Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Jason Momoa Menggila Sebagai Lobo di Trailer Film Supergirl!

Jason Momoa Menggila Sebagai Lobo di Trailer Film Supergirl!
Lobo di Trailer Supergirl. Dok. DC
Intinya Sih
  • Trailer Supergirl menampilkan debut Lobo versi Jason Momoa yang tampil brutal, nyeleneh, dan mencuri perhatian lewat interaksi uniknya dengan Kara Zor-El.
  • Jason Momoa akhirnya mewujudkan impiannya memerankan Lobo, menunjukkan transformasi total dari citra Aquaman dengan energi liar dan karakter antihero yang bebas.
  • Kehadiran Lobo memberi warna baru dalam kisah emosional Supergirl, menghadirkan keseimbangan antara drama dan kekacauan di arah baru semesta DC Studios.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

DC akhirnya merilis trailer terbaru Supergirl, dan langsung terasa bahwa film ini bukan sekadar kisah superhero biasa. Di balik konflik emosional Kara Zor-El, trailer ini justru meledak berkat kemunculan sosok liar yang lama dinantikan, Lobo.

Diperankan oleh Jason Momoa, karakter antihero ini tampil brutal, nyeleneh, dan penuh karisma, seolah siap mencuri perhatian bahkan dari sang tokoh utama, padahal munculnya cukup singkat di trailer.

1. Lobo Tampil Gila dan Tanpa Rem di Trailer

Sejak kemunculan pertamanya di trailer meskipun singkat, Lobo versi Jason Momoa langsung mencuri spotlight. Dengan gaya khasnya yang urakan, ia terlihat mengendarai motor luar angkasa sambil membuat kekacauan di tengah pertempuran.

Dialog singkatnya dengan Kara Zor-El yang diperankan Milly Alcock juga menunjukkan chemistry yang unik. Lobo melempar ejekan santai, yang langsung dibalas dengan sarkasme oleh Supergirl. Interaksi ini memberi sinyal bahwa hubungan mereka akan penuh konflik sekaligus dinamika yang menghibur.

Yang menarik, Lobo tidak digambarkan sebagai pahlawan atau penjahat murni. Ia lebih condong sebagai antihero yang bergerak sesuai kepentingannya sendiri. Bahkan di akhir trailer, terlihat kerjasama antara Supergirl dan Lobo!

2. Jason Momoa Akhirnya Memainkan Karakter Impiannya

Lobo Supergirl 2.jpg
Lobo di Trailer Supergirl. Dok. DC

Untuk Jason Momoa, peran Lobo bukan sekadar proyek baru, tapi mimpi lama yang akhirnya terwujud. Bahkan sejak masih memerankan Aquaman di era DC sebelumnya, ia sudah terang-terangan ingin menjadi Lobo. Ketika arah baru DC Studios dimulai oleh James Gunn dan Peter Safran, kesempatan itu akhirnya datang.

Menariknya, Momoa langsung menunjukkan antusiasme luar biasa saat proyek ini mulai dikembangkan. Ia bahkan langsung mengajukan diri tanpa ragu begitu naskahnya siap.

Transformasi Momoa juga patut disorot. Dengan prostetik, gaya bicara kasar, dan energi yang jauh lebih liar dibanding saat perankan Aquaman, ia berhasil melepas image lamanya. Lobo versi ini terasa seperti karakter baru sepenuhnya, lebih brutal, lebih absurd, dan jauh lebih bebas secara ekspresi.

3. Lobo Berpotensi Mencuri Perhatian Penonton di Cerita Supergirl

Lobo Supergirl 1.jpg
Lobo di Trailer Supergirl. Dok. DC

Secara cerita, Supergirl akan berfokus pada perjalanan Kara menghadapi trauma dan misi balas dendam setelah Krypto diracuni oleh Krem. Namun di tengah narasi emosional ini, kehadiran Lobo berpotensi menjadi penyeimbang dengan gaya yang lebih kacau dan tidak terduga.

Dalam trailer, Lobo tampak siap membantu (atau mungkin memperkeruh) konflik melawan Krem. Lobo bukan tipe karakter yang bertindak karena moralitas, melainkan karena kesenangan atau keuntungan pribadi.

Lebih jauh lagi, Lobo adalah karakter legendaris di komik DC sejak debutnya pada 1983. Ia dikenal sebagai pemburu bayaran terakhir dari rasnya sendiri, karena ia membantai seluruh spesiesnya. Dengan latar belakang sekelam ini, film Supergirl punya peluang besar untuk mengeksplor sisi brutal sekaligus absurd dari karakter yang sudah lama jadi favorit penggemar ini.

Supergirl tayang di bioskop dan IMAX pada 26 Juni mendatang, melanjutkan arah baru DC Studios setelah kesuksesan Superman. Disutradarai oleh Craig Gillespie dan ditulis oleh Ana Nogueira, film ini diharapkan menjadi salah satu pijakan penting dalam membangun semesta DC yang baru.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Film

See More