Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

6 Persamaan Toji Fushiguro dan Maki Zenin di Jujutsu Kaisen!

Desain karakter Maki Zenin dan Toji Fushiguro ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen )
Desain karakter Maki Zenin dan Toji Fushiguro ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen )
Intinya sih...
  • Sama-sama mengalami Heavenly Restriction ekstrem: Maki dan Toji nyaris tanpa energi kutukan, tapi sebagai gantinya punya kekuatan fisik di atas rata-rata dan akhirnya bisa “membaca” kutukan lewat indera yang terasah.
  • Sama-sama didiskriminasi Klan Zenin lalu memilih keluar: Toji kabur dari klan (bahkan ganti marga jadi Fushiguro), sementara Maki pergi ke Tokyo Jujutsu High untuk berkembang di lingkungan yang lebih suportif.
  • Gaya bertarung berbasis senjata kutukan: Keduanya mengandalkan cursed tools untuk menutup kelemahan tanpa teknik kutukan, termasuk pernah memakai Split Soul Katana (Toji sudah punya lebih dulu, Maki mendapatkannya dari warisan Mai).
  • Punya rekam jejak “menghajar” Zenin dan kaitan dengan Gojo: Mereka sama-sama pernah melibas petarung Zenin; Toji juga punya sejarah duel besar dengan Gojo, sedangkan Maki adalah murid Gojo di sekolah jujutsu meski interaksinya tidak terlalu intens.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Maki dan Toji adalah beberapa tokoh di Jujutsu Kaisen yang mengalami kelainan di mana tubuh keduanya tak memiliki sama sekali energi kutukan. Gara-gara itu, klan Zenin sendiri sempat memperlakukan keduanya dengan buruk sampai mereka meninggalkan kediaman keluarganya tersebut.

Apa saja persamaan antara dua sepupu klan Zenin tersebut? Berikut daftarnya!

Table of Content

1. Terlahir dengan Heavenly Restriction sehingga mendapat diskriminasi dari keluarganya sendiri

1. Terlahir dengan Heavenly Restriction sehingga mendapat diskriminasi dari keluarganya sendiri

Dok. Shueisha Inc
Dok. Shueisha Inc

Seperti yang kita tahu, Heavenly Restricition adalah kondisi yang dialami individu akibat Binding Vow yang diterima sejak lahir.

Pada kasus Maki dan Toji, keduanya sama-sama diberkahi kekuatan fisik yang luar biasa namun tak memiliki energi kutukan.

Mereka sendiri baru mendapat kemampuan melihat kutukan secara normal setelah meningkatkan panca indera hingga melampaui batas normal.

Gara-gara itu, keduanya sempat mendapat perlakuan tak mengenakkan dari keluarganya sendiri. Toji diketahui minggat dari kediaman klan Zenin dan memilih mengganti marganya menjadi Fushiguro saat menikah dengan ibu kandung Megumi.

Sedangkan Maki pergi belajar di sekolah jujutsu cabang Tokyo, di mana ia bisa mendapat perlakuan yang lebih baik dari teman-teman sekolahnya.

2. Menguasai penggunaan berbagai jenis senjata kutukan

Maki Zenin. (Dok. Studio Mappa/Jujutsu Kaisen)
Maki Zenin. (Dok. Studio Mappa/Jujutsu Kaisen)

Untuk menggantikan ketidakmampuan mereka dalam menggunakan teknik kutukan, Maki dan Toji diketahui mempelajari segala macam teknik menggunakan senjata.

Senjata yang mereka pakai tentu adalah peralatan khusus yang dibuat untuk melawan para kutukan yang merajalela.

Hanya saja, ada sedikit perbedaan dalam selera Maki dan Toji ketika memilih senjata.

Maki diketahui lebih suka menggunakan senjata panjang seperti tombak. Sedangkan Toji lebih condong pada model pedang katana.

Mereka juga punya metode unik dalam menyimpan senjata. Maki meminta Megumi yang bisa memakai Ten Shadows untuk menggunakan bayangannya sebagai tempat penyimpanan senjata.

Sedangkan Toji memakai kutukan berbentuk seperti ulat yang memiliki kemampuan menyimpan senjata apapun dalam mulutnya.

3. Pernah memporak-porandakan klannya sendiri

https://mangaplus.shueisha.co.jp/Jujutsu Kaisen
https://mangaplus.shueisha.co.jp/Jujutsu Kaisen

Tidak hanya mendapat perlakuan diskriminatif dari keluarga Zenin, Maki dan Toji juga diketahui pernah menghajar para petarung dari klan tersebut.

Hal itu terungkap dari dialog Ranta yang mengingatkan bahwa Maki telah melakukan hal yang sama dengan Toji saat gadis itu tengah mengamuk di markas klan Zenin.

Hanya saja, Toji sempat menghentikan aksinya sebelum klan tersebut benar-benar hancur. Sedangkan Maki berhasil membunuh semua orang Zenin.

Dia bahkan mengatasi Naoya, yang baru benar-benar dikalahkan setelah bangkit menjadi arwah kutukan.

4. Memiliki hubungan dengan Gojo Satoru

Gojo Satoru dengan kacamata hitam. (Dok. Studio Mappa/Jujutsu Kaisen)
Gojo Satoru dengan kacamata hitam. (Dok. Studio Mappa/Jujutsu Kaisen)

Menariknya, Maki dan Toji punya hubungan unik dengan si penyihir terkuat, Gojo Satoru.

Toji diketahui sempat bertarung dan bahkan membuat Gojo muda hampir tewas. Akan tetapi, ia berhasil dikalahkan setelah pemuda itu membangkitkan teknik kutukan pembalik.

Nah, sebelum tewas, Toji sempat berwasiat pada Gojo untuk merawat Megumi yang sebentar lagi akan membangkitkan teknik kutukannya. Si penyihir tersebut langsung menyanggupi dengan menjadikan anak musuhnya tersebut sebagai muridnya.

Sedangkan Maki secara resmi adalah murid Gojo karena statusnya sebagai siswa sekolah jujutsu Tokyo. Hanya saja, keduanya sendiri jarang menghabiskan waktu sebagai guru dan murid.

5. Menggunakan katana Split Soul sebagai senjata andalan

Dok. Shueisha Inc
Dok. Shueisha Inc

Dari semua senjata yang pernah dipakai Maki dan Toji, ada satu jenis yang keduanya pernah sama-sama mereka pakai dalam aksinya.

Yup, senjata itu adalah katana Split Soul. Pedang satu ini diklaim mampu menebas benda apapun selama si pengguna mampu melihat jiwa dari target yang ditebasnya.

Bedanya, Toji sendiri diketahui memiliki pedang tersebut sejak awal. Sedangkan Maki mendapatkannya dari manifestasi terakhir teknik Construction milik Mai.

6. Diperlihatkan kebal dari efek khusus suatu teknik kutukan

Ogi membayangkan Maki mulai mendekati level Toji (Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen)
Ogi membayangkan Maki mulai mendekati level Toji (Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen)

Salah satu efek dari Heavenly Restriction adalah kekebalan dari efek tertentu teknik kutukan.

Yang dimaksud tentu bukan daya serang suatu jurus secara langsung, melainkan efek unik seperti manipulasi pikiran atau kontrol pergerakan ke target.

Toji diperlihatkan tak terpengaruh oleh teknik Séance milik Ogami karena tak punya energi kutukan untuk dikontrol oleh necromancer tersebut.

Sedangkan Maki tak terpengaruh oleh efek penghalang dari Domain Expansion milik Naoya di pertarungan terakhir mereka.

Itulah daftar persamaan Maki Zenin dan Fushiguro Toji di Jujutsu Kaisen. Keduanya sama-sama lahir dengan Heavenly Restriction yang menghapus energi kutukan, tapi “dibayar” dengan fisik luar biasa dan insting tempur tajam sampai mampu mengejutkan para penyihir klan besar.

Karena standar Klan Zenin memuja teknik kutukan, mereka mengalami diskriminasi dan akhirnya memilih jalan berbeda: Toji memutus ikatan klan hingga mengganti nama menjadi Fushiguro, sementara Maki keluar lewat sekolah jujutsu untuk membuktikan diri.

Di medan laga, mereka menutup kekurangan dengan penguasaan senjata kutukan (plus cara penyimpanan senjata yang unik), sama-sama pernah melibas petarung Zenin, serta punya kaitan dengan Gojo Satoru dari sisi yang berbeda.

Bahkan, mereka berbagi titik temu lewat Split Soul Katana dan keunggulan lain dari Heavenly Restriction: lebih sulit dipengaruhi efek khusus teknik kutukan, yang membuat mereka tetap mematikan meski “tanpa” energi kutukan. Jadi, bagaimana pendapat kalian?

Diterbitkan pertama 04 Maret 2023, diterbitkan kembali 27 Januari 2026.

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

FAQ Seputar Persamaan Toji Fushiguro dan Maki Zenin di Jujutsu Kaisen

Apa persamaan utama Maki dan Toji di Jujutsu Kaisen?

Keduanya sama-sama memiliki Heavenly Restriction ekstrem: nyaris tanpa energi kutukan, tapi diberi kekuatan fisik luar biasa dan berkembang dengan mengandalkan indera serta skill tempur.

Kenapa Maki dan Toji sama-sama “berjarak” dari Klan Zenin?

Karena dianggap rendah oleh Zenin akibat tidak punya teknik/energi kutukan, Toji memilih kabur dan ganti marga, sedangkan Maki pergi ke Tokyo Jujutsu High untuk jadi lebih kuat.

Bagaimana gaya bertarung mereka jika tanpa teknik kutukan?

Mereka fokus pada cursed tools dan teknik senjata. Maki cenderung senjata panjang (mis. tombak), sementara Toji lebih condong ke katana, dan keduanya punya cara “menyimpan” senjata yang unik.

Senjata dan efek “kebal” apa yang sama-sama mereka miliki?

Mereka sama-sama pernah memakai Split Soul Katana dan punya keuntungan khas Heavenly Restriction: relatif “aman” dari efek tertentu yang bergantung pada energi kutukan (mis. kontrol/penghalang tertentu).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
Agung Anggayuh Utomo Anggayuh Utomo
3+
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

Luffy Versus Loki, Siapa Menang Kalau Terjadi di One Piece?

11 Feb 2026, 18:00 WIBAnime & Manga