7 Fakta Menarik Moro, Monster Pemakan Planet Dragon Ball Super!

- Konsep penciptaan Moro terinspirasi dari istilah "moro" dan "Moloch", serta didesain sebagai inkarnasi kejahatan sejati.
- Moro pernah mengancam Universe 7 sekitar 10 juta tahun lalu dan memiliki beberapa wujud yang berbeda.
- Moro memandang segala kehidupan sebagai makanannya, memimpin Moro Corps, dan memiliki kekuatan terbesar pada sihirnya.
Moro adalah antagonis utama yang harus dihadapi Goku, Vegeta dan Galactic Patrol dalam arc Galactic Patrol Prisoner Saga. Saking kuatnya petarung satu ini, Goku bahkan harus dibantu sejumlah pihak agar bisa memenangkan pertarungan tersebut demi menyelamatkan dunia.
Apa saja fakta menarik penjahat satu ini? Berikut pembahasannya!
1. Konsep penciptaannya

Nama Moro diduga terinspirasi dari istilah moro, yang merujuk pada jenis olahan daging hiu.
Selain itu, ejaan alternatifnya, “Molo”, mungkin memiliki kaitan dengan Moloch, dewa dalam tradisi Kanaan, atau Moros, sosok dalam mitologi Yunani yang melambangkan firasat akan datangnya malapetaka.
Ia sendiri didesain langsung oleh Toyotarou sebagai penggambaran inkarnasi kejahatan sejati, sosok yang tak mungkin akan menjadi baik. Tak heran jika penampilannya berbentuk humanoid kambing yang kerap dikaitkan dengan sosok iblis yang disembah oleh para pemujanya.
2. Pernah mengancam Universe 7 sekitar 10 juta tahun yang lalu

Sama seperti Majin Buu, Moro juga ternyata pernah jadi masalah besar di masa lalu.
Sepuluh juta tahun lalu sebelum cerita utama dimulai, Moro pernah menimbulkan kegemparan dengan menghancurkan sistem bintang Iragi dan 320 planet sampai-sampai Grand Supreme Kai dan South Supreme Kai harus turun tangan.
Untungnya, kedua dewa itu berhasil mengalahkan Moro dan memenjarakannya di Galactic Patrol Headquarters. Namun sayangnya, segelnya lepas saat era kehancuran Kid Buu di tangan Goku sehingga Moro berhasil meloloskan diri.
3. Antagonis Dragon Ball yang punya beberapa wujud

Sama seperti Frieza, Moro juga punya beberapa wujud.
Yang pertama adalah wujud lemahnya di mana Moro bertubuh kurus dan memiliki janggut yang panjang.
Jika menyerap energi yang cukup banyak, janggut Moro akan menghilang dan tubuhnya akan semakin kekar. Level kekuatannya juga sudah tak bisa dianggap enteng saat itu.
Yang kedua adalah setelah ia menyerap Seven-Three dan mengakses kemampuan android tersebut. Penampilan Moro berubah drastis di mana ia kehilangan fitur wajah kambingnya dan menjadi lebih manusiawi. Ia diketahui mampu menyalin berbagai teknik musuh namun tanpa terbatas pada aturan kekuatan pengguna aslinya.
Ketiga adalah wujud di mana bulu pada bagian kaki dan punggung Moro menjadi putih setelah ia menyerap kemampuan Perfected Ultra Instinct dari Merus. Pada level ini, ia bisa menguasai Ultra Instinct tanpa harus kehilangan emosinya.
Dan yang terakhir adalah wujud raksasa di mana Moro menggabungkan dirinya dengan bumi karena tubuhnya tak kuat menampung kekuatan malaikat Merus. Pada titik ini, kondisi mental Moro mulai menggila dan kehilangan akal sehatnya.
4. Memandang segala kehidupan adalah makananannya

Moro ini memang definisi dari kejahatan sejati.
Ia memang bisa berpikir namun memandang segala sesuatu ada untuk jadi makanannya. Mau itu makhluk hidup atau planet, semua akan diserap habis demi meningkatkan kekuatannya.
Bahkan ia juga tak peduli pada bawahannya sendiri. Moro memandang semuanya adalah budak sekaligus aset yang harus menuruti perintahnya dan bisa dibuang jika tak lagi dibutuhkan.
5. Pemimpin para tahanan Galactic Patrol, Moro Corps

Galactic Prison terkenal sebagai penjara dengan level keamanan tertinggi di Universe 7. Hal itu tak mengherankan karena tempat itu merupakan pusat penahanan para kriminal paling berbahaya di semesta tersebut.
Namun semenjak lolosnya Moro, ia langsung merekrut sejumlah tahanan seperti Cranberry, Galactic Bandit Brigade, Macareni Gang serta sejumlah tahanan lain.
Pasukan ini terbilang cukup kuat mengingat Moro bisa memperkuat mereka dengan energi yang dicuri dari para petarung bumi. Namun sayangnya, kebanyakan level para tahanan ini cuma setara wujud normal Goku dan Vegeta. Begitu keduanya memakai wujud yang lebih kuat, Moro Corps tak bisa melawan mereka.
Satu-satunya nama tahanan yang bisa dibilang paling merepotkan sendiri adalah Seven-Three yang terkenal bisa meniru skill musuh dengan menyentuh leher mereka.
6. Kekuatan terbesarnya ada pada sihir

Moro memang sangat kuat dalam pertarungan fisik maupun kontrol energi.
Namun aset terbesarnya adalah sihir. Ia diketahui bisa melakukan hampir banyak hal dengan kekuatan tersebut seperti menyerap energi level planet, mempertahankan kehidupan dalam jangka waktu nyaris abadi, mendeteksi kehidupan baru, membaca pikiran dari musuh, dan membuat penghalang yang bisa dipakai sebagai perisai atau kurungan.
Kemampuan inilah yang membuat para dewa begitu waspada padanya hingga Moro sampai dijuluki pemakan planet.
7. Kelemahannya ada pada kristal sihir di dahinya

Selain kekuatan besar dan sihir yang nyaris serba bisa, Moro juga punya titik lemahnya sendiri.
Dalam wujud terkuatnya, ia memiliki kristal yang berfungsi sebagai media kekuatan musuh yang dia salin lewat kemampuan Seven-Three. Meski aturan asli kemampuan android itu tak berlaku pada Moro, ia masih bisa kehilangan akses kekuatannya jika kristal di tubuhnya sampai hancur.
Selain itu juga, kristal di dahi Moro juga menjadi titik fatal karena saat Goku menghancurkannya dalam pertarungan terakhir, penyihir itu tewas untuk sekali dan selamanya tanpa membuat bumi ikut meledak bersamanya
Itulah daftar fakta menarik Moro, penjahat pemakan planet.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

















