Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Apa Jadinya Jika Mai yang Ditinggal Mati oleh Maki Jujutsu Kaisen?

Apa Jadinya Jika Mai yang Ditinggal Mati oleh Maki Jujutsu Kaisen?
Mai membisikkan kata terakhirnya ke Maki (Dok. Crunchyroll/Jujutsu Kaisen S3)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Dalam dunia jujutsu, kembar seperti Maki dan Mai dianggap satu jiwa dalam dua tubuh, sehingga perkembangan kekuatan mereka saling memengaruhi secara mendalam.
  • Mai tidak memiliki keistimewaan seperti Heavenly Restriction milik Maki; kekuatannya biasa saja dan teknik Construction-nya pun sangat terbatas.
  • Jika Maki mati lebih dulu, Mai tidak akan menjadi lebih kuat, malah terbebani secara psikologis hingga mempercepat kematiannya sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Seperti yang kita tahu, kematian Mai berhasil memicu perkembangan kekuatan Maki setelah Heavenly Restriction miliknya menjadi sempurna. Hal itu terjadi karena Mai membawa seluruh semua energi kutukannya dan mengkonversi menjadi pedang Split Soul sebelum ia menghembuskan nafas terakhir.

Namun apa jadinya jika yang terjadi adalah Maki yang mati dan Mai yang bertahan hidup? Begini pembahasannya!

Table of Content

1. Seperti yang kita tahu, pasangan kembar dianggap sebagai satu individu dalam dunia jujutsu

1. Seperti yang kita tahu, pasangan kembar dianggap sebagai satu individu dalam dunia jujutsu

maki dan zenin.jpg
Maki dan Mai Zenin. (Dok. Studio Mappa/Jujutsu Kaisen)

Dalam dunia jujutsu, keberadaan pasangan kembar sering kali dipandang sebagai pertanda buruk. Kepercayaan ini berakar dari konsep bahwa dua individu yang terlahir kembar tidak sepenuhnya dianggap sebagai entitas yang terpisah, melainkan sebagai satu kesatuan jiwa yang terbagi ke dalam dua tubuh.

Akibatnya, hubungan di antara mereka bukan sekadar ikatan darah biasa. Keduanya diyakini saling terhubung secara mendalam, baik dari segi kekuatan maupun perkembangan diri. Jika salah satu memiliki tekad kuat untuk berkembang, maka yang lain pun bisa ikut terdorong. Hal ini bisa kalian lihat pada kasus Maru dan Cross.

Namun sebaliknya, apabila salah satu dari mereka menolak untuk menjadi lebih kuat, hal itu dapat menghambat pertumbuhan pasangannya. Kasus inilah yang terjadi pada Maki dan Mai.

Karena tahu saudarinya sudah diberkahi oleh Heavenly Restriction, makanya Mai memutuskan dirinya yang harus berkorban karena ketiadaan dirinya baru bisa membebaskan Maki untuk bertambah kuat ke level Toji.

2. Masalahnya, Mai tak punya keistimewaan apapun

Maki dan Mai saat di klan Zenin ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen )
Maki dan Mai saat di klan Zenin ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen )

Keputusan Mai untuk berkorban memang tepat karena hal itu membuat Maki yang sudah punya Heavenly Restriction baru bisa bertambah kuat.

Hal itu sendiri didasarkan pada fakta ketimbang Maki, Mai bisa dibilang adalah penyihir yang secara statistik kekuatan benar-benar biasa saja. Ia memang punya energi dan teknik kutukan namun levelnya bahkan sedikit lebih lemah dari kebanyakan penyihir kelas tiga.

Ditambah lagi, Mai diketahui sering kelelahan setelah memakai teknik Construction cuma untuk membuat satu peluru.

3. Jadi kematian Maki tak serta merta membuat Mai bertambah kuat seperti pada situasi cerita utama

Mai Zenin karakter Jujutsu Kaisen (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)
Mai Zenin karakter Jujutsu Kaisen (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)

Nah, jika kematian Mai Zenin membuat Maki Zenin terbebas sepenuhnya dari energi kutukan dan mampu mencapai level Toji Fushiguro, sayangnya keuntungan tersebut tidak berlaku sebaliknya.

Apabila Maki yang mati lebih dulu, tidak akan ada perubahan signifikan pada Mai. Kapasitas energi kutukan miliknya tidak akan meningkat secara drastis. Hal ini karena sejak awal, Maki memang tidak memiliki energi kutukan dalam jumlah berarti untuk “dibagi” atau diwariskan. Dengan kata lain, tidak ada batasan yang bisa dilepaskan dari sisi Mai.

Bagi Mai, tidak pernah ada kemungkinan untuk mencapai kondisi serupa. Ia tetap bergantung pada energi kutukan sebagai sumber kekuatannya, dan tidak memiliki jalur alternatif seperti yang dimiliki Maki.

4. Yang ada, kematian Maki malah makin membebani psikologis Mai dan mempercepat kematiannya

Mai-Says-Goodbye-in-Jujutsu-Kaisen-But-Why-Tho.jpg
Maki dan Mai Zenin mati di Jujutsu Kaisen

Alih-alih memberi keuntungan untuk Mai, kematian Maki malah cuma memperburuk keadaan.

Daripada bertambah kuat, Mai malah mendapat beban psikologis baru karena harus kehilangan Maki yang memang selalu melindunginya sejak kecil. Kematian Maki sama saja dengan kehilangan separuh diri dari Mai.

Tragedi itu tentu membuat Mai cuma akan menderita secara mental dan itu malah mempercepat kematiannya. Sama seperti yang dialami Maki di masa tuanya sampai ia harus meninggal terlebih dahulu meninggalkan Yuta.

Itulah pembahasan apa jadinya jika Maki yang mati meninggalkan Mai.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More