Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Perkembangan Brook dari Kecil sampai Jadi Tengkorak di One Piece!

8 Perkembangan Brook dari Kecil sampai Jadi Tengkorak di One Piece!
Perkembangan Brook di One Piece
Intinya Sih
  • Brook tumbuh dari anak miskin di Esperia yang kehilangan keluarganya, namun tetap mempertahankan semangat dan kecintaannya pada musik sejak kecil.
  • Ia mengalami perjalanan panjang: menjadi pengawal kerajaan, menyaksikan kehancuran Esperia, lalu berlayar bersama Bajak Laut Rumbar hingga hidup sendirian selama 50 tahun sebagai tengkorak.
  • Setelah bergabung dengan kru Topi Jerami, Brook dikenal sebagai 'Soul King' dan akhirnya kembali bertemu Shuri—murid lamanya yang kini menjadi musuh di era Final Saga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Saat pertama kali muncul, banyak penggemar mengenal Brook sebagai musisi tengkorak yang selalu bercanda dan meminta melihat celana dalam wanita. Namun di balik kepribadiannya yang unik, Brook memiliki salah satu kisah hidup paling panjang dan tragis di dunia One Piece.

Dari anak miskin yang tinggal di tempat pembuangan sampah hingga menjadi anggota kru Topi Jerami, kehidupan Brook dipenuhi kehilangan, persahabatan, dan petualangan yang membentuk dirinya menjadi sosok seperti sekarang.

Berikut perjalanan hidup Brook dari masa kecil hingga era Final Saga!

Table of Content

1. Lahir dalam Kemiskinan, Tapi Tidak Pernah Kehilangan Cinta pada Musik

IMG_20260602_143825.jpg
Brook di Masa Kecilnya yang Miskin di One Piece Bab 1184

Brook lahir sekitar 90 tahun sebelum cerita utama dimulai di Kerajaan Esperia, West Blue. Masa kecilnya sangat berat karena keluarganya hidup dalam kemiskinan ekstrem.

Menurut kilas baliknya, ayah, ibu, dan adiknya meninggal akibat kelaparan. Brook akhirnya hidup sendirian dan bertahan di area pembuangan sampah Esperia.

Meski begitu, ia tidak kehilangan semangatnya. Karena tidak mampu membeli alat musik, Brook membuat sendiri instrumen sederhana dari barang-barang bekas yang ia temukan di tempat pembuangan sampah. Kecintaannya terhadap musik sudah terlihat sejak usia yang sangat muda.

2. Diangkat oleh Pangeran Reuven dan Mendapat Kesempatan Baru

Reuven dan Brook dari manga One Piece sedang bersantai di tepi pantai, memancing dan bermain musik dengan ekspresi gembira.
Reuven dan Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Kehidupan Brook berubah ketika ia bertemu Pangeran Reuven, pewaris takhta Esperia.

Persahabatan mereka berkembang dengan cepat meski berasal dari latar belakang yang sangat berbeda. Setelah Brook hampir dibunuh oleh Angkatan Laut akibat kesalahpahaman, Reuven datang menyelamatkannya.

Sejak saat itu Brook diberi tempat tinggal, disekolahkan, dan mendapat kesempatan menjalani kehidupan yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan. Di masa inilah ia juga mulai mendapat pelatihan pedang dari Candelle, sosok yang kelak menjadi Ratu Esperia.

3. Menjadi Pengawal Kerajaan dan Guru Pedang Shuri

Shuri dan Brook dari manga One Piece sedang tertawa bersama sambil memainkan alat musik dengan ekspresi ceria.
Shuri dan Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Seiring bertambah dewasa, Brook bergabung dengan pasukan kerajaan Esperia dan terus mengasah kemampuan bertarungnya.

Ia kemudian menjadi pemimpin Raider Squad dan akhirnya naik menjadi kapten Battle Convoy Esperia. Banyak teknik pedang khas Brook diketahui berasal dari masa pengabdiannya di kerajaan.

Pada periode ini, Brook juga menjadi guru bagi Putri Shuri. Ia mengajari sang putri bermain pedang, bernyanyi, dan menghabiskan banyak waktu bersamanya hingga hubungan mereka menjadi sangat dekat.

4. Menyaksikan Kehancuran Kerajaan Esperia

Adegan manga One Piece menampilkan Shuri berdiri setelah membunuh Raja Reuven di aula istana, disaksikan oleh Brook.
Momen One Piece ketika Shuri membunuh Raja Reuven, disaksikan Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Tragedi besar kemudian menghantam kehidupan Brook.

Kerajaan Esperia terlibat konflik yang berkaitan dengan Pemerintahan Dunia dan God's Knights. Candelle meninggal akibat kabut dan penyakit misterius yang melanda kerajaan.

Situasi menjadi semakin buruk ketika Shuri jatuh ke dalam pengaruh Imu dan akhirnya membunuh Raja Reuven. Setelah berbagai tragedi tersebut, Kerajaan Esperia runtuh dan menghilang dari sejarah.

Brook menjadi salah satu penyintasnya, sementara Shuri kemudian dikenal sebagai Gunko.

5. Bergabung dengan Bajak Laut Rumbar dan Bertemu Laboon

Laboon saat pertama kali berjumpa dengan kelompok Rumbar - One Piece
Laboon saat pertama kali berjumpa dengan kelompok Rumbar (Dok. Toei/One Piece)

Setelah kehilangan tanah airnya, Brook memutuskan meninggalkan masa lalunya dan berlayar sebagai bajak laut.

Ia bergabung dengan Bajak Laut Rumbar yang dipimpin Yorki, kelompok yang terkenal karena musik dan suasana persahabatan mereka. Di sinilah Brook menemukan keluarga baru setelah kehilangan begitu banyak orang penting dalam hidupnya, termasuk dengan paus Laboon yang ia sayangi.

Bersama Rumbar Pirates, Brook menjelajahi lautan dan mulai mengejar impian yang pernah ia ceritakan kepada Shuri sejak lama.

6. Mati Bersama Kru Rumbar dan Hidup Sendirian Selama 50 Tahun

Kelompok Rumbar. (Dok. Toei Animation/One Piece)
Kelompok Rumbar. (Dok. Toei Animation/One Piece)

Petualangan Rumbar Pirates berakhir tragis ketika kru tersebut terkena serangan musuh dan racun mematikan.

Sebelum meninggal, mereka memainkan lagu terakhir untuk Laboon dan merekamnya menggunakan Tone Dial. Brook pun ikut tewas bersama rekan-rekannya.

Namun karena kekuatan Buah Iblis Yomi Yomi no Mi, jiwanya kembali ke dunia. Sayangnya tubuhnya sudah berubah menjadi kerangka. Setelah itu Brook hidup sendirian di kapalnya selama sekitar 50 tahun, dalam wujud tengkorak.

7. Kehilangan Bayangan karena Moria dan Bertemu Kru Topi Jerami

IMG_20260525_112749.jpg
Brook dan Luffy saat Brook Bergabung dengan Topi Jerami di One Piece

Kesendirian Brook berlanjut hingga ia bertemu Gecko Moria.

Bayangannya dicuri dan dimasukkan ke dalam tubuh Ryuma zombie, membuat Brook tidak bisa hidup normal di bawah sinar matahari. Selama bertahun-tahun ia berusaha merebut kembali bayangannya tetapi selalu gagal.

Segalanya berubah ketika ia bertemu kru Topi Jerami. Bersama Luffy dan yang lainnya, Brook akhirnya berhasil mendapatkan kembali bayangannya dan menemukan teman-teman baru yang bersedia menerimanya apa adanya.

Brook menjadi pemain musik dari kru Topi Jerami.

8. Petualangan Bersama Topi Jerami dan Bertemu Lagi dengan Shuri

Gunko-vs-Brook.jpg
Gunko vs Brook di One Piece

Setelah bergabung dengan kru Topi Jerami, Brook mengalami banyak petualangan besar, mulai dari Sabaody, Whole Cake Island, Wano, hingga Elbaph.

Selama perjalanan itu, ia berkembang dari musisi kru menjadi salah satu anggota yang paling dapat diandalkan. Bahkan aksinya mencuri salinan Road Poneglyph Big Mom membuatnya dijuluki "Soul King" yang sesungguhnya.

Di Final Saga, masa lalu Brook akhirnya kembali menghantuinya ketika ia bertemu Gunko di Elbaph.

Sosok God's Knight tersebut ternyata adalah Shuri, murid dan sahabat lamanya dari Kerajaan Esperia. Pertemuan ini membuka kembali luka lama Brook dan menjadi salah satu konflik personal terpenting dalam perjalanan hidupnya.

Kisah Brook masih berlanjut, tapi itu perkembangannya sejauh ini. Bagaimana menurutmu?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More