Bisakah Genos Dibebaskan dari Pengaruh Kuseno One Punch Man Webcomic?

- Genos mengalami malfungsi saat konfrontasi dengan Bofoi
- Genos bisa dibebaskan jika Bofoi dan Child Emperor bekerjasama
- Pukulan Saitama bisa membersihkan pengaruh jahat pada seseorang
Situasi Genos mulai memasuki titik terendah di versi webcomic-nya. Ia harus menghadapi kebenaran dari Bofoi bahwa selama ini Kuseno telah bersandiwara di belakangnya. Hal itu semakin diperparah oleh ulah seseorang yang kuat dugaan adalah Kuseno sendiri yang mencoba membajak kesadaran Demon Cyborg ini.
Kira-kira bisakah Genos bebas dari situasi tersebut?
1. Saat konfrontasi dengan Bofoi, Genos mendadak menggila seolah dikendalikan seseorang

Kejadian ini bermula saat Genos mengonfrontasi Bofoi, sosok yang ia yakini sebagai dalang di balik kematian Dr. Kuseno yang selama ini dianggap sebagai keluarga sendiri.
Namun dalam webcomic One Punch Man bab 156, Bofoi justru mengungkap kebenaran sebaliknya. Ia menyatakan bahwa Kuseno-lah yang selama ini patut dicurigai, karena diduga telah memanipulasi ingatan Genos dan sengaja mengarahkan amarahnya agar selalu tertuju pada Bofoi. Dia juga diduga kuat merupakan orang yang berada di belakang The Organization, kelompok robot cerdas yang menamakan diri mereka Machine God yang sekarang sibuk menginvasi umat manusia.
Saat Bofoi menegaskan bahwa Genos sebenarnya tidak mengetahui apa pun tentang jati diri asli Kuseno, sistem cyborg itu langsung mengalami malfungsi. Kesadarannya terguncang, seolah ada program tersembunyi yang mengambil alih, dan amukannya pun meledak bukan lagi karena emosi, melainkan akibat pembajakan dari dalam.
2. Sebenarnya Genos bisa dibebaskan jika Bofoi dan Child Emperor bisa bekerjasama

Begitu Genos mengamuk, cyborg itu segera menjauh ke luar, seolah sisa-sisa kewarasannya masih berusaha menariknya pergi sebelum kedua tangannya kembali menumpahkan darah.
Mengingat kondisinya kini benar-benar di luar kendali, satu-satunya harapan tersisa adalah kerja sama antara Bofoi dan Child Emperor, dua sosok yang paling memahami seluk-beluk teknologi. Meski ada dugaan kuat bahwa Kuseno berhasil mengendalikan Genos dan memaksanya berbalik melawan kedua hero tersebut, Bofoi dan Child Emperor seharusnya tetap bisa menemukan titik temu.
Dengan menggabungkan kejeniusaan Bofoi dan teknologi khas Child Emperor yang unggul dalam misi infiltrasi, mereka berpeluang mengirim robot-robot mini untuk melakukan peretasan balik pada otak Genos, sebelum cyborg itu sempat membunuh manusia tak berdosa.
3. Jangan lupa, pukulan Saitama seolah bersifat membersihkan pengaruh jahat pada seseorang sehingga bisa jadi Genos sadar kalau kena tonjok

Jika upaya Bofoi dan Child Emperor masih menemui jalan buntu, setidaknya masih ada Saitama. Ada kemungkinan Genos justru menuju lokasi sang guru, seolah mencari kematian sebelum tubuhnya sepenuhnya dikuasai dan dipakai untuk membawa kehancuran bagi masyarakat.
Lagipula, pukulan Saitama tidak melulu bersifat destruktif. Dalam manga versi Murata, tinjunya terbukti mampu “memurnikan” seseorang dari pengaruh jahat, baik secara biologis maupun mental. Garou dan Empty Void adalah contohnya, keduanya berhasil lepas dari cuci otak God setelah menerima bogem Saitama.
Dengan pola tersebut, bukan hal mustahil Genos bisa kembali sadar setelah terkena pukulan sang guru, layaknya perangkat elektronik yang kembali normal setelah ditepuk beberapa kali.
Itulah pembahasan teori tentang bagaimana Genos bisa pulih dari cuci otak seseorang di bab 156.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku


















