“Tidak ada perang di Ba Sing Se.”
Apakah Joo Dee di Avatar Pernah Bilang 'Tak Ada Perang di Ba Sing Se?'

- Joo Dee di versi animasi tidak pernah mengucapkan kalimat 'Tidak ada perang di Ba Sing Se', meski karakternya sering diasosiasikan dengan propaganda kota tersebut.
- Kalimat ikonik itu sebenarnya diucapkan oleh agen Dai Li saat mencuci otak Jet, menggambarkan sistem manipulasi dan kontrol informasi di Ba Sing Se.
- Versi live-action justru menampilkan Joo Dee benar-benar mengucapkannya, menjadikan salah ingatan fandom sebagai bagian resmi dari adaptasi baru.
“Tak ada perang di Ba Sing Se.”
Kalimat ini adalah salah satu propaganda paling terkenal di Avatar: The Last Airbender.
Frasa tersebut digunakan untuk menutupi kenyataan bahwa Negara Api sebenarnya sudah menginvasi wilayah Kerajaan Bumi dan perang besar sedang berlangsung di luar tembok Ba Sing Se.
Karena meme dan berbagai potongan adegan yang beredar selama bertahun-tahun, wajah Joo Dee sering diasosiasikan langsung dengan kalimat itu.
Tapi… apakah di animasinya Joo Dee benar-benar pernah mengucapkannya?
Table of Content
1. Di Versi Animasi, Joo Dee Sebenarnya Tidak Pernah Mengucapkannya

Kalau diingat-ingat lagi, Joo Dee versi animasi sebenarnya tidak pernah secara langsung mengatakan:
Saat mendampingi kelompok Aang, Joo Dee justru lebih sering menggunakan kalimat yang terdengar “manis” namun terasa menyeramkan karena terlalu dipaksakan.
Salah satu yang paling diingat adalah:
"Kalian di Ba Sing Se, semua orang aman di sini."
Dengan senyum khasnya yang terasa tidak natural, kalimat itu justru memperkuat kesan bahwa ada sesuatu yang salah di kota tersebut dan pada Joo Dee sendiri.
Jadi meski aura propagandanya memang identik dengan Joo Dee, kutipan terkenalnya ternyata bukan berasal langsung dari dia.
2. Kalimat Itu Justru Diucapkan Agen Dai Li

Kalimat “Tidak ada perang di Ba Sing Se” sebenarnya lebih identik dengan agen Dai Li. Terutama dalam adegan ketika mereka melakukan proses cuci otak terhadap Jet.
Dalam sesi tersebut, Jet terus dipaksa menerima propaganda Ba Sing Se.
Karena adegan itu sangat ikonik dan menyeramkan, banyak fans kemudian mengaitkan slogan tersebut dengan keseluruhan sistem manipulasi Ba Sing Se.
Jadi itu adalah kalimat yang diucapkan orang berbeda, pada saat berbeda, dalam konteks berbeda... tapi oleh internet dilebur jadi seakan diucapkan Joo Dee.
3. Versi Live-Action Justru Membuat “Meme”-nya Jadi Nyata

Nah, yang menarik adalah trailer Avatar: The Last Airbender Season 2 tampaknya melakukan sedikit perubahan.
Sosok yang terlihat seperti Joo Dee justru benar-benar mengucapkan “Tidak ada perang di Ba Sing Se.”
Ini cukup lucu kalau dipikir-pikir.
Selama bertahun-tahun, internet sudah terlanjur mengasosiasikan kalimat itu dengan Joo Dee karena meme dan budaya fandom. Dan sekarang, versi live-action malah tampaknya menjadikan salah persepsi tersebut sebagai kenyataan resmi.
Jadi bisa dibilang: fandom salah mengingat dialognya… lalu adaptasi live-action memutuskan, “ya sudah sekalian saja dibuat canon.”
Apakah Joo Dee di Avatar Pernah Bilang 'Tak Ada Perang di Ba Sing Se?'
| Apakah Joo Dee di animasi Avatar Pernah Bilang 'Tak Ada Perang di Ba Sing Se?' | Kalau kita bicara soal animasi, tidak. Joo Dee ketika bicara dengan timnya Aang lebih menekankan bahwa mereka ada di Ba Sing Se, mereka aman di sini. |
| Lalu siapa yang bilang 'tak ada perang di Ba Sing Se?' | Yang paling berkesan adalah agen Dai Li yang ditugasi mencuci otak Jet. Dia mengatakan itu di ruang gelap kepada Jet, dengan lentera berputar-putar, dan Jet beneran terpengaruh. |
| Kok fans salah kira? | Ada meme yang menampilkan Joo Dee dengan ucapan "There is no war in Ba Sing Se." Dan mungkin kombinasi ekspresi Joo Dee dengan ucapannya bikin kontras yang lebih memorable dibanding versi yang lebih jujur yaitu agen Dai Li mencuci otak Jet. Padahal Joo Dee di animasi tidak mengatakan itu |
| Lalu gimana dengan di live-action? | Ini yang lucu. Di trailer Avatar: The Last Airbender season 2, sosok yang tampaknya adalah Joo Dee live-action mengucapkan itu. Jadi dari salah persepsi, versi live-action malah menjadikannya nyata |


















