Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

5 Hal Menarik Final Trailer One Piece Netflix Season 2! Smoker?

5 Hal Menarik Final Trailer One Piece Netflix Season 2! Smoker?
Smoker. (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)
Intinya Sih
  • Netflix resmi merilis final trailer One Piece: Into the Grand Line, menandai hitungan mundur menuju perilisan Season 2 pada 10 Maret 2026.
  • Trailer menampilkan aksi epik Zoro di Whisky Peak, kemunculan Smoker yang menghadang Luffy, serta sekilas adegan misterius yang diduga Bajak Laut Rumbar.
  • Visual raksasa Brogy dan transformasi mekanis Wapol turut mencuri perhatian, memperlihatkan peningkatan kualitas efek dan karakter di adaptasi live-action ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

One Piece live-action Season 2, bertajuk One Piece: Into the Grand Line, akan tayang pada 10 Maret, tinggal sepekan lagi dari sekarang (3/3/2026).

Untuk membangun hype terakhir, Netflix merilis final trailer Season 2. Beberapa adegan memang sudah terlihat sekilas di trailer sebelumnya, tapi ada juga potongan baru yang bikin penasaran.

Apa saja yang paling mencuri perhatian?

Mari kita bahas!

1. “100 Lawan 1” – Zoro di Whisky Peak

Roronoa Zoro (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)
Roronoa Zoro (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)

Trailer dibuka dengan Roronoa Zoro memasuki bar dan mengenakan bandana hitamnya,tanda ia akan bertarung serius.

Para pemburu bayaran bersiap dengan senjata mereka. Ada yang bikin senjata dadakan dengan memecahkan botol. Mr. 9 berkata, “Kami ada 100 dan kamu hanya satu.”

Yang terjadi setelahnya? Zoro diperlihatkan menebas para pemburu bayaran.

Adegan kemudian bergeser ke momen siang hari di Whisky Peak (secara kronologis terjadi sebelumnya), ketika Usopp berkata santai, “Itu tidak akan jadi masalah.”

Kalau kamu tahu apa yang terjadi di manga, 100 orang mungkin memang belum cukup untuk satu Zoro.

Pertanyaannya tinggal satu: apakah momen legendaris itu akan terasa sama epiknya di live-action?

2. Sekilas Bajak Laut Rumbar?

Apakah ini Rumbar Pirates? (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)
Apakah ini Rumbar Pirates? (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)

Ada satu momen sangat cepat di menit 0:36.

Terlihat sekelompok bajak laut sedang bermusik di atas kapal.

Dengan kemunculan Laboon di Season 2, muncul dugaan: apakah ini Bajak Laut Rumbar?

Sebelumnya memang sudah ada foto bocoran kapal mereka, bahkan sempat beredar rumor bahwa Martial T. Batchamen akan memerankan Brook.

Kalau benar, bisa jadi kita akan mendapat momen emosional dari memori Crocus dan Laboon, sesuatu yang berpotensi jadi kejutan menyayat hati di Season 2.

3. Smoker Menghadang Luffy

Smoker. (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)
Smoker. (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)

Smoker diperlihatkan lebih jelas berinteraksi dengan Luffy.

Ia menghadang Monkey D. Luffy dan Sanji, menyatakan bahwa Pemerintah Dunia menginginkan kepala Luffy.

Luffy menanggapi santai, “Maaf, Smokey, tapi kami agak tergesa sekarang.”

Balasannya? Tinju asap Smoker menghantam dan mementalkan Luffy.

Adegan ini menegaskan bahwa ancaman Marinir di Loguetown bukan sekadar latar belakang!

Smoker sendiri harusnya di season 2-season 3 akan menggantikan peran Garp di season 1, pemburu yang dengan gigih mengejar Luffy. Mari kita nantikan sepak terjangnya.

4. Brogy yang Mengintimidasi… dan Lucu

Brogy (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)
Brogy (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)

Momen lain yang mencuri perhatian adalah ketika Brogy menjulang di hadapan Nami.

“Itu apa?” tanya seseorang.

Brogy menjawab dengan ekspresi liar namun jenaka, “Makan siang.”

Ia tampak hendak meraih Nami dan Usopp, membuat Usopp panik.

Selain adegan ini, trailer juga memperlihatkan pertarungan Brogy melawan Dorry.

Sejauh ini, para raksasa benar-benar tersaji mantap: besar, kuat, tapi tetap punya sisi humor khas One Piece.

5. Transformasi Mulut Wapol

Wapol (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)
Wapol (Dok. Netflix, Shueisha/One Piece)

Sebelumnya kita sempat melihat adegan kamera dari dalam mulut Wapol.

Di final trailer ini, ada kelanjutannya.

Mulut Wapol tampak memanjang dan membesar, lidahnya menjulur, dengan efek mekanis yang terasa detail dan solid.

Alih-alih sekadar efek CGI lunak, transformasi rahangnya terlihat seperti mekanisme mesin yang bergerak, memberi kesan lebih “berat” dan berbahaya dibanding versi manganya.

Hasilnya? Wapol terasa bukan hanya absurd, tapi juga mengancam.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More