6 Tindak Kriminal yang Pernah Dilakukan Kelompok Topi Jerami One Piece

Meski jarang membajak, si Luffy tetap pernah melanggar hukum

one piece - impel down luffy lari_200509112333.jpg

Topi Jerami One Piece itu kelompok yang sebenarnya unik. Di kalangan fan, mereka terkenal sebagai bajak laut yang tak pernah membajak. 

Tapi itu bukan berarti Topi Jerami tak pernah melakukan tindak kriminal. Ada beberapa aksi mereka yang bisa tergolong tindak kriminal lho! Baik menurut hukum dunia One Piece, maupun menurut hukum dunia nyata. 

1. Menyerang pihak berwajib

luffy haoshoku haki marinefordonepiece.fandom.com

Berhubung kelompok Topi Jerami itu diburu Angkatan Laut, tak jarang Luffy dan kawan-kawan harus menyerang pihak berwajib.

Sejauh ini, Luffy dan kawan-kawan pernah menyerang prajurit dari pangkat rendah hingga perwira. 

Selain itu, berhubung Shichibukai juga adalah bajak laut yang bergerak di bawah otoritas dari Pemerintah Dunia, setiap Luffy menghajar Crocodile, Moria, dan Doflamingo juga ia sebenarnya terhitung melakukan aksi kriminal.

Baca Juga: [Teori] Apakah Roger Ahli Pedang Terhebat One Piece Sebelum Mihawk?

2. Membakar bendera Pemerintah Dunia

usopp shoot flagToei Animation/One Piece

Dalam salah satu aksi paling keren Usopp, dia menuruti perintah Luffy untuk membakar bendera Pemerintah Dunia di Enies Lobby. 

Aksi ini dianggap sebagai pernyataan perang pada Pemerintah Dunia, tapi Luffy tak peduli. 

3. Menyerang Tenryuubito

Saint Charloscrunchyroll.com/One Piece

Mengingat betapa keinya mereka, Tenryuubito memang patut diserang. Sangat memuaskan ketika Luffy menghajar Saint Charlos.

Masalahnya, menyerang Tenryuubito itu dianggap sebagai kejahatan luar biasa. Sekedar menyerang mereka akan membuat Angkatan Laut mengirim laksamana untuk menyelesaikan perkara.

Topi Jerami sampai nyaris tidak selamat dari Sabaody, kalau saja Kuma tidak menyelamatkan mereka. 

4. Masuk dan membuat onar di daerah terlarang

captionfilmspell.com

Kalau ada pihak berwenang yang membuat masalah, Luffy dan kawan-kawan tidak takut untuk mengincar mereka.

Ini terlihat terutama di alur Enies Lobby, di mana Luffy dan kawan-kawan menyerang wilayah tersebut untuk mendapatkan kembali Robin.

Saat di Marineford juga Luffy masuk dan membuat kekacauan di wilayah tersebut bisa dihitung sebagai tindak kriminal ini. 

5. Membobol penjara

one piece - impel down luffy rush_200509112335.jpgtwitter.com/onepiecescreens

Aksi yang ini dilakukan Luffy seorang diri.

Dia masuk ke Impel Down lalu membuat kekacauan di penjara itu, yang dimanfaatkan oleh tahanan seperti Mr. 1, Crocodile, dan banyak nama lain untuk melarikan diri. 

6. Menggulingkan raja

one piece - wapolonepiece-treasurecruise.com

Sebenarnya, raja atau penguasa yang digulingkan Luffy sebenarnya memang raja-raja bermasalah.

Tapi ini memang tetap bisa dianggap melanggar hukum.

Penguasa tidak beres yang dibantu disingkirkan Luffy antara lain adalah Wapol. Saat Luffy menerbangkan Wapol dari Drum Kingdom, sebenarnya Wapol masih bisa dianggap raja resmi negeri itu.

Kemudian ada juga Doflamingo, yang kekuasaannya di Dressrosa sempat diakui karena dia adalah Shichibukai

Itulah enam tindak kriminal yang pernah dilakukan Topi Jerami di One Piece.

Uniknya, dengan aksi seperti membakar bendera Pemerintah Dunia dan membantu menggulingkan penguasa lalim seperti Wapol dan Doflamingo, ketimbang bajak laut Topi Jerami malah terasa seperti Pasukan Revolusioner.

Darah Dragon memang mengalir di dalam diri Luffy ya.

Gimana menurut kamu? Ada lagikah tindak kriminal yang dilakukan Topi Jerami? 

Baca Juga: [Teori] Apa yang Terjadi Kalau Enel Jadi Bajak Laut di One Piece?

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU