Kenapa Genei Ryodan Jadi Jahat di Hunter x Hunter?

- Genei Ryodan awalnya hanyalah sekelompok anak Meteor City yang gemar membuat sulih suara film, sebelum tragedi mengubah arah hidup mereka.
- Kematian tragis Sarasa menjadi titik balik yang mengguncang kelompok itu dan menumbuhkan keinginan balas dendam di hati Chrollo.
- Chrollo memutuskan menjadi penjahat demi melindungi Meteor City dengan menebar ketakutan, sementara misteri pembunuh Sarasa masih belum terungkap.
Genei Ryodan (Phantom Troupe) adalah salah satu kelompok kriminal paling ditakuti di dunia Hunter x Hunter.
Reputasi mereka begitu mengerikan, dan kekuatan tempur anggotanya dahsyat, hingga Sylva Zoldyck pernah memperingatkan anak-anaknya untuk menjauhi kelompok tersebut.
Tapi bagaimana sebenarnya mereka bisa berubah menjadi penjahat seperti sekarang?
Mari kita bedah!
Table of Content
1. Awalnya hanya kumpulan anak penggemar film

Bab 395 hingga 397 mengungkap masa lalu yang cukup mengejutkan.
Anggota orisinal Genei Ryodan ternyata hanyalah sekumpulan anak-anak Meteor City yang berteman karena kecintaan mereka terhadap film dan video.
Mereka mengumpulkan kaset VHS bekas dari tumpukan sampah Meteor City, lalu menontonnya bersama.
Chrollo Lucilfer bahkan memiliki bakat luar biasa dalam meniru suara dan memerankan karakter. Bersama Pakunoda, Sarasa, dan teman-temannya, mereka membuat sulih suara untuk berbagai video yang mereka temukan.
Melihat bakat dan minat mereka, sulit membayangkan bahwa kelompok ini kelak akan menjadi organisasi kriminal paling ditakuti di dunia.
Dalam situasi yang berbeda, mereka mungkin saja tumbuh menjadi pekerja industri hiburan.
2. Kematian tragis Sarasa menjadi titik balik

Kehidupan mereka berubah karena satu tragedi.
Sebagai wilayah tanpa perlindungan hukum yang layak, penduduk Meteor City sering menjadi korban penculikan dan eksploitasi oleh orang luar.
Suatu hari Sarasa, salah satu sahabat terdekat Chrollo, menghilang.
Ketika akhirnya ditemukan, Sarasa sudah tewas dalam kondisi yang sangat mengenaskan.
Peristiwa ini mengubah arah hidup mayoritas anggota kelompok sahabat tersebut.
Dan yang lebih buruk, kematian Sarasa bukan sekadar pembunuhan biasa. Ada indikasi kuat bahwa kematiannya direkam sebagai bentuk hiburan bagi pelaku.
3. Chrollo memilih menjadi "villain"

Inilah bagian yang paling menarik.
Saat melihat lokasi jasad Sarasa ditemukan, Chrollo menyadari sesuatu.
Tempat itu ditata seperti sebuah panggung pertunjukan.
Ia mulai meyakini bahwa pelaku pembunuhan Sarasa kemungkinan merekam aksinya dan suatu hari akan mencoba menyebarkan rekaman tersebut kepada orang lain yang memiliki selera serupa.
Karena itu Chrollo mengambil keputusan ekstrem.
Ia ingin memperoleh pengetahuan, jaringan, dan kekuatan yang cukup besar untuk suatu hari menemukan para pelaku.
Namun tujuannya tidak berhenti di situ.
Chrollo juga ingin memastikan tidak ada lagi anak Meteor City yang bernasib seperti Sarasa.
Menurutnya, cara terbaik untuk melindungi Meteor City adalah membuat dunia kriminal takut kepada mereka.
Karena itulah Chrollo memutuskan menghabiskan hidupnya sebagai penjahat.
Ironisnya, ia sendiri sadar bahwa Sarasa kemungkinan tidak akan menyukai jalan yang ia pilih. Namun ia tetap melakukannya.
Hampir semua sahabat masa kecilnya setuju mengikuti rencana tersebut dan memilih Chrollo sebagai pemimpin mereka.
4. Sheila adalah satu-satunya yang tidak ikut

Tapi dari grup kecil Chrollo, ada satu yang tidak ikut Phantom Troupe: Sheila.
Padahal Sheila termasuk sahabat dekat Sarasa dan Chrollo.
Namun ketika Chrollo mengungkap rencananya, Sheila justru terlihat menjauh. Ekspresinya sedih, seolah memahami alasan Chrollo tetapi tidak bisa menerima jalan yang akan ditempuhnya.
Sampai sekarang, Sheila tetap menjadi salah satu tokoh paling misterius dalam keseluruhan kisah Genei Ryodan.
Terutama karena ia juga pernah bertemu Kurapika dan Pairo sebelum tragedi Suku Kurta.
5. Pembunuh Sarasa masih belum diketahui

Yang paling mengejutkan adalah misteri ini belum terpecahkan.
Meski flashback masa lalu Genei Ryodan sudah memperlihatkan asal-usul kelompok tersebut, identitas pembunuh Sarasa masih belum diungkap.
Karena flashback ini muncul di tengah Succession Contest Arc, banyak fans menduga Togashi sedang mempersiapkan pengungkapan besar.
Salah satu teori yang paling sering muncul adalah keterlibatan pihak yang saat ini berada di Black Whale.
Nama seperti Tserriednich Hui Guo Rou sering disebut karena kegemarannya mengoleksi benda-benda mengerikan dan ketertarikannya pada sisi gelap manusia.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada bukti yang benar-benar mengarah kepadanya.


















