Sebagai salah satu pilar fundamental dari semesta sinematik baru DC Studios "Chapter One: Gods and Monsters" yang dirancang oleh James Gunn dan Peter Safran, Supergirl memikul beban yang sangat masif.
Mengadaptasi novel grafis mahakarya Tom King dan Bilquis Evely, Supergirl: Woman of Tomorrow, film yang disutradarai oleh Craig Gillespie (I, Tonya, Cruella) ini mengambil langkah yang sangat berani. Alih-alih menyajikan kisah pahlawan super konvensional yang berpusat di kota metropolitan, film ini melempar penonton ke dalam sebuah epik sci-fi western yang kotor, sarat akan kekerasan, dan didorong oleh trauma mendalam. Ini adalah penceritaan ulang yang brilian tentang apa artinya menjadi penyintas dari sebuah dunia yang hancur.
