Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Fakta Lebno Listchaque, Pengrajin Sepatu One Piece: Heroines!

6 Fakta Lebno Listchaque, Pengrajin Sepatu One Piece: Heroines!
Lebno Listchaque, pengrajin sepatu (Dok. Toei/One Piece: Heroines)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Lebno Listchaque dikenal sebagai desainer sepatu ternama yang awalnya fokus pada kenyamanan, namun kemudian lebih menonjolkan estetika hingga kualitas fungsional produknya menurun.
  • Nami menemukan bahwa Lebno terlibat dengan kelompok bajak laut dan menggunakan harta rampasan untuk proyek busananya, membuat reputasinya runtuh di hadapan publik.
  • Setelah skandal terbongkar dan tokonya ditutup, Miucha—asisten setia Lebno—berhasil naik daun berkat karyanya yang nyaman dan disukai banyak orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Dalam episode spesial One Piece: Heroines, Nami diketahui harus berhadapan dengan pengrajin sepatu terkenal bernama Lebno Listchaque. Di luar dugaan, perempuan itu malah menemukan sesuatu yang menghubungkan sang desainer dengan kejadian serbuan para perampok hartanya di kapal Topi Jerami.

Apa saja fakta menarik pria flamboyan satu ini? Berikut pembahasannya!

Table of Content

1. Pembuat sepatu hak tinggi terkenal

1. Pembuat sepatu hak tinggi terkenal

Nami berambut oranye memegang sepatu biru dengan ekspresi marah di dalam ruangan bergaya elegan dalam adegan anime One Piece: Heroines.
Nami menunjukkan sepatu yang membuatnya cedera (Dok. Toei/One Piece: Heroines)

Lebno Listchaque dikenal sebagai seorang pengrajin sepatu ternama.

Ia membangun merek sepatu yang menggunakan namanya sendiri yang terkenal berkat kenyamanan produknya yang sulit ditandingi. Karya-karyanya bahkan dikenakan oleh berbagai tokoh ternama, mulai dari Hancock yang merupakan seorang bajak laut hingga Vivi, yang pernah tampil di majalah mode yang dibaca Nami.

Tak hanya mengembangkan lini sepatu, Lebno juga merancang berbagai busana yang kerap menghiasi ajang peragaan busana bergengsi.

2. Dulunya sangat mementingkan kenyamanan konsumen, namun sekarang cuma mementingkan desainnya saja

Lebno berambut pirang mengenakan jas putih berbicara dengan Nami berambut oranye di depan lukisan besar bernuansa merah dan kuning.
Lebno menggoda Nami (Dok. Toei/One Piece: Heroines)

Seperti yang diketahui, moto Lebno pada masa lalu adalah, "Kami membuat sepatu yang bisa diajak bertarung untuk setiap jiwa yang hidup di masa kacau ini."

Berkat moto tersebut, ditambah fakta bahwa Hancock juga mengenakan produknya, Nami pun tertarik membeli sepatu buatan Lebno. Namun, harapannya pupus karena sepatu itu ternyata sama sekali tidak nyaman digunakan dalam pertarungan yang sesungguhnya.

Rupanya, hal itu terjadi karena Lebno telah mengubah prinsipnya. Kini, ia lebih mengutamakan nilai estetika dibandingkan kenyamanan, sehingga kualitas fungsional produknya tak lagi menjadi prioritas utama.

3. Punya asisten bernama Miucha

Dua karakter anime perempuan berbicara dengan ekspresif di dalam ruangan kayu, salah satunya berambut oranye panjang dan mengenakan pakaian bergaris.
Nami puas atas sepatu yang dibuat Miucha (Dok. Toei/One Piece: Heroines)

Dalam menjalankan usahanya, Lebno ditemani oleh Miucha yang bertugas sebagai asistennya.

Miucha telah mendampingi Lebno sejak awal berdirinya usaha tersebut. Selama itu pula, ia diam-diam memendam perasaan romantis kepada sang desainer, meski perasaannya kerap diabaikan. Kendati demikian, Miucha tetap setia menjalankan pekerjaannya, padahal bakat yang dimilikinya justru bisa dibilang melampaui Lebno.

Hal itu terbukti ketika Miucha berhasil menciptakan sepasang sepatu yang benar-benar nyaman digunakan oleh Nami, bahkan saat bertarung. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kemampuan Miucha sebagai perancang tidak kalah, bahkan mungkin lebih unggul, dibandingkan Lebno.

4. Terungkap bekerja sama dengan bajak laut

Tiga pria berpenampilan tegang dan panik berada di depan pintu kayu, tampak seperti sedang melarikan diri dalam adegan animasi.
Pencuri harta perhiasan Nami (Dok. Toei/One Piece: Heroines)

Pada awalnya, Lebno tidak terlihat sebagai sosok antagonis dalam episode ini. Namun, kesan tersebut berubah setelah Nami menemukan sesuatu saat pertemuan pertama mereka.

Kala itu, Nami menyadari bahwa Lebno mengenakan berbagai perhiasan dan memamerkan harta yang ternyata merupakan barang rampasan milik bajak laut yang sebelumnya dikalahkan oleh Luffy dan krunya. Dari situ, Nami mulai mencurigai bahwa Lebno telah bersekongkol dengan kelompok bajak laut tersebut. Dugaan itu semakin kuat setelah diketahui bahwa ia membutuhkan perhiasan dalam jumlah besar untuk membuat lampu gantung mewah berukuran raksasa di acara peragaan busananya.

Berdasarkan petunjuk tersebut, Nami dan Robin pun bekerja sama untuk merebut kembali harta mereka sekaligus membongkar keterlibatan Lebno di hadapan publik.

5. Tokonya berakhir ditutup akibat skandalnya sehingga Miucha yang naik daun

Perona berambut merah muda mengenakan gaun ungu dan topi hitam memegang payung sambil melihat ke dalam toko dari luar jendela.
Perona mendapati toko langganannya disita (Dok. Toei/One Piece)

Terungkapnya skandal tersebut menjadi awal dari kejatuhan Lebno.

Ia akhirnya ditangkap karena terbukti terlibat dalam kerja sama dengan kelompok bajak laut. Reputasi yang selama ini dibangunnya pun runtuh dalam sekejap.

Dampaknya tidak berhenti sampai di situ. Toko milik Lebno ikut disita oleh pihak berwenang, sehingga Perona yang telah datang jauh-jauh untuk berkunjung harus menelan kekecewaan karena tidak lagi bisa menikmati koleksi sepatu dengan desain khas buatannya.

Berkat itu, Miucha akhirnya bisa bangkit menjadi pengrajin sepatu mandiri yang naik daun karena banyak orang yang melihat hasil karyanya yang sukses membuat Nami berlari dengan nyaman.

6. Disuarakan Takehito Koyasu

Lebno Listchaque, karakter berambut pirang dari anime One Piece: Heroines mengenakan gelang emas dan pakaian bergaris ungu.
Lebno Listchaque, pengrajin sepatu (Dok. Toei/One Piece: Heroines)

Karakter Lebno sendiri disuarakan oleh Takehito Koyasu.

Beliau bisa dibilang adalah pengisi suara yang sangat dikenal karena berbagai peran ikonik yang pernah disuarakannya.

Contohnya, karakter Dio dari JoJo's Bizarre Adventures, Takasugi Shinsuke dari Gintama, dan Toji Fushiguro dari Jujutsu Kaisen.

Itulah pembahasan soal Lebno Listchaque, si pengrajin sepatu yang ternyata pernah mengambil harta milik Nami.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More