8 Buah Iblis yang Underrated di One Piece, Potensinya Kuat Brutal!

- Horo Horo no Mi adalah senjata perang psikologis yang mematikan tanpa perlu kekuatan fisik.
- Kilo Kilo no Mi bisa jadi teknik eksekusi instan dengan kemampuan menambah berat badan hingga puluhan ton.
- Mato Mato no Mi adalah alat pembunuhan jarak jauh paling konsisten dan sulit dihindari.
Di dunia One Piece, kekuatan Buah Iblis sering kali dinilai dari kesan pertama. Buah yang kekuatannya terlihat aneh, konyol, atau tidak “meledak-ledak” biasanya langsung dicap lemah.
Padahal, seiring cerita berjalan, terbukti bahwa kreativitas, konteks pertarungan, dan penggunanya jauh lebih menentukan daripada nama atau tampilannya. Seperti Buah Iblis di artikel berikut ini!
1. Horo Horo no Mi

Di awal kemunculannya, Horo Horo no Mi terlihat seperti Buah Iblis komedi. Efek Negative Hollow yang membuat lawan mendadak pesimis dan kehilangan semangat sering ditampilkan secara humoris, sehingga banyak fans menganggap kekuatan ini tidak cocok untuk pertarungan serius. Apalagi penggunanya, Perona, memiliki desain karakter yang imut dan cenderung slapstick, membuat buah ini semakin diremehkan.
Padahal, jika dilihat secara mekanik, Horo Horo no Mi adalah senjata perang psikologis yang sangat mematikan. Efeknya bekerja instan, tidak perlu kekuatan fisik, dan mampu melumpuhkan kehendak bertarung lawan sepenuhnya.
Hampir semua petarung kuat di One Piece bergantung pada tekad, ambisi, dan kepercayaan diri, dan buah ini secara langsung menyerang fondasi tersebut. Fakta bahwa hanya Usopp yang kebal karena mentalnya sudah negatif justru menegaskan betapa berbahayanya kekuatan ini bagi karakter lain.
2. Kilo Kilo no Mi

Buah ini pertama kali muncul lewat Miss Valentine dengan konsep yang terdengar sederhana, mengatur berat badan. Karena penggunaannya sering dibalut komedi, Kilo Kilo no Mi sempat dianggap gimmick belaka.
Padahal secara logika, kemampuan menambah berat hingga puluhan ton saat jatuh dari ketinggian adalah senjata pembunuh yang brutal. Dalam tangan pengguna serius, buah ini bisa jadi teknik eksekusi instan tanpa perlu kontak lama.
3. Mato Mato no Mi

Kemampuan menargetkan sesuatu terdengar sederhana dan tidak spektakuler. Vander Decken pun tidak membantu menaikkan reputasi buah ini.
Padahal secara teori, Mato Mato no Mi adalah alat pembunuhan jarak jauh paling konsisten. Begitu target ditentukan, hampir tidak ada ruang untuk menghindar, sebuah mimpi buruk bagi siapa pun yang lengah dan dijadikan targetnya.
4. Beta Beta no Mi

Lendir manusia yang menjijikkan membuat Buah Iblis ini langsung kehilangan daya tarik dan tidak terasa keren. Trebol juga membuatnya terlihat lamban dan tidak efektif serta tak atraktif.
Namun kontrol area luas dengan zat lengket berarti pembatasan gerak, jebakan, dan dominasi ruang. Dalam pertarungan kelompok atau area sempit, Beta Beta no Mi bisa mengubah medan jadi neraka yang bukan hanya menjijikan tapi juga berbahaya dan lengket.
5. Awa Awa no Mi

Buah sabun ini awalnya terasa “tidak niat”, sekadar membuat lawan licin dan terpeleset. Efek visualnya pun jauh dari kesan mematikan. Namun itu di tangan orang yang salah.
Awa Awa no Mi bekerja dengan cara melemahkan fisik lawan secara perlahan, menghilangkan tenaga dan daya cengkeram. Dalam pertarungan panjang, efek ini jauh lebih berbahaya daripada serangan frontal karena melemahkan kemampuan bertarung lawannya.
6. Hobi Hobi no Mi

Saat pertama diperkenalkan, Buah Iblis ini terlihat imut dan aneh. mengubah orang jadi mainan. Banyak yang menganggapnya sekadar alat kontrol cerita di Dressrosa, belum lagi penggunanya yaitu Sugar akan tertahan usia fisiknya.
Namun begitu efek penuhnya terungkap, Hobi Hobi no Mi adalah salah satu buah paling mengerikan secara konseptual. Menghapus eksistensi seseorang dari ingatan dunia menjadikannya senjata teror psikologis, bukan sekadar kekuatan fisik.
Belum lagi korbannya akan jadi mainan yang sulit melawan balik.
7. Bara Bara no Mi

Saat pertama muncul lewat Foxy, Noro Noro no Mi langsung dicap sebagai Buah Iblis komedi. Efek sinar “Slow Slow” yang memperlambat lawan selama beberapa detik sering dipakai untuk adegan slapstick, sehingga banyak fans menganggap kekuatan ini tidak serius dan cuma cocok untuk arc ringan seperti Davy Back Fight.
Namun jika dianalisis secara mekanik, Noro Noro no Mi adalah kekuatan kontrol waktu lokal yang sangat berbahaya. Memperlambat gerakan lawan berarti menghancurkan timing, refleks, dan pertahanan, bahkan petarung kuat sekalipun.
Dalam duel level tinggi, satu momen kehilangan timing saja sudah cukup untuk menentukan kemenangan. Jika digunakan oleh karakter dengan insting tempur dan serangan mematikan, buah ini bisa menjadi alat setup kill yang hampir tidak bisa dihindari.
8. Woshu Woshu no Mi

Di awal kemunculannya, Woshu Woshu no Mi terdengar seperti lelucon, kekuatan untuk “mencuci” manusia. Dibandingkan Buah Iblis yang meledak-ledak atau penuh efek destruktif, kemampuan ini terasa tidak ofensif dan bahkan cenderung aneh.
Ditambah lagi, penggunanya Vice Admiral Tsuru lebih sering ditampilkan sebagai figur senior yang tenang, bukan petarung garis depan, sehingga buah ini makin jarang dibahas serius.
Namun secara konsep, Woshu Woshu no Mi adalah alat kontrol total yang sangat ekstrem. Dengan “mencuci” tubuh dan kepribadian target, buah ini mampu melumpuhkan kehendak, agresi, bahkan niat jahat seseorang. Efeknya bukan sekadar fisik, tapi menyentuh aspek psikologis dan identitas. Dalam konteks penegakan hukum atau perang, kemampuan ini jauh lebih mengerikan daripada sekadar mengalahkan musuh, karena ia bisa mengubah mereka menjadi tidak berdaya tanpa perlu melukai atau membunuh.
Nah mana lagi Buah Iblis yang menurutmu underrated?


















