Perkembangan Karakter Nobara Kugisaki Jujutsu Kaisen, Jadi Nenek?

- Nobara memiliki masa kecil yang keras kepala dan berteman dengan Saori, yang membuatnya berambisi pergi dari desa untuk hidup di Tokyo.
- Setelah SMA, Nobara pergi ke sekolah jujutsu dan menghabiskan waktu bersama teman-temannya dalam keseharian dan misi jujutsu.
- Nobara bertarung melawan Mahito dalam Insiden Shibuya, hampir tewas namun berhasil menyarangkan teknik kutukannya ke jari Sukuna.
Selain Yuji dan Megumi, perkembangan karakter Nobara dari Jujutsu Kaisen juga layak untuk diikuti. Dari awalnya yang merupakan gadis dari keluarga biasa, ia sekarang jadi salah satu sosok yang cukup diperhitungkan di dunia jujutsu masa depan. Bahkan saat pemerintah mencoba mencari Yuji, mereka selalu memutuskan untuk menemui Nobara selaku teman dekatnya dulu.
Bagaimana perkembangan karakter Nobara dari awal cerita sampai di kisah baru versi Modulo? Berikut pembahasannya!
1. Saat kecil, Nobara punya teman masa kecil yang bernama Saori

Saat masih duduk di kelas satu SD, Nobara sudah dikenal sebagai anak yang keras kepala. Ia berteman dekat dengan Fumi dan hampir setiap hari menghabiskan waktu bermain gim bersama, bahkan kerap saling menukar tas ransel. Suatu ketika, setelah tasnya dikembalikan, Nobara justru menendangnya sendiri karena menganggapnya memalukan. Sikap temperamentalnya juga terlihat saat ia tanpa ragu menghajar dua bocah lelaki hanya demi merebut seutas tali lompat.
Perubahan besar terjadi ketika Nobara dan Fumi bertemu Saori, seorang gadis asal Tokyo yang baru pindah ke desa mereka. Nobara langsung mengagumi Saori yang terasa “berbeda” dari orang-orang desa. Saori pun menjadi teman dekat mereka, sering memperkenalkan camilan dan kebiasaan baru yang belum pernah Nobara kenal sebelumnya. Namun, alih-alih diterima, keluarga Saori justru dikucilkan oleh para warga desa tanpa alasan yang jelas.
Perlakuan sempit dan penuh kebencian itu membuat Nobara muak. Ia tak pernah sekalipun meninggalkan Saori, dan justru dari peristiwa inilah tumbuh tekadnya untuk pergi dari desa tersebut. Kebencian warga terhadap hal yang berbeda menjadi alasan utama Nobara berambisi meninggalkan kampung halamannya agar bisa hidup di Tokyo.
2. Saat menginjak usia SMA, Nobara memutuskan pergi ke Tokyo dan masuk ke sekolah jujutsu

Mimpi Nobara akhirnya tercapai ketika ia akhirnya bisa pergi ke sekolah jujutsu di tahun pertamanya.
Ia sendiri berangkat sendirian ke stasiun Harajuku, tempat di mana Gojo, Megumi, dan Yuji menunggunya. Setelah bertemu dan saling bertukar nama, Yuji dan Nobara dibawa Gojo ke sebuah gedung yang diduga menjadi tempat kutukan menyandera seorang anak.
Yah, rupanya sang guru mencoba menguji Yuji dan Nobara dalam misi perdana mereka.
Setelah dinyatakan lolos, Nobara menghabiskan waktu bersama dua temannya tersebut dalam keseharian dan juga dalam sejumlah misi jujutsu.
3. Gara-gara Mahito, Nobara sempat absen lama dari dunia jujutsu

Perubahan nasib Nobara benar-benar dimulai saat Insiden Shibuya. Dalam kekacauan itu, ia bertarung bahu-membahu dengan Yuji melawan Mahito, memanfaatkan teknik Straw Doll yang mampu menyerang jiwa sang kutukan secara langsung. Strategi mereka sempat menekan Mahito, namun celah kecil berujung petaka.
Nobara lengah ketika Mahito berhasil menyentuh wajahnya. Seketika, efek Idle Transfiguration aktif dan menghancurkan rongga mata Nobara dari dalam. Tubuhnya langsung terhempas dan tak sadarkan diri, sebuah kondisi yang pada saat itu membuat kematiannya terasa nyaris tak terelakkan.
Insiden tersebut menghantam mental Yuji dengan keras. Melihat rekan seperjuangannya tumbang di depan mata membuatnya hampir kehilangan semangat bertarung. Situasi baru berbalik ketika Todo muncul tepat waktu, memberi dorongan moral yang krusial dan memaksa Yuji kembali berdiri untuk melanjutkan pertarungan melawan Mahito.
4. Nobara jadi salah satu MVP akhir cerita karena sukses menyarangkan teknik kutukannya ke jari Sukuna

Untungnya, Nobara ternyata tidak benar-benar tewas saat Insiden Shibuya.
Kondisinya sengaja dirahasiakan oleh pihak penyihir, dengan Todo dan Mei Mei menjadi dua sosok yang mengetahui situasi sebenarnya. Alasannya sederhana namun krusial: jika Yuji mengetahui Nobara masih hidup, ada kemungkinan Sukuna juga akan menyadarinya. Hal itu berisiko menggagalkan rencana besar yang tengah disusun, terutama terkait serangan balik terhadap Raja Kutukan tersebut. Karena itu, keberadaan Nobara benar-benar disembunyikan hingga waktu yang tepat.
Dan momen itu akhirnya tiba pada pertarungan puncak antara Yuji dan Sukuna.
Di saat situasi tampak paling genting, Nobara kembali muncul dan langsung memainkan peran kunci. Melalui teknik kutukannya, ia menyerang jiwa Sukuna dengan memanfaatkan jari kutukan terakhir yang selama ini disimpan oleh pihak penyihir. Serangan itu membuka celah fatal, memberi Yuji kesempatan emas untuk melancarkan Black Flash terkuatnya. Pukulan tersebut menjadi titik balik, berhasil memisahkan Sukuna dari tubuh Megumi dan menandai kontribusi krusial Nobara dalam mengakhiri konflik terbesar itu.
5. Di Jujutsu Kaisen Modulo, Nobara hidup damai sebagai perempuan tua yang menghabiskan waktu bersama kucingnya

Tak seperti hidup Yuji yang terbilang tragis karena telah menjadi makhluk abadi atau Megumi yang bahkan tak diketahui rimbanya, Nobara memiliki nasib yang terbilang cukup bagus.
Ia sekarang menghabiskan masa tuanya di sebuah apartemen mewah bersama kucing kesayangannya tanpa terlibat langsung dengan dunia jujutsu. Walau usianya sudah terbilang senja, daya ingat Nobara masih sangat kuat terutama menyangkut soal teman-temannya.
Perempuan itu juga sekarang menjadi tokoh jujutsu yang cukup dihormati. Jika pemerintah membutuhkan informasi terkait Yuji yang sekarang diakui sebagai penyihir terkuat, Nobara lah yang sering jadi rujukan karena hanya ia yang sekarang kenal luar dalam teman lamanya tersebut.
Itulah perkembangan karakter Nobara Jujutsu Kaisen dari kecil sampai jadi nenek-nenek.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku


















