Bagaimana Kutukan Lahir di Jujutsu Kaisen? Ini Penjelasannya!

- Kutukan lahir dari emosi negatif manusiaSumber utama roh kutukan adalah energi kutukan, yang berasal dari emosi negatif manusia. Rasa takut akan kematian, kebencian pada sesama, kecemasan, dan keputusasaan secara alami memancarkan energi ini.
- Kutukan semakin kuat karena emosi kolektifKutukan terkuat biasanya tidak lahir dari satu orang, melainkan dari ketakutan atau kebencian massal. Emosi kolektif ini membuat kutukan tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran dan ideologi sendiri.
- Sistem Jujutsu tidak menghilangkan kutukanPara penyihir jujutsu memang membasmi kutukan, tetapi mereka tidak pernah benar-benar
Di dunia Jujutsu Kaisen, kutukan bukanlah makhluk yang muncul begitu saja tanpa sebab.
Mereka adalah hasil sampingan dari kehidupan manusia itu sendiri. Ketakutan, kebencian, penyesalan, dan emosi negatif yang ditekan terus-menerus menjadi fondasi lahirnya kutukan.
Semakin besar dan masif emosi negatif tersebut, semakin kuat pula kutukan yang tercipta. Tapi bagaimana spesifiknya kutukan di Jujutsu Kaisen tercipta?
1. Kutukan lahir dari emosi negatif manusia

Sumber utama roh kutukan adalah energi kutukan, yang berasal dari emosi negatif manusia.
Rasa takut akan kematian, kebencian pada sesama, kecemasan, dan keputusasaan secara alami memancarkan energi ini.
Manusia biasa tidak bisa mengontrolnya, sehingga energi tersebut bocor ke lingkungan dan lama-kelamaan berkumpul, membentuk kutukan. Karena itulah, tempat-tempat seperti rumah sakit, sekolah, penjara, atau lokasi tragedi sering menjadi sarang kutukan.
2. Kutukan semakin kuat karena emosi kolektif

Kutukan terkuat biasanya tidak lahir dari satu orang, melainkan dari ketakutan atau kebencian massal.
Contohnya adalah kutukan yang merepresentasikan rasa takut manusia terhadap konsep tertentu, seperti kematian, bencana alam, atau penderitaan.
Emosi kolektif ini membuat kutukan tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran dan ideologi sendiri, seolah menjadi refleksi gelap dari cara manusia memandang dunia.
3. Manusia juga bisa mati menjadi roh kutukan

Kasus seperti Rika Orimoto dan Naoya Zenin menunjukan bahwa seseorang yang mati bisa bangkit sebagai roh kutukan.
Penyebab salah satunya adalah kematian yang disertai emosi negatif ekstrem, penyesalan, obsesi, kebencian, atau keterikatan yang belum terselesaikan, sehingga jiwa atau energi kutukan tidak “pergi dengan tenang”.
Selain itu, bagi penyihir jujutsu, cara kematian juga berperan penting. Jika seorang penyihir mati tanpa dibunuh menggunakan energi kutukan, maka energi kutukan dalam tubuhnya bisa lepas tanpa terkendali dan berpotensi membentuk roh kutukan.
4. Sistem Jujutsu tidak menghilangkan

Para penyihir jujutsu memang membasmi kutukan, tetapi mereka tidak pernah benar-benar menghentikan penyebabnya.
Selama manusia terus hidup dengan tekanan, ketimpangan, dan emosi yang dipendam, kutukan akan terus lahir. Bahkan beberapa kutukan bisa reinkarnasi meskipun bentuknya berbeda.
Dunia Jujutsu lebih fokus menjaga keseimbangan dan stabilitas, bukan menyembuhkan sumber emosi negatif itu sendiri. Akibatnya, siklus kutukan dan kematian terus berulang tanpa akhir.
Nah itu dia alasan roh kutukan terlahir, bagaimana menurutmu?


















