Kenapa Sukuna Memilih Bereinkarnasi ke Era Modern Jujutsu Kaisen?

- Sukuna bereinkarnasi di era modern dengan memecah jiwanya menjadi 20 jari kutukan, salah satunya ditelan Yuji yang kemudian memicu kebangkitannya.
- Alasan utama Sukuna bereinkarnasi diduga karena rasa kesepian setelah mencapai puncak kekuatan di era Heian tanpa lawan sepadan.
- Dalam percakapannya dengan Kashimo, Sukuna mengungkap ingin merasakan era baru dan menghadapi manusia kuat seperti Gojo yang bisa menantangnya.
Seperti yang kita tahu, Sukuna bereinkarnasi di era modern dengan bantuan Kenjaku. Ia sendiri bisa hidup kembali setelah memecah jiwanya menjadi 20 jari kutukan yang salah satunya ditelan Yuji.
Nah, yang jadi pertanyaan kenapa Sukuna memilih melakukan hal itu?
Penasaran, bukan? Begini pembahasannya!
1. Sukuna diketahui bereinkarnasi dengan memecah jiwanya menjadi 20 jari kutukan

Seperti yang dikatakan Kenjaku, metode reinkarnasi para penyihir era kuno biasanya adalah merubah jiwa menjadi objek kutukan. Hal itu juga berlaku pada kasus Sukuna.
Di situ, ia diketahui memecah jiwanya menjadi 20 jari kutukan yang salah satunya disegel Kenjaku sendiri pada Yuji sejak ia dilahirkan. Begitu Yuji menginjak usia SMA, ia diketahui menelan satu jari lagi sehingga memicu kebangkitan Sukuna di era modern.
Gara-gara tubuh Yuji yang ternyata lebih bersifat seperti kerangkeng bagi Sukuna, raja kutukan itu bahkan harus mencari wadah yang lebih cocok dengan teknik yang lebih kuat. Nah, saat itu ia menemukan penggantinya tersebut, yaitu Megumi yang punya teknik Ten Shadows.
Ia pun sampai merancang rencana khusus hanya untuk merebut tubuh Megumi dan ternyata berhasil pada saat Culling Game berlangsung.
2. Diduga kuat alasannya sendiri karena Sukuna merasa kesepian karena sudah mencapai puncak jujutsu dan tak ada lagi yang bisa ia lakukan

Era Heian bisa dibilang merupakan puncak masa kejayaan Sukuna.
Saat itu, ia bisa dibilang sudah dinobatkan menjadi penyihir terkuat dalam sejarah setelah insiden di mana pasukan yang disebut Five Empty Generals, Sun, Moon, & Star Squad yang merupakan pasukan elit klan Fujiwara yang dipimpin Uro Takako, dan Desshi Pacification Squad dibantai habis oleh raja kutukan tersebut.
Nah, saat Sukuna menghadiri pesta perayaan panen, Yorozu menghampirinya sambil mengatakan kalau Sukuna terlihat kesepian.
Tampaknya kesepian yang dimaksud Yorozu sendiri adalah sensasi hampa yang dirasakan Sukuna karena tak lagi penyihir yang bisa melawannya di era tersebut.
3. Dari dialog terakhirnya dengan Kashimo, tampaknya Sukuna memang ingin merasakan era baru di mana ada manusia yang bisa melawannya

Setelah Kashimo mengalami kekalahan saat duel terakhir melawan Sukuna, mereka sempat bercakap-cakap di alam bawah sadar tentang alasan mengapa banyak penyihir mencoba menantang Sukuna selama ini.
Di situ, Hajime bertanya mengapa Sukuna selalu merespon perlawanan para musuhnya dengan membantai mereka. Nah, raja kutukan itu cuma menjawab kalau mereka dicintai karena kekuatan yang dimiliki dan ia cuma merespon cinta seperti itu.
Sukuna juga menambahkan kalau aslinya, ia tak peduli pada siapapun. Ia hanya hidup dengan aturan miliknya sendiri dan cuek dengan pandangan orang lain. Namun ia juga mengungkapkan alasan kenapa dia suka memakan manusia.
Menurutnya, manusia punya beragam rasa yang unik dan itu membuatnya layak bagi Sukuna untuk menghabiskan waktu sampai kematian menjemputnya. Tak heran begitu ia mencapai puncak di era Heian, Sukuna memutuskan bereinkarnasi agar bisa mencicipi penyihir di era modern yang sejauh ini baru Gojo yang benar-benar bisa memuaskan hasratnya.
Itulah penjelasan kenapa Sukuna bereinkarnasi ke era modern.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
![[QUIZ] Kalau Jadi Kru Bajak Laut One Piece, Apakah Kamu Bisa Mengalahkan Imu?](https://image.idntimes.com/post/20250620/upload_635085a6c1b23ce381f05fcce5eaa48d_1776ff93-fea1-4acb-837f-99729be2ddbd.png)
















