5 Fakta Teknik Projection Sorcery, Tekniknya Naoya Jujutsu Kaisen!

- Projection Sorcery adalah teknik langka dari klan Zenin yang fokus pada manipulasi gerakan dan kecepatan.
- Hanya dimiliki oleh Naobito dan Naoya, teknik ini membagi satu detik menjadi 24 frame animasi untuk meningkatkan kecepatan pengguna.
- Teknik ini bisa dilawan dengan melampaui kecepatan pengguna atau menggunakan taktik jebakan untuk mengalahkannya.
Seperti yang kita tahu, klan Zenin punya banyak anggota keluarga yang memiliki teknik kutukan masing-masing. Salah satunya adalah Projection Sorcery yang sudah muncul dua kali di sekuel anime Jujutsu Kaisen, yaitu saat Naobito ikut berpartisipasi dalam insiden Shibuya dan di dua episode pertama sekuel ketiga animenya.
Apa saja fakta menarik teknik satu ini? Berikut pembahasannya!.
Table of Content
1. Salah satu teknik yang muncul di garis keturunan klan Zenin

Berbeda dengan klan lain yang umumnya hanya terspesialisasi pada satu teknik utama seperti klan Kamo dengan Blood Manipulation atau klan Gojo dengan Limitless, klan Zenin dikenal memiliki keragaman teknik dalam satu garis keturunan. Hal ini membuat mereka unggul dalam fleksibilitas dan variasi gaya bertarung, meski tidak selalu berfokus pada satu kemampuan absolut.
Selain Ten Shadows Technique yang paling diagung-agungkan dan dianggap sebagai puncak warisan klan Zenin, terdapat pula sejumlah teknik lain yang dimiliki oleh anggota keluarga tersebut. Teknik-teknik ini mungkin tidak setenar Ten Shadows, namun tetap memiliki keunikan dan daya tempur yang tinggi.
Salah satunya adalah Projection Sorcery, teknik langka yang berfokus pada manipulasi gerakan dan kecepatan. Teknik ini dikenal mampu menempatkan penggunanya dalam jajaran penyihir tercepat yang pernah ada, hanya berada di bawah Gojo Satoru, menjadikannya senjata mematikan dalam pertarungan jarak dekat maupun duel kecepatan.
2. Sejauh ini cuma dimiliki Naobito dan Naoya

Pengguna teknik ini cuma ada dua orang yang masih satu keturunan yaitu Naobito dan anaknya, Naoya.
Naobito memperlihatkan teknik itu selama di Shibuya, tepatnya saat berhadapan pertama kali dengan Dagon yang dalam mode lemahnya. Makhluk itu bahkan mengakui penyihir satu ini susah dilawan karena kecepatannya yag tak bisa dikejar dengan cara biasa.
Naoya sendiri memperlihatkannya sebanyak tiga kali, yaitu saat melawan Choso namun berakhir kalah karena ia terkena jurus Supernova dan efek racun darah Cursed Womb. Lalu saat melawan Maki selama pembantaian klan Zenin, di mana ia kalah lagi dengan satu tonjokan. Dan yang terakhir adalah saat Naoya bangkit sebagai kutukan dan ikut permainan Culling Game.
3. Cara kerjanya

Cara kerja teknik ini bisa dibilang mengambil salah satu prinsip dalam dunia animasi, frame.
Sesuai namanya, Projection Sorcery membagi satu detik menjadi 24 frame animasi dengan memakai sudut pandang penggunanya. Intinya, persepsinya mampu menelusuri rangkaian gerakan yang sudah ada dalam 24 frame tersebut dan melaksanakannya dalam tempo satu detik tersebut. Itu baru gerakan satu detiknya, jika dibayangkan dalam tempo 10 atau bahkan satu menit, pengguna mampu bergerak jauh lebih cepat dari persepsi orang lain atau kutukan sekalipun.
Di sisi lain, musuh yang melawan teknik ini juga harus mengikuti bergerak sebanyak 24 frame dalam satu detik tersebut jika sampai terkena kontak dari si pengguna. JIka sampai gagal, mereka akan membeku dalam satu frame sehingga tak bisa bergerak dan rentan terkena serangan. Teknik ini bahkan bisa menyegel pergerakan kutukan kelas spesial sekalipun seperti yang dilakukan Naobito ke Dagon.
4. Domain Expansion teknik ini adalah Time Cell Moon Palace

Sebagai teknik kutukan, tentunya Projection Sorcery juga punya Domain Expansionnya sendiri.
Namanya sendiri adalah Time Cell Moon Palace, domain yang ironisnya baru dibangkitkan Naoya setelah kematiannya, tepatnya saat ia menjadi kutukan dan masuk ke dalam permainan Culling Game. Efeknya sendiri hampir sama seperti teknik normalnya, di mana Naoya bisa memaksakan aturan 24 FPS lewat suntikan frame animasi ke leher targetnya.
Korban yang sampai kena harus mematuhi aturan pergerakan ini. JIka sampai gagal, setiap gerakan kecil darinya akan langsung menyebabkan pendarahan hebat. Tingkat presisi teknik ini dikatakan bisa menjangkau ke level sel sehingga kita bisa bayangkan seberapa besar kerusakan tubuh yang diderita karena bagian internal tubuh tak mampu mengikuti aturan 24 FPS tersebut.
Sayangnya, teknik ini tak bisa mengenali pemilik Heavenly Restriction sehingga Maki bisa bebas dari pengaruhnya.
5. Bisa dilawan dengan dua cara: melampaui kecepatan si pengguna atau memakai taktik jebakan

Meski dikenal memiliki kemampuan yang sangat hebat, Projection Sorcery tetap menyimpan sejumlah risiko bagi penggunanya. Jalur gerakan harus ditentukan sejak awal dan tidak dapat diubah di tengah eksekusi. Karena itu, lawan dengan kemampuan membaca atau memprediksi masa depan masih memiliki peluang untuk mengantisipasi dan menjegal pergerakan pengguna.
Selain itu, pengguna juga dapat ikut membeku jika lintasan gerakannya terlalu mengabaikan hukum fisika. Perlu diingat bahwa tubuh pengguna yang masih manusia memiliki batasan alami, sehingga tidak bisa sepenuhnya memaksakan potensi maksimal teknik ini tanpa konsekuensi.
Dari keterbatasan tersebut, muncul beberapa cara efektif untuk melawan pengguna Projection Sorcery. Cara pertama adalah melampaui aturan 24 FPS dengan kecepatan murni, seperti yang dilakukan Maki setelah kebangkitannya saat melawan Naoya di kediaman Zenin. Pengguna Limitless sekelas Gojo Satoru juga dapat dengan mudah mengatasi Projection Sorcery berkat perbedaan level kecepatan yang sangat jauh.
Cara kedua adalah menggunakan taktik jebakan. Choso, misalnya, mampu melihat pergerakan Naoya dengan mengonsentrasikan darah ke matanya, lalu merancang serangan Supernova. Karena Naoya terlalu fokus pada serangan langsung, ia justru terjebak dan terkena serangan ledakan darah tersebut. Selain itu, serangan tersembunyi seperti efek racun yang tidak langsung disadari juga sangat efektif untuk melumpuhkan pengguna Projection Sorcery, seperti yang terjadi saat Naoya terpapar darah beracun milik Choso.
Itulah daftar fakta menarik Projection Sorcery milik Naoya dan Naobito.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku


















