Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

5 Buah Iblis yang Mungkin Kurohige Persiapkan untuk Melawan Imu

Blackbeard menggunakan Gura Gura no Mi. (dok. Toei Animation/One Piece)
Blackbeard menggunakan Gura Gura no Mi. (dok. Toei Animation/One Piece)
Intinya sih...
  • Yami Yami no Mi adalah kunci untuk melawan Imu karena bisa meniadakan kekuatan Buah Iblis lain dan mungkin merupakan satu-satunya buah yang bisa mengalahkan Imu.
  • Gura Gura no Mi adalah alat untuk meruntuhkan fondasi dunia Tenryuubito, sedangkan Wapu Wapu no Mi memungkinkan Kurohige menembus pertahanan Mary Geoise dengan mudah.
  • Kyubi no Kitsune dan Shima Shima no Mi masing-masing memberikan kemampuan infiltrasi dan penghancuran dari dalam yang dapat membantu Kurohige menemukan serta melawan Imu.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Elbaph arc mengungkap flashback penuh Insiden God Valley, dan kita akhirnya tahu bahwa diam-diam Marshall D. Teach kecil pun korban dari insiden itu.

Tapi yang menarik perhatian saya adalah ucapan Eris, istri Rocks, ketika Rocks yang diubah Imu menjadi iblis memburu dia dan anaknya. "Jadi kamu kalah!! Maafkan aku, Sayang! Kamu harus menghadapinya untuk menyelamatkan kami tapi itu terlalu cepat ya?!"

Kita tahu kalau 56 yang lalu Rocks pernah bertemu Imu langsung di Mary Geoise, tapi memutuskan tidak melawannya saat itu. Dari dialog di atas kita tahu kalau Eris bisa jadi tahu soal Imu juga. Mungkin Rocks pernah bercerita soal dia.

Dan berhubung Eris dan Teach ditolong Kuma, mungkinkah sang ibu sempat mengajarkan Teach soal bahaya Imu? Mungkinkah ada Buah Iblis-Buah Iblis yang Kurohige persiapkan untuk melawan Imu?

Ini kemungkinannya!

1. Yami Yami no Mi

Kurohige, anak Rocks D Xebec, mengincar Yami Yami no Mi (dok. Toei Animation/One Piece)
Kurohige, anak Rocks D Xebec, mengincar Yami Yami no Mi (dok. Toei Animation/One Piece)

Perlu diperhatikan satu fakta penting: Kurohige baru benar-benar memulai rencananya setelah ia merebut Yami Yami no Mi dari Thatch, buah yang secara kebetulan (atau takdir) ditemukan lebih dulu oleh rekannya sendiri.

Di Pulau Banaro, Teach bahkan secara terang-terangan mengakui kepada Ace bahwa jika ia tidak menemukan Yami Yami no Mi, ia akan menyerah saja suatu hari. Pengakuan ini krusial. Artinya, seluruh ambisi Kurohige (Yonko, perang, perebutan kekuatan) bergantung pada satu buah ini.

Jika kita tarik ke teori sebelumnya, ini jadi masuk akal.

Apabila Eris sempat memberi tahu Teach kecil tentang Imu, tentang entitas di puncak dunia yang tidak bisa dilawan dengan cara biasa dan bahkan pernah mengubah ayahnya jadi iblis, maka masuk akal jika Teach merasa ia membutuhkan kekuatan yang bisa meniadakan hukum dunia itu sendiri. Dan Yami Yami no Mi adalah satu-satunya Buah Iblis yang secara eksplisit memiliki kemampuan tersebut.

Berbeda dengan Buah Iblis lain, Yami Yami no Mi meniadakan kekuatan Buah Iblis lain melalui kontak langsung.

Jika kekuatan Imu (yang tampak seperti dark magic) bersumber dari Buah Iblis atau sistem yang sejenis, maka implikasinya mengerikan. Begitu Teach menyentuh Imu, semua keajaiban itu berpotensi runtuh, meski hanya sesaat.

Bayangkan dampaknya: kontrak Imu dengan Gorosei atau Kesatria Dewa melemah, regenerasi terhenti, kendali absolutnya goyah dalam satu momen krusial.

Satu sentuhan mungkin tidak cukup untuk mengalahkan Imu. Namun dalam pertempuran tingkat dewa, satu celah sesaat saja bisa menentukan segalanya.

2. Gura Gura no Mi

Blackbeard menggunakan Gura Gura no Mi. (dok. Toei Animation/One Piece)
Blackbeard menggunakan Gura Gura no Mi. (dok. Toei Animation/One Piece)

Sekilas Kurohige mungkin terasa mengincar Gura Gura no Mi karena itu salah satu Paramecia paling destruktif. Dia juga seharusnya sangat akrab dengan buah itu berhubung dia puluhan tahun di Bajak Laut Shirohige.

Bahkan Imu pun bisa dalam bahaya kalau kekuatannya dilumpuhkan sesaat lalu Kurohige mengguncangnya dengan tinju gempa.

Masalahnya? Menyerbu Mary Geoise secara langsung adalah mimpi buruk. Benteng alami di puncak dunia, dijaga Kesatria Dewa, Gorosei, dan entah apa lagi yang belum kita lihat. Bahkan tidak ada jaminan bahwa sosok Imu yang selama ini muncul di hadapan kita adalah tubuh aslinya.

Tapi dengan Gura Gura no Mi, Kurohige tidak perlu menaklukkan benteng itu.

Ia hanya perlu menghancurkan fondasinya.

Red Line bukan sekadar tembok raksasa, ia adalah tulang punggung geografis kekuasaan Tenryuubito. Mary Geoise berdiri di atasnya, bukan karena kebetulan, melainkan karena posisi itu sendiri adalah simbol supremasi... dan aman dari banjir yang semakin menenggelamkan dunia One Piece.

Dengan kekuatan gempa Shirohige, Teach secara teoritis bisa: mengguncang Red Line, meretakkannya, atau bahkan menghancurkannya secara fisik.

Dan jika itu terjadi, maka konsekuensinya brutal dan instan: Tenryuubito kehilangan tanah suci mereka. Mary Geoise runtuh. Dan Imu, entah di mana pun ia bersembunyi di dalam Mary Geoise, dipaksa turun ke dunia yang selama ini ia kendalikan dari ketinggian.

Jika Yami Yami no Mi adalah kunci untuk menyentuh Imu, maka Gura Gura no Mi adalah alat untuk menjatuhkan singgasananya.

3. Wapu Wapu no Mi (diberikan ke Van Augur)

Wapu Wapu no Mi praktis untuk mudik ala One Piece
Wapu Wapu no Mi praktis untuk mudik ala One Piece

Van Augur sang sniper diberi kekuatan baru: Wapu Wapu no Mi. Ini kekuatannya sangat simpel: Van Augur dan rekannya bisa berteleportasi.

Tapi yang menarik?

Jika dipikir lebih jauh, ini adalah salah satu kemampuan yang paling ideal untuk menembus pertahanan alami Mary Geoise: Red Line yang menjulang tinggi.

Dalam skenario normal, siapa pun yang ingin mencapai Mary Geoise harus mendaki Red Line atau menggunakan Bondola.

Semua opsi itu lambat. Terprediksi. Dan mudah digagalkan.

Namun dengan Wapu Wapu no Mi, semua aturan itu runtuh.

Van Augur tidak perlu membuka jalur. Ia tidak perlu menaklukkan pertahanan. Ia cukup memindahkan kaptennya langsung ke atas.

Jika Yami Yami no Mi adalah kunci untuk melumpuhkan Imu, dan Gura Gura no Mi adalah alat untuk meruntuhkan fondasi dunia mereka, maka Wapu Wapu no Mi adalah cara untuk sampai ke Mary Geoise dengan mudah.

4. Inu Inu no Mi, Model: Kyubi no Kitsune (Buah Catarina Devon)

Devon One Piece
Catarina Devon One Piece (dok. Toei Animation/One Piece)

Kalau buah yang ini sejak awal dimiliki Catarina Devon.

Dari yang kita lihat, Devon bisa berubah sempurna menjadi orang lain, seperti Absalom. Mirip Mane Mane no Mi punya Mr. 2.

Yang membuat situasinya semakin mencurigakan adalah peristiwa di Egghead arc.

Devon secara misterius menyentuh kaki Jaygarcia Saturn, lalu pergi begitu saja dari medan konflik. Kita tahu bahwa Saturn kemudian tewas, namun pertanyaan kuncinya: apakah kematian itu sudah diketahui publik? Atau bahkan oleh seluruh struktur Pemerintah Dunia di luar Gorosei?

Jika tidak, implikasinya mengerikan.

Bayangkan jika “Saturn” tiba-tiba muncul di fasilitas penting Pemerintah Dunia, di jalur Bondola Red Line, atau di pusat komando Angkatan Laut.

Siapa yang berani menghentikan seorang Gorosei?

Dalam sistem yang dibangun di atas kepatuhan absolut, identitas adalah senjata. Dan Catarina Devon memegang senjata itu dengan sempurna. Ia tidak perlu menghancurkan benteng, ia bisa membukanya dari dalam, hanya dengan berjalan melewati pintu yang tak seorang pun berani jaga.

Dari titik ini, masuk akal untuk mencurigai bahwa Devon tidak direkrut Kurohige hanya karena ia berhasil bertahan dalam battle royale berdarah di Level 6 Impel Down. Kemampuannya terlalu pas, terlalu spesifik, dan terlalu strategis untuk kebetulan belaka.

Jika Yami Yami no Mi melumpuhkan kekuatan, Gura Gura no Mi meruntuhkan fondasi, Wapu Wapu no Mi menembus pertahanan, maka Kyubi no Kitsune adalah kunci infiltrasi, senjata yang menyerang sistem dari dalam tanpa satu dentuman pun.

5. Shima Shima no Mi (Buah Avalo Pizarro)

kekuatan Avalo Pizarro (dok. Toei Animation/One Piece)
kekuatan Avalo Pizarro (dok. Toei Animation/One Piece)

Avalo Pizarro punya Shima Shima no Mi, yang terasa seperti upgrade dari Ishi ishi no Mi punya Pica. Bayangkan, Pizarro bisa menyatu dan mengendalikan seluruh pulau!

Ini membangkitkan implikasi menarik jika Pizarro dibawa ke Red Line.

Bagaimana jika Red Line juga bisa dianggap sebagai satu “pulau raksasa”?

Jika Shima Shima no Mi bekerja pada skala itu, maka Pizarro secara teoritis bisa menyatu dengan Red Line, merasakan struktur dan “denyut” wilayah tersebut, dan membantu Kurohige menemukan posisi sejati Imu, entah Imu bersembunyi di pusat kekuasaan atau di ruang yang selama ini tak tersentuh.

Lebih dari itu, Red Line sendiri bisa berubah menjadi senjata.

Bayangkan Red Line yang selama ini menjadi simbol supremasi Tenryuubito justru bergerak melawan penghuninya. Misalnya melumat Tenryuubito lemah, menghantam Gorosei dan Kesatria Dewa dari dalam, atau strukturnya berubah untuk memastikan para penghuni Mary Geoise tidak bisa kabur.

Jika Gura Gura no Mi meruntuhkan Red Line dari luar, maka Shima Shima no Mi memungkinkan penghancuran dari dalam secara presisi dan kejam.

Yang gagal Kurohige dapatkan: Mero Mero no Mi

Boa Hancock menggunakan Mero Mero no Mi (dok. Toei Animation/One Piece0
Boa Hancock menggunakan Mero Mero no Mi (dok. Toei Animation/One Piece0

Di luar lima Buah Iblis yang sudah dibahas, ada satu target lain yang sempat diincar Kurohige: Mero Mero no Mi milik Boa Hancock.

Kurohige bahkan sempat mendatangi Amazon Lily dengan niat jelas untuk merebut kekuatan itu. Namun rencananya gagal total setelah Silvers Rayleigh turun tangan dan memediasi konflik. Demi menghindari risiko yang tak perlu, Kurohige memilih mundur.

Jika dilihat dari konteks Final Saga, Mero Mero no Mi adalah salah satu Buah Iblis yang paling berbahaya secara konseptual.

Kenapa?

Karena kemampuan mengubah target menjadi batu adalah counter alami terhadap regenerasi. Entah itu Kesatria Dewa atau Gorosei atau bahkan Imu... regenerasi tidak berarti apa-apa jika tubuh mereka sepenuhnya membatu. Tidak ada luka untuk disembuhkan. Tidak ada sel untuk dipulihkan.

Dan ini penting: banyak orang keliru mengira kekuatan Mero Mero no Mi sepenuhnya bergantung pada daya tarik seksual pengguna.

“Bukankah tidak ada anggota Bajak Laut Kurohige yang secantik Hancock?” kamu mungkin berpikir.

Masalahnya, itu bukan satu-satunya fungsi buah ini.

Hancock telah berulang kali menunjukkan bahwa ia bisa mengubah target menjadi batu tanpa ketertarikan sama sekali lewat serangan fisik seperti tendangan atau lewat teknik seperti Slave Arrow.

Artinya, yang dicari Kurohige bukanlah aspek “memikat”, melainkan efek absolutnya: petrifikasi total.

Dalam konteks menghadapi Imu dan para abadi di bawahnya, Mero Mero no Mi bisa menjadi alat pembekuan permanen, yang bisa “mengeluarkan” satu entitas abadi dari perang.

Jika digabungkan dengan Yami Yami no Mi yang melumpuhkan kekuatan, maka Mero Mero no Mi akan menjadi finisher sempurna untuk Imu dan pasukannya.

Tapi untuk sekarang, buah ini gagal dimiliki Kurohige.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

5 Hal Menarik Jujutsu Kaisen S3 Episode 5, Menemui Hakari!

30 Jan 2026, 10:05 WIBAnime & Manga