Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Surat Cinta 100 Menit, Daftar Easter Eggs The Super Mario Galaxy Movie

Surat Cinta 100 Menit, Daftar Easter Eggs The Super Mario Galaxy Movie
Luigi dan Mario (dok. Illumination/The Super Mario Galaxy Movie)
Intinya Sih
  • Film The Super Mario Galaxy Movie menghadirkan 100 menit penuh referensi dari berbagai era game Nintendo, menjadikannya perayaan visual dan nostalgia bagi para penggemar.
  • Adegan post-credits menampilkan debut Princess Daisy dan kemunculan karakter Star Fox, memicu spekulasi tentang arah menuju proyek film crossover Super Smash Bros.
  • Kolaborasi Illumination dan Nintendo sukses menggabungkan fanservice masif dengan narasi solid, memperluas semesta Mario sekaligus membuka peluang terbentuknya Nintendo Cinematic Universe.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jika kamu mengira film pertamanya sudah cukup memanjakan mata dengan berbagai Easter eggs, maka The Super Mario Galaxy Movie akan membuat kamu berpikir ulang. Illumination dan Nintendo kali ini tidak tanggung-tanggung; mereka meluncurkan penonton ke luar angkasa dalam sebuah perayaan visual yang merangkum sejarah panjang Nintendo selama empat dekade.

Film berdurasi 100 menit ini bukan sekadar petualangan Mario mencari Rosalina, melainkan sebuah "museum digital" yang bergerak sangat cepat. Dari kemunculan pilot galaksi legendaris hingga penggunaan perangkat keras retro sebagai senjata pamungkas, setiap bingkai layar seolah-olah menyimpan rahasia yang siap meledakkan antusiasme para fans. Agar Anda tidak perlu menonton ulang berkali-kali hanya untuk menemukan detail kecil yang tersembunyi, kami telah merangkum semua hal ikonik yang muncul dalam film ini.

1. Ratusan Referensi yang Tersebar Sepanjang Film

Yoshi, Baby Luigi, Toad, Baby Mario di film The Super Mario Galaxy Movie)
Yoshi, Baby Luigi, Toad, Baby Mario (dok. Illumination/The Super Mario Galaxy Movie)

I. Pembukaan & Galaksi Rosalina

  • Princess Rosalina (Brie Larson): Muncul di awal film di sebuah planet tak bernama.
  • Buku Cerita (Storybook): Rosalina membacakan cerita sebelum tidur kepada para Luma, persis seperti mekanisme narasi di game Super Mario Galaxy 1 & 2.
  • Musik "A Wish": Skor musik Brian Tyler menyertakan melodi dari lagu tema buku cerita tersebut.
  • Suara Luma: Efek suara kicauan (chirrups) asli para Luma terdengar sepanjang adegan.
  • Megaleg: Bos raksasa berkaki tiga dari Mario Galaxy muncul, kali ini dipiloti oleh Bowser Jr.
  • Kuas Ajaib (Magic Brush): Bowser Jr. menggunakan kuas dari Super Mario Wonder.
  • Mug Kamek: Kamek membawa cangkir dengan logo wajahnya sendiri.

II. Sand Kingdom (Super Mario Odyssey)

  • Trik Mario Kart: Mario dan Luigi mengendarai motor dan melakukan trik lompatan khas Mario Kart di atas bukit pasir.
  • Tostarena: Lokasi gurun ikonik dari Super Mario Odyssey.
  • Penduduk & Musuh: Terlihat warga Tostarenans (memakai sombrero), Dry Bones, Spinys, dan Moe-Eyes (patung batu berkacamata hitam).
  • Piramida Terbalik (Inverted Pyramid): Lokasi dari game Odyssey yang dimasuki Mario Bros.
  • Musik "Koopa's Theme": Terdengar beberapa nada dari lagu ini saat mereka berada di dalam piramida.
  • Buzzy Beetle: Seekor kumbang bercangkang hitam terlihat merayap di tanah.
  • Yoshi: Karakter ini ditemukan di dalam piramida setelah telurnya menetas di New York pada film pertama.

III. Montase Yoshi di New York

  • Lagu "Hypnotize": Adegan ini diiringi lagu dari Notorious B.I.G.
  • Spike: Yoshi mencuri pizza dari Spike (karakter mandor dari film pertama).
  • Arcade Donkey Kong: Terlihat DK beraksi di atas balok baja gantung (suspended girders) seperti pada game arcade tahun 1981.
  • Francis the Dog: Anjing dari film pertama ditelan Yoshi dan dikeluarkan kembali dalam bentuk telur.

IV. Mushroom Kingdom & Persiapan

  • Kembang Api Paper Mario: Desain kembang api menggunakan gaya seni seri Paper Mario.
  • 8-Bit Bowser Piñata: Piñata berbentuk Bowser dalam grafis piksel NES.
  • Parasol Pink: Hadiah dari Mario untuk Peach. Gagangnya berbentuk hati seperti di Super Smash Bros. Brawl dan merujuk pada aksesori Peach di Super Mario RPG.
  • Sling Star (Bintang Pelontar): Luma menciptakan bintang ini dengan efek suara yang sama persis seperti di game.
  • Antarmuka Surat: Surat yang ditinggalkan Peach menampilkan wajahnya di samping teks, identik dengan pembukaan Super Mario 64 dan Super Mario Galaxy 2.
  • Star Bits: Serpihan bintang terlihat jatuh dari langit.
  • Peta Super Mario World: Meja taktik yang digunakan Mario Bros menyerupai peta dunia (overworld) di game SNES.
  • Supermassive Galaxy: Munculnya Wigglers dan Giant Goombas merujuk pada galaksi raksasa di Mario Galaxy.
  • Frog Suit & Big Bertha: Luigi menggunakan kostum katak dari Super Mario Bros. 3 untuk melawan ikan raksasa Big Bertha.
  • Castle Lifting: Bowser Jr. memotong Kastil Peach dari tanah menggunakan laser, identik dengan adegan pembuka Super Mario Galaxy.
  • Flutter Jump: Yoshi menyelamatkan Mario dan Luigi menggunakan kemampuan melayang khasnya.

V. Gateway Galaxy (Hub Transportasi)

  • Drip Drop Galaxy & Star Bunnys: Terlihat sekilas saat perjalanan di ruang angkasa.
  • Tema Gutsy Garden Galaxy: Lagu paling ikonik dari Galaxy diputar saat tiba di stasiun ini.
  • Penduduk Multiverse: Terlihat Piantas (Mario Sunshine), Whittles (makhluk kayu), Gearmos (robot), dan Ukiki Monkey (Yoshi's Island).
  • Hologram Logo N64: Muncul di langit kota bawah tanah yang bergaya Blade Runner.
  • Rocto: Musuh gurita merah terlihat di sebuah bar.
  • Lagu "Jump Up, Superstar": Lagu dari Odyssey diputar di dalam kasino berbentuk kubus.
  • Spike di Kasino: Seekor Spike terlihat sedang kalah bermain rolet.
  • Mafia Kasino: Penjahat klasik Wart, Birdo, dan Mouser muncul sebagai bos gangster.
  • Ninjis: Pasukan ninja kecil yang melawan Peach dan Toad.
  • Peach Bomber: Gerakan serangan pinggul Peach dari seri Smash Bros.
  • Penguin Suit: Toad menggunakan kekuatan kostum pinguin.
  • Space Junk Galaxy: Nama galaksi tujuan tempat Rosalina diculik.

VI. Honeyhive Galaxy & Meja Informasi

  • Queen Bee & Honey Bees: Pemimpin galaksi lebah yang ditemui Mario.
  • R.O.B. (Robotic Operating Buddy): Robot ikonik Nintendo yang menjaga meja informasi di Gateway Galaxy.
  • Font Mario Party: Angka-angka di stasiun menggunakan font yang sama dengan dadu Mario Party.
  • Lakitu: Terlihat sedang mengatur lalu lintas penerbangan.
  • Pikmin: Sekelompok Pikmin terlihat mendarat menggunakan roket kecil.
  • POW Blocks: Terlihat sedang diangkut sebagai barang kargo.
  • Bubblainian: Seekor siput (penduduk dari Cascade Kingdom/Odyssey) yang menolak memberi tumpangan.

VII. Star Fox & Cascade Kingdom

  • Fox McCloud (Glen Powell): Pilot Arwing yang memberikan tumpangan.
  • Star Fox Team: Lewat adegan backstory 2D, muncul Falco Lombardi, Peppy Hare, dan Slippy Toad.
  • Meme Slippy: Gambar Slippy di layar komunikasi muncul sesaat (referensi Star Fox 64).
  • Smash Bros Face-off: Mario dan Fox saling menatap tajam seperti adegan pembuka pertarungan Smash Bros.
  • Arwing Moves: Fox melakukan manuver U-turn dan Barrel Roll.
  • "Do a barrel roll!": Kutipan legendaris ini diucapkan oleh Toad.
  • Super Scope 6: Bowser Jr. menggunakan bazooka yang modelnya adalah light gun SNES.
  • Baby Mario & Baby Luigi: Tembakan Super Scope mengubah Mario dan Luigi menjadi bayi.
  • Cascade Kingdom & T-Rex: Planet tempat mereka jatuh memiliki T-Rex yang tertidur dari game Odyssey.
  • Xilofon Gigi: Baby Mario memainkan melodi tema Mario menggunakan giginya.

VIII. Pertarungan Akhir di Planet Bowser

  • Comet Observatory: Kapal induk Rosalina digunakan untuk mencapai Planet Bowser.
  • Funfair Bowser: Berisi wahana bertema King Boo.
  • Clown Car: Kendaraan terbang yang digunakan Bowser dan Bowser Jr.
  • "Rainbow Road of Life": Kutipan dalam pidato Bowser.
  • Interface Mario Maker: Bowser Jr. menjebak Mario dalam lintasan yang tampilannya seperti menu editor Super Mario Maker, lengkap dengan rintangan Fire Bars.
  • Jingle Stage Complete: Berbunyi saat Mario melewati jebakan.
  • World 8-4 Bridge: Pertarungan di atas jembatan tali di atas lava, rekreasi dari game NES original.
  • Pixelated Fall: Layar digital Bowser Jr. menampilkan rekreasi piksel saat Bowser jatuh ke lava.
  • Terminator 2: Referensi tangan Bowser yang tenggelam di lava.
  • Dry Bowser: Versi tengkorak Bowser yang bangkit dari lava.
  • Power-Ups Akhir: Digunakan Drill Form, Cloud, Balloon, dan Red Star.
  • Mr. Game & Watch: Luigi melukis karakter ini (dalam gaya 2D dan frame-rate rendah) untuk mengalahkan Bowser.

IX. Epilog & Credits

  • Model SNES: Saat membangun kembali kastil, karakter ditampilkan dalam grafis poligon rendah era SNES.
  • Cape Feather: Mario menggunakan bulu jubah dari Super Mario World untuk terbang ke puncak kastil.
  • Raising the Flag: Adegan Mario mengibarkan bendera di puncak tiang.
  • Papercraft Credits: Kredit film menggunakan gaya seni kertas Paper Mario.
  • NES Controller: Terlihat karakter memegang kontroler NES asli di bagian kredit.
  • Mid-Credits: Lumalee (Luma nihilistik) muncul kembali sebagai penjaga penjara.
  • Post-Credits: Debut Princess Daisy yang sedang mengambil barang dari monyet Ukiki.

2. Teaser Film Ketiga dan Sinyal Super Smash Bros.

Princess Daisy di film The Super Mario Galaxy Movie
Princess Daisy (dok. Illumination/The Super Mario Galaxy Movie)

Meskipun fokus utama saat ini adalah petualangan galaksi, Jack Black telah membocorkan bahwa The Super Mario Movie 3 sedang dalam pengerjaan, dengan adegan post-credits yang menampilkan debut Princess Daisy (mengambil kembali barang dari monyet Ukiki) sebagai petunjuk besar bahwa sekuel berikutnya mungkin akan mengeksplorasi Sarasaland. Lebih jauh lagi, kehadiran Fox McCloud serta berbagai koreografi pertarungan yang sangat mirip dengan game fighting di film ini memperkuat spekulasi global bahwa Nintendo tengah membangun fondasi menuju proyek crossover masif, yakni film Super Smash Bros. di masa depan.

Aktor Jack Black (pengisi suara Bowser) sempat memberikan petunjuk dalam sebuah wawancara bahwa ia menduga film ketiga mungkin akan mengeksplorasi tema yang lebih luas, seperti musuh baru yang lebih kuat dari Bowser. Namun, ia tidak memberikan detail spesifik mengenai adegan pembukaannya.

Belum ada tanggal rilis resmi untuk film ketiga. Mengingat jeda antara film pertama (2023) dan film kedua (2026) adalah tiga tahun, perkiraan paling masuk akal untuk The Super Mario Bros. Movie 3 adalah sekitar tahun 2029.

3. Kesimpulan: Fanservice yang Banyak Banget Sampai Bikin Gumoh

R.O.B di film The Super Mario Galaxy Movie
R.O.B (dok. Illumination/The Super Mario Galaxy Movie)

Pada akhirnya, The Super Mario Galaxy Movie membuktikan bahwa kolaborasi antara Illumination dan Nintendo telah menemukan ritme yang sempurna dalam bercerita sekaligus memberikan penghormatan pada akar sejarah mereka. Segudang referensi yang kita temukan, mulai dari era NES yang sangat piksel hingga mekanik modern dari konsol Switch bukanlah sekadar pajangan, melainkan fondasi kuat yang membangun semesta ini menjadi lebih luas dan menjanjikan.

Daftar di atas hanyalah bukti kecil betapa detailnya tim produksi dalam meramu nostalgia menjadi tontonan yang segar. Dengan kemunculan karakter-karakter di luar dunia Mario, film ini seolah memberikan sinyal kuat bahwa "Nintendo Cinematic Universe" baru saja dimulai. Jadi, apakah Anda berhasil menangkap detail lain yang mungkin terlewat dari daftar kami? Satu hal yang pasti: satu kali menonton jelas tidak akan pernah cukup untuk menyerap semua keajaiban yang ditawarkan oleh galaksi ini!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Film

See More