka masuk secara fisik melalui gurun, kini Team Avatar harus memasuki Dunia Roh terlebih dahulu.

4. Toph Masuk ke Dalam Perpustakaan

Wan Shi Tong
karakter Wan Shi Tong (dok. Nickelodeon/Avatar The Last Airbender)

Di animasi, Toph memilih menunggu di luar karena menganggap perpustakaan tidak menarik bagi orang buta.

Namun di live action, ia justru ikut masuk bersama teman-temannya. Toph bahkan menemukan buku-buku dengan tulisan timbul yang bisa ia baca.

Lebih menarik lagi, di dalam perpustakaan Toph bertemu dengan Avatar Kyoshi, sementara Aang mendapat bimbingan langsung dari Avatar Yangchen. Adegan ini sama sekali tidak ada di versi animasi.

5. Nasib Jet Berubah Total

Jet di Avatar: The Last Airbender (dok. Netflix)
Jet di Avatar: The Last Airbender (dok. Netflix)

Perjalanan Jet menjadi salah satu perubahan terbesar musim ini. Dalam animasi, ia ditangkap Dai Li, dicuci otaknya, lalu akhirnya gugur setelah membantu Team Avatar.

Versi live action menghapus hampir seluruh alur tersebut. Jet tidak pernah dicuci otak dan tidak pernah mencurigai identitas Zuko seperti di animasi.

Sebaliknya, ia membantu Team Avatar memasuki perpustakaan dan akhirnya mengorbankan dirinya demi menyelamatkan semua orang, sehingga kisah penebusannya terasa sangat berbeda.

6. Orang Tua Toph Memiliki Peran Jauh Lebih Besar

mixcollage-20-feb-2025-11-00-pm-9950.jpg
Toph Menggunakan Metalbending di Avatar

Di serial animasi, orang tua Toph hanya dikenal sebagai keluarga kaya yang terlalu melindungi putrinya.

Live action memberikan latar belakang baru dengan menjadikan keluarga Beifong sebagai pihak yang mendapat keuntungan dari perang, sehingga karakter mereka terasa lebih kompleks.

Bahkan ibu Toph sendiri datang ke Ba Sing Se untuk membawa putrinya pulang. Dalam animasi, peran tersebut justru dilakukan oleh Xin Fu dan The Boulder. Di depan ibunya lah di versi live action ini Toph menciptakan Metalbending, beda dengan animasi.

7. Appa Tidak Lagi Menghilang Selama Setengah Musim

Appa
karakter Appa (dok. Nickelodeon/Avatar The Last Airbender)

Salah satu arc paling emosional di animasi adalah Appa's Lost Days, yang memperlihatkan perjalanan Appa setelah diculik.

Di live action, seluruh cerita tersebut dipangkas. Appa langsung diculik Long Feng di Ba Sing Se dan hanya menghilang selama dua episode. Akibatnya, kisah Appa di sirkus, pertemuannya dengan Guru Pathik, hingga perjuangannya bertahan hidup tidak lagi ditampilkan.

8. Iroh Baru Mengenal White Lotus

cuplikan adegan Jenderal Iroh dalam serial animasi Avatar: The Last Airbender (dok. Nickelodeon Animation Studio/Avatar: The Last Airbender)
cuplikan adegan Jenderal Iroh dalam serial animasi Avatar: The Last Airbender (dok. Nickelodeon Animation Studio/Avatar: The Last Airbender)

Dalam animasi, White Lotus sudah menjadi bagian penting dari kehidupan Iroh sejak awal Book 2.

Namun live action justru memperlihatkan Iroh baru diperkenalkan kepada organisasi tersebut menjelang akhir Season 2. Perubahan ini kemungkinan akan membuat peran White Lotus dan status Iroh sebagai Grand Lotus berkembang dengan cara yang berbeda pada Season 3.

9. Guru Pathik dan Pelatihan Avatar State Dihilangkan

Guru Pathik (dok.Nickelodeon/Avatar: The Last Airbender)
Guru Pathik (dok.Nickelodeon/Avatar: The Last Airbender)

Salah satu perubahan yang paling mengejutkan adalah absennya Guru Pathik. Di animasi, Pathik mengajarkan Aang membuka chakra dan mengendalikan Avatar State melalui perjalanan spiritual yang sangat penting bagi perkembangan karakternya.

Versi live action menghapus seluruh alur tersebut. Aang tidak pernah mengunjungi Western Air Temple maupun menjalani latihan spiritual sebelum menggunakan Avatar State.

10. Katara Menjadi Painted Lady Lebih Awal

Katara Painted Lady Live Action.jpg
Katara Painted Lady Live Action

Identitas Painted Lady sebenarnya baru muncul pada Book 3 dalam serial animasi.

Namun live action memindahkan cerita tersebut ke Season 2 dan mengaitkannya dengan kehidupan masyarakat miskin di Ba Sing Se, termasuk para pembelot Negara Api.

Perubahan ini juga membuat hubungan Katara dan Zuko berkembang lebih awal karena keduanya bekerja sama saat Katara beraksi sebagai Painted Lady, sesuatu yang baru terjadi jauh lebih lambat di versi animasi.

Apa lagi yang beda di live action yang kamu temukan?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Ramadhan
EditorDimas Ramadhan

Related Articles

See More