Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Oda Jadi Bintang Tamu Podcast One Piece Bersama Iñaki, Momen Langka!

Oda Jadi Bintang Tamu Podcast One Piece Bersama Iñaki, Momen Langka!
Podcast One Piece Inaki Godoy dan Eiichiro Oda
Intinya Sih
  • Eiichiro Oda muncul sebagai bintang tamu di podcast One Piece bersama Iñaki Godoy, menandai momen langka karena Oda jarang tampil dan berbicara panjang di media publik.
  • Percakapan santai antara Oda dan Iñaki menampilkan sisi humor keduanya, termasuk obrolan ringan tentang makanan favorit yang mencerminkan karakter dunia One Piece.
  • Oda dan Iñaki membahas proses kreatif season kedua One Piece Live Action, termasuk bagaimana karakter Luffy dikembangkan agar lebih selaras dengan versi manga dan interpretasi live action.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sebuah momen langka terjadi bagi para penggemar One Piece ketika kreatornya, Eiichiro Oda, muncul sebagai bintang tamu dalam podcast yang dipandu oleh pemeran Luffy di live action, Iñaki Godoy. Episode podcast ini dirilis di platform Netflix dan langsung menarik perhatian penggemar di seluruh dunia.

Selama ini Oda dikenal sangat jarang tampil di media, apalagi berbicara panjang dalam format santai seperti podcast. Karena itu, percakapan antara Oda dan Iñaki menjadi momen menarik yang memberi sedikit gambaran tentang pemikiran sang kreator mengenai adaptasi live action One Piece.

Berikut beberapa momen menarik dari podcast tersebut.

1. Podcast Dibuka dengan Cerita Iñaki tentang Luffy

Podcast One Piece Inaki Godoy dan Eiichiro Oda 2.jpg
Podcast One Piece Inaki Godoy dan Eiichiro Oda

Di awal podcast, Iñaki membuka percakapan dengan berbicara tentang karakter Monkey D. Luffy yang ia perankan. Ia menjelaskan bagaimana karakter tersebut selalu membuatnya terinspirasi karena sikapnya yang bebas, optimistis, dan mampu memengaruhi orang lain.

Menurutnya, Luffy bukanlah karakter yang "relevan" karena kita semua, termasuk Iñaki, ingin menjadi orang yang seperti Luffy, tapi sangat sulit karena dia sangat optimis, dia pemaaf, dan Luffy orang yang sangat ceria.

Pembukaan ini menjadi pengantar yang natural sebelum akhirnya sang kreator, Oda, ikut masuk ke dalam percakapan dan mulai berbagi pandangannya tentang karakter yang ia ciptakan lebih dari dua dekade lalu.

2. Momen langka Eiichiro Oda bicara banyak di publik, meski tentu wajahnya masih disembunyikan

Podcast One Piece Inaki Godoy dan Eiichiro Oda 1.jpg
Podcast One Piece Inaki Godoy dan Eiichiro Oda

Tentu saja podcast ini menjadi salah satu momen yang langka di dunia One Piece karena pertama kalinya kita mendengar Oda berbicara panjang dalam format podcast, mendiskusikan soal karyanya dan juga adaptasi live action-nya.

Salah satu hal yang membuat podcast ini terasa santai adalah cara percakapan mereka dimulai. Sebelum masuk ke topik serius, Iñaki dan Oda sempat bercanda dengan pertanyaan unik, jika mereka berubah menjadi makanan, mereka ingin menjadi apa.

Dengan gaya bercanda, Oda menjawab bahwa ia ingin menjadi daging yang sangat enak, yang pasti akan dimakan. Jawaban ini terasa sangat cocok dengan dunia One Piece, mengingat Luffy sendiri sangat identik dengan kecintaannya terhadap daging.

Iñaki kemudian menimpali dengan mengatakan bahwa dia mungkin akan memilih menjadi sup kacang. Menurutnya karena dia seperti sup kacang, yaitu sehat dan enak, tapi ada sisi berbahaya juga di dalamnya.

3. Diskusi Tentang One Piece Live Action Season 2

Podcast One Piece Inaki Godoy dan Eiichiro Oda.jpg
Podcast One Piece Inaki Godoy dan Eiichiro Oda

Bagian paling menarik dari podcast ini adalah ketika Oda dan Iñaki mulai membahas proses pembuatan season kedua One Piece Live Action. Oda menjelaskan bahwa pada season pertama, tim produksi masih mencoba menemukan seperti apa versi Luffy yang paling cocok dengan karakter Iñaki, terutama karena Oda masih terpaku dengan Luffy di versi manga.

Menurut Oda, ada beberapa momen di season pertama yang akhirnya terasa sangat pas dengan interpretasi Luffy versi Iñaki. Hal tersebut membuat mereka semakin percaya diri untuk melanjutkan pengembangan karakter tersebut di musim berikutnya.

Iñaki sendiri mengaku bahwa pendekatannya di season kedua sedikit berbeda. Jika pada season pertama ia masih bereksperimen untuk menemukan gaya Luffy dalam format live action, di season kedua ia justru lebih banyak kembali melihat sumber aslinya, yaitu manga. Mereka juga sama-sama mengungkapkan rasa bangga terhadap dedikasi seluruh tim produksi yang bekerja keras agar pesan dari One Piece bisa tersampaikan dengan baik.

Sebagai penutup podcast, Iñaki bertanya kepada Oda mengapa orang-orang harus membaca manga One Piece. Oda menjawab bahwa cerita tersebut sangat luas, bukan hanya dari segi dunia petualangannya, tetapi juga dari interaksi antar kru Topi Jerami dan hubungan mereka dengan orang-orang di setiap pulau yang mereka kunjungi.

Menurut Oda, banyak detail kecil dalam cerita yang ia bangun secara halus, dan semua itu menjadi bagian penting dari pengalaman membaca One Piece.

Kamu bisa saksikan podcast mereka lebih lengkapnya di One Piece: Into The Grand Line Official Podcast yang tayang di Netflix ya, ada juga episode lain di mana para aktor menceritakan soal pendapat dan pengalaman mereka selama produksi!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Ramadhan
EditorDimas Ramadhan
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More