Review Fall, Film Pemicu Akrofobia dan Vertigo

Sebuah film yang bisa menimbulkan rasa ngilu-ngilu sedap

Review Fall, Film Pemicu Akrofobia dan Vertigo

Apakah kamu pengidap Akrofobia? Vertigo? Atau jangan-jangan kamu malah menikmati setiap momen ketika adrenalin naik ke perut secara perlahan-lahan? Kalau iya, maka film thriller garapan sutaradara Scott Man ini bisa menjadi salah satu film yang wajib kamu tonton di bulan Agustus ini.

Fall merupakan film berbudget rendah yang menggunakan beberapa bintang TV yang lumayan terkenal. Walaupun begitu kami tetap bisa menikmati seluruh elemen kengerian yang disajikan oleh Fall. Penasaran seperti apa kisah dan review kami terhadap film ini? Kamu bisa menyimaknya di bawah ini.

1. Memanjat Menara Radio yang Sangat Tinggi

Review Fall, Film Pemicu Akrofobia dan VertigoDok. Lionsgate

Becky (Grace Caroline Currey) dan Hunter (Virginia Gardner) adalah para penantang maut yang selalu menekan limit mereka. Tetapi baru-baru ini Becky kehilangan suaminya ketika mereka sedang memanjat gunung. Hal ini membuat Becky kehilangan kepercayaan dirinya dalam urusan menantang maut.

Mengetahui kalau Becky berubah menjadi penakut, Hunter menawarkan untuk memanjat sebuah bangunan antena radio setinggi 2000 kaki yang sudah ditinggalkan orang.

Pemanjatan tersebut pada awalnya berjalan lancar-lancar saja, tetapi ketika mencapai atas, tangga yang digunakan roboh hingga ke bawah. Insiden tersebut menjadikan keduanya terdampar di ujung antena radio.

Di atas antena radio yang sangat tinggi tersebut, kemampuan keduanya diuji. Mereka harus cari jalan keluar untuk turun ke bawah, atau mereka berdua akan mati kelaparan di atas antena radio tersebut.

Baca Juga: 5 Alasan Film Morbius Gagal Secara Box Office dan Kritik

2. Menjual Rasa Takut akan Ketinggian

Review Fall, Film Pemicu Akrofobia dan VertigoDok. Lionsgate

Kami tahu kalau kebanyakan elemen dari film ini dibuat menggunakan CGI yang lumayan rapi. Tapi kami tetap merasakan serangan Akrofobia maupun Vertigo pada beberapa adegan. Kamera yang diletakan sedemikian rupa, ikut membangun rasa takut kami akan ketinggian. Beberapa adegan membuat kami mencengkram bangku bioskop dengan cukup keras.

Kami akui membuat lokasi adegan hanya di satu tempat membuat film ini jadi sangat rendah budget. Tetapi keterbatasan tempat ini tetap digunakan dengan baik oleh sang sutradara. Meskipun pada akhirnya kami merasakan kalau ujung-ujungnya ceritanya mentok juga, karena lokasinya hanya di situ-situ aja.

Untunglah Grace Caroline Currey dan Virginia Gardner tampil cukup meyakinkan. Apalagi berkat kemampuan makeup artist  dan visual effect yang jempolan membuat kami percaya kalau keduanya benar-benar terdampar di menara radio setinggi 2000 kaki.

3. Kesimpulan Akhir

Review Fall, Film Pemicu Akrofobia dan VertigoDok. Lionsgate

Hollywood memiliki banyak ide untuk menakut-nakuti para penontonnya. Fall merupakan salah satu cara sineas untuk menakuti penontonnya melalui Akrofobia dan Vertigo. Film ini tidak memiliki banyak pesan moral atau plot twist yang ngejelimet. Sebagai gantinya kamu bakal disuguhi hiburan murni yang bisa membuat perut kamu mengejang atau timbul rasa ngilu yang entah dari mana datangnya.

Kamu harus menyaksikan film ini di bioskop untuk mendapatkan gambaran penuh akan ketakutan yang dihadapi oleh kedua pemeran utamanya. Secara garis besar, Fall bisa kami beri nilai 3 dari 5 bintang review. Sebab film ini benar-benar menghadirkan teror yang dijanjikan di dalam trailernya yang sudah beredar di mana-mana.

Kamu bisa menyaksikan Fall di bioskop-bioskop kesayanganmu sebentar lagi. Jangan sampai ketinggalan menonton Fall, apalagi kalau kamu adalah seorang adrenalin junkie yang menyukai ketinggian.

Baca Juga: Lady Gaga Konfirmasi Perannya dalam Film Joker: Folie à Deux!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU