Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

6 Hal Menarik di Jujutsu Kaisen S3 Episode 3, Tujuan Culling Game?

Tengen menjelaskan eksistensi omni-presence miliknya - Jujutsu Kaisen S3
Tengen menjelaskan eksistensi omni-presence miliknya (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)
Intinya sih...
  • Tengen mengungkapkan nama Kenjaku sebagai entitas kutukan yang berpindah dari satu wadah ke wadah lain, di mana sekarang ia menghuni tubuh Geto.
  • Tengen mengungkapkan motif sejati Kenjaku dalam Culling Game adalah evolusi paksa umat manusia dengan asimilasi antara umat manusia dan Tengen yang sudah berevolusi ke level eksistensi omni-presence.
  • Toji dijelaskan sebagai anomali penyebab kehancuran kausalitas antara Six Eyes, Tengen, dan wadah bintang plasma karena berhasil bebas sepenuhnya dari energi kutukan dan melangkah keluar dari kausalitas.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebelumnya, kita akhirnya melihat penampakan Tengen yang menyapa semua orang kecuali Yuki. Nah, di sinilah ia menjelaskan banyak hal yang selama ini jadi pertanyaan para penyihir seperti identitas musuh yang tengah mereka hadapi dan juga motif di balik terselenggaranya Culling Game.

Apa saja hal menarik yang terjadi pada episode kali ini? Berikut pembahasannya!

1. Tengen mengungkapkan nama Kenjaku

Tengen menyapa semua orang - Jujutsu Kaisen S3
Tengen menyapa semua orang (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Sebelumnya, Tengen sempat menyapa semua orang kecuali Yuki. Nah, perempuan itu tampaknya sedikit tersinggung karena diabaikan oleh makhluk tersebut. Namun, Tengen menjelaskan kalau mereka sudah pernah bertemu di masa lalu.

Nah, Tengen sendiri menjelaskan kenapa dia sempat menyegel lokasi kediamannya karena ia takut kalau ada agen yang sengaja disusupkan Kenjaku. Ia sendiri mengaku dirinya tak bisa membaca hati manusia sehingga terpaksa melakukan itu sebagai antisipasi.

Saat mendengar nama tersebut, Yuki langsung penasaran siapa itu Kenjaku. Tengen sendiri cuma menjawab kalau mereka sudah mengenalnya sebagai Kamo Noritoshi. Intinya, Kenjaku adalah entitas kutukan yang berpindah dari satu wadah ke wadah lain, di mana sekarang ia menghuni tubuh Geto.

2. Tengen mengungkapkan motif sejati Kenjaku dalam Culling Game

Tengen menjelaskan eksistensi omni-presence miliknya - Jujutsu Kaisen S3
Tengen menjelaskan eksistensi omni-presence miliknya (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Nah, ketika Yuta mengatakan kalau mereka ingin mencari tahu soal Kenjaku dan cara membebaskan Gojo, Tengen mengajukan satu permintaan, yaitu dua di antara Choso, Yuki, dan Yuta harus menetap sebagai pengawalnya.

Saat ditanya apa alasan sejatinya, Tengen menjelaskan kalau motif asli Kenjaku adalah evolusi paksa umat manusia. Untuk membuat rencana itu berhasil, ia memilih asimilasi antara umat manusia dan Tengen yang sekarang sudah berevolusi ke level eksistensi omni-presence.

Masalahnya sendiri, setiap orang punya kepribadian berbeda-beda sehingga jika ada satu saja yang lepas kendali setelah berasimiliasi dengan Tengen, maka itu sama saja dengan akhir dunia. Tak ada batasan antar individu sehingga satu perubahan kecil saja akan berdampak secara sporadis ke semua orang dalam skala global.

3. Toji dijelaskan sebagai anomali penyebab kehancuran kausalitas antara Six Eyes, Tengen, dan wadah bintang plasma

Toji, anomali kausalitas dunia jujutsu - Jujutsu Kaisen S3
Toji, anomali kausalitas dunia jujutsu (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Nah, saat Maki bertanya kenapa Tengen tinggal menolak saja proses asimilasi tersebut. Tengen menjawab harusnya ia bisa melakukan itu jika itu dirinya yang 12 tahun lalu.

Namun karena evolusinya, eksistensi Tengen sekarang lebih condong ke arah kutukan. Dengan kata lain, ia rentan berhadapan dengan Kenjaku yang memiliki akses Cursed Spirit Manipulation milik Geto.

Semua itu bisa terjadi karena ulah Toj, manusia langka dengan Heavenly Restriction tipe anugerah fisik. Pria pertama yang berhasil bebas sepenuhnya dari energi kutukan dan melangkah keluar dari kausalitas.

Menurut Tengen, aslinya dirinya, Six Eyes, dan wadah bintang plasma terikat dalam satu kausalitas sehingga ritual penggabungan selalu berhasil. Namun akibat intervensi ayah Megumi tersebut, Gojo gagal mengantarkan Riko karena gadis itu keburu terbunuh oleh Toji.

Dengan kata lain, eksistensi Toji merusak kausalitas yang selama ini terjaga.

4. Tengen menyarankan untuk mencari Hana Kurusu untuk membebaskan Gojo

Hana Kurusu, kunci kebebasan Gojo - Jujutsu Kaisen S3
Hana Kurusu, kunci kebebasan Gojo (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Setelah menjelaskan motif Kenjaku dan kenapa dirinya meminta pengawal, Tengen juga menjelaskan cara membebaskan Gojo dari Prison Realms.

Pada dasarnya, membebaskan Gojo itu perkara mudah selama para penyihir memiliki Inverted Spear of Heaven dan Black Rope, dua alat yang bisa meniadakan efek kutukan. Masalahnya, tombak tersebut sudah disingkirkan Gojo dan tali yang dulu dipakai Miguel juga sudah habis.

Oleh karena itu, Tengen menyarankan satu cara terakhir, mencari peserta Culling Game yang bernama Hana Kurusu. Penyihir bergelar The Angel yang diklaim memiliki kekuatan untuk menghapus segala jenis teknik dan efek senjata kutukan.

5. Yuji, Megumi, dan Panda direncanakan akan menemui Hakari

Yuta menjelaskan kalau Hakari lebih kuat darinya - Jujutsu Kaisen S3
Yuta menjelaskan kalau Hakari lebih kuat darinya (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Setelah pembicaraan selesai, para penyihir akhirnya berbagi tugas.

Choso dan Yuki akan tinggal menjaga Tengen. Maki sendiri akan kembali ke klan Zenin untuk mengambil senjatanya berkat posisi Megumi yang sekarang naik jadi kepala keluarga. Yuta akan maju sendirian ke Culling Game untuk mencari lebih banyak informasi.

Nah, sisanya tinggal Yuji dan Megumi yang nanti akan bergabung dengan Panda untuk merekrut Hakari.

Saat ditanya siapa Hakari, Yuta dan Maki menjelaskan kalau pria itu adalah senior mereka yang telah lama di-skors. Menurut Yuta sendiri, Hakari lebih kuat darinya pada titik tertentu.

Oleh karena itu, mereka butuh kekuatan kakak kelas mereka sebagai tambahan tenaga dalam upaya menghentikan Culling Game.

6. Penampakan pertama Fumihiko Takaba, si pelawak gagal

Takaba, si pelawak yang gagal lucu - Jujutsu Kaisen S3
Takaba, si pelawak yang gagal lucu (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Selain Hana Kurusu, kita juga akhirnya mendapat penampakan kedua peserta Culling Game.

Yah, dia adalah seorang pria yang berprofesi sebagai pelawak. Namun sayangnya, performanya di panggung sangat mengecewakan sehingga ia sampai diancam akan dipecat jika performanya tetap menyedihkan seperti sekarang.

Ia sendiri bahkan mempertanyakan apakah dirinya memang benar-benar lucu seperti yang ia sangkakan selama ini.

Pria itu sendiri adalah Fumihiko Takaba, peserta Culling Game yang nantinya akan membangkitkan teknik kutukan yang bahkan bisa berpotensi menjadi lawan tangguh Limitless.

Itulah pembahasan tentang daftar hal menarik di Jujutsu Kaisen S3 episode 3.

Bagaimana pendapat kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

Foreshadow Nasib Akhir Yuji sudah Digambarkan di Jujutsu Kaisen S3?

16 Jan 2026, 16:00 WIBAnime & Manga