Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Spider-Man Bisa Pakai Samsung Galaxy Z Flip? Ini Teori Duniaku!

Kenapa Spider-Man Bisa Pakai Samsung Galaxy Z Flip? Ini Teori Duniaku!
Spider-Man dan Samsung Galaxy Z Flip. (Dok. Sony Pictures, Marvel/Spider-Man: Brand New Day)
Intinya Sih
  • Trailer Spider-Man: Brand New Day menampilkan Peter Parker memakai ponsel mirip Samsung Galaxy Z Flip, memicu perdebatan karena sebelumnya ia identik dengan Sony Xperia.
  • Beberapa teori muncul, mulai dari kemungkinan product placement, pembelian ponsel bekas sesuai timeline MCU, hingga skema cicilan yang dianggap lucu tapi realistis.
  • Ada juga dugaan bahwa ponsel itu hadiah dari pihak kota atau fans setelah Spider-Man kembali jadi pahlawan publik, bahkan mungkin peninggalan akses teknologi Stark Industries.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Fans bermata jeli menangkap satu detail menarik di trailer Spider-Man: Brand New Day.

Peter Parker (yang sebelumnya identik dengan ponsel Sony Xperia) kini terlihat menggunakan ponsel lipat yang sangat mirip Samsung Galaxy Z Flip (dan banyak yang menduga ini adalah Flip7).

Masalahnya? Ini Peter Parker yang dilupakan dunia, hidup sendirian, dan secara finansial… ya...

Seharusnya akan lebih sulit dibanding ketika Bibi May masih hidup.

Lalu pertanyaan penting pun muncul: kok dia bisa punya HP mahal begitu?

Mari kita berteori!

1. Teori Paling Jujur: Ya Ini Sponsor

Samsung Galaxy Z Flip 7
Samsung Galaxy Z Flip 7 (samsung.com)

Mari kita mulai dari kemungkinan paling “realistis”… di dunia nyata.

Ini bisa saja product placement.

Dan jujur, ini masuk akal secara industri, tapi agak susah dijelaskan secara karakter.

Karena…

Peter Parker beli HP flagship mahal? Di titik dimana dia paling sendirian dan terlupakan?

Agak out of character.

2. Itu Sebenarnya HP “Lama” di Timeline MCU

Spider-Man jadi korban snap. (Dok. Marvel Studios/Avengers: Infinity War)
Spider-Man jadi korban snap. (Dok. Marvel Studios/Avengers: Infinity War)

Sekarang kita masuk ke teori yang lebih “niat.”

Spider-Man: No Way Home terjadi sekitar 2024 (timeline MCU).

Brand New Day terjadi 4 tahun setelahnya, berarti sekitar 2028

Sementara:

Flip6 rilis 2024

Flip7 rilis 2025

Artinya di 2028, kalau itu memang Flip6 atau 7 HP itu sudah berumur 3–4 tahun.

Jadi kemungkinan:

Peter beli HP flagship… tapi versi bekas, sudah turun harga.

Masuk akal? Lumayan.

Masih mahal? …kemungkinan ya iya juga sih.

3. Peter Nyicil HP (Dan Ini Lucu Dibayangkan)

Cuplikan trailer film Spider-Man Brand New Day menampilkan Tom Holland sebagai Peter Parker
Cuplikan trailer film Spider-Man Brand New Day menampilkan Tom Holland sebagai Peter Parker (dok. Sony Pictures/Spider-Man: Brand New Day)

Ini teori paling “realistis tapi tragis-kocak.”

Di Amerika, skema cicilan HP itu sangat umum bahkan untuk flagship mahal.

Jadi bayangkan: Peter Parker, pahlawan New York, duduk di apartemen kecilnya, mikir: “Kayaknya Flip ini praktis buat patroli deh…”

Lalu: nyicil 24–36 bulan.

Heroic? Mungkin.

Relatable? Iya, saya yakin ada di antara kamu yang pernah nyicil panjang demi hape flagship.

Financially questionable? Juga iya.

4. Spider-Man Dapat Hadiah

Spider-Man: Brand New Day. (Dok. Sony Pictures/Spider-Man: Brand New Day)
Spider-Man: Brand New Day. (Dok. Sony Pictures/Spider-Man: Brand New Day)

Ini yang justru masuk logika cerita.

Di trailer: Spider-Man sudah kembali jadi pahlawan publik. Bahkan menerima Key to the City!

Jadi mungkin saja:

-Pemerintah kota

-Atau sponsor in-universe

-Atau bahkan fans kaya raya

…memberikan hadiah.

Dan karena: Peter butuh alat komunikasi, tapi sebagai Peter dia “tidak punya apa-apa”, akhirnya… Spidey menerima.

Peter yang pakai.

Kocak-kocak sedih?

Sangat.

5. Efek peninggalan Tony?

cuplikan Tony Stark di film Iron Man (dok.IMDB.com/Iron Man)
cuplikan Tony Stark di film Iron Man (dok.IMDB.com/Iron Man)

Walau semua koneksi Peter ke dunia hero hilang…

Mungkin bukan berarti semua sumber dayanya ke Stark Industries ikut lenyap.

Mungkin ada sisa akses, ada barang lama, atau bahkan sistem yang masih mengenali “Spider-Man” (bukan Peter Parker) dan dari situlah dia bisa dapat device high-end tanpa harus beli langsung.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Film

See More