Asal-usul Avatar State yang Sangat Kuat! Jurus Para Avatar?

- Avatar State berasal dari penyatuan jiwa Wan dan roh cahaya Raava, yang menjadi sumber utama kekuatan luar biasa seorang Avatar sejak ribuan tahun lalu.
- Dalam Avatar State, seorang Avatar mengakses pengalaman dan kemampuan seluruh Avatar terdahulu, menjadikannya jauh lebih kuat serta terampil dibanding kondisi normalnya.
- Meskipun sangat kuat, Avatar State berisiko tinggi karena kematian dalam kondisi ini dapat memutus siklus reinkarnasi Avatar; setelah era Korra, koneksi dengan Avatar lama pun terputus.
Avatar State adalah kemampuan paling ikonik sekaligus paling kuat yang dimiliki seorang Avatar.
Saat memasuki kondisi ini, mata dan tato seorang Avatar akan bercahaya, sementara kekuatan mereka meningkat jauh melampaui kemampuan normal. Namun, dari mana sebenarnya kekuatan Avatar State berasal?
Berikut asal-usul kekuatan Avatar State!
Table of Content
1. Avatar State Berasal dari Raava, Roh Cahaya yang Menyatu dengan Wan

Asal-usul Avatar State bermula ribuan tahun sebelum era Aang, ketika Wan berusaha menghentikan Vaatu, roh kegelapan dan kekacauan yang mengancam dunia.
Untuk menghadapi ancaman tersebut, Wan dan Raava berkali-kali menyatukan energi mereka. Namun saat Harmonic Convergence tiba, kekuatan itu masih belum cukup untuk mengalahkan Vaatu secara permanen.
Pada akhirnya, Wan memutuskan menyatukan jiwanya dengan Raava secara permanen. Momen inilah yang melahirkan Avatar pertama sekaligus menjadi sumber utama kekuatan Avatar State. Saat seorang Avatar memasuki Avatar State, mereka pada dasarnya memanggil kekuatan Raava yang hidup di dalam diri mereka.
2. Avatar State Menyimpan Pengalaman Seluruh Avatar Sebelumnya

Kekuatan Avatar State tidak hanya berasal dari Raava. Karena jiwa Avatar terus bereinkarnasi dari satu generasi ke generasi berikutnya, setiap Avatar baru juga mewarisi pengalaman para pendahulunya.
Inilah alasan mengapa Avatar State sering terlihat jauh lebih terampil dibanding kemampuan normal penggunanya. Dalam kondisi tersebut, kemampuan dan insting bertarung para Avatar terdahulu ikut membantu mengendalikan tubuh Avatar saat ini.
Hal tersebut pernah dijelaskan oleh Avatar Roku kepada Aang. Avatar State bertindak sebagai mekanisme pertahanan yang menggabungkan seluruh pengetahuan, pengalaman, dan kekuatan para Avatar yang pernah hidup sebelumnya menjadi satu.
3. Kekuatan Besarnya Datang dengan Risiko Besar

Meski sangat kuat, Avatar State juga memiliki kelemahan yang berbahaya. Jika seorang Avatar terbunuh saat berada dalam Avatar State, maka siklus Avatar bisa berakhir selamanya.
Risiko ini muncul karena dalam kondisi tersebut, seluruh jiwa Avatar dan Raava berada dalam keadaan paling terbuka. Kematian pada saat itu tidak hanya membunuh Avatar yang sedang hidup, tetapi juga dapat menghentikan proses reinkarnasi yang telah berlangsung selama ribuan tahun.
Bahaya ini hampir menjadi kenyataan ketika Azula menembakkan petir ke Aang di Ba Sing Se saat ia sedang memasuki Avatar State. Beruntung, Katara berhasil menyelamatkannya menggunakan Spirit Water. Jika tidak, siklus Avatar kemungkinan akan berakhir saat itu juga.
Menariknya, setelah peristiwa Harmonic Convergence di era Korra, hubungan dengan seluruh Avatar terdahulu terputus. Namun Avatar State tetap bisa digunakan karena sumber utamanya tetap berasal dari Raava. Bedanya, Avatar setelah Korra tidak lagi memiliki akses ke ribuan tahun pengalaman para Avatar sebelumnya, sehingga Avatar State kini berbeda dibandingkan yang dimiliki Aang atau Roku.


















