Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
8 Fakta Film Masters of The Universe 2026, sang He-Man Beraksi Lagi

- Film Masters of the Universe 2026 akan tayang 3 Juni di Indonesia, disutradarai Travis Knight dan menampilkan kisah baru Pangeran Adam yang menemukan takdirnya sebagai He-Man.
- Cerita berfokus pada perjalanan Adam yang tumbuh di Bumi selama 15 tahun sebelum kembali ke Eternia untuk melawan Skeletor dan menyelamatkan alam semesta.
- Proyek ini dikembangkan sejak 2007 dengan Nicholas Galitzine sebagai He-Man, Jared Leto sebagai Skeletor, serta dukungan tim produksi berpengalaman seperti ILM dan komposer Daniel Pemberton.
Film Masters of the Universe 2026 akhirnya siap tayang pada 2026 setelah melalui perjalanan pengembangan yang cukup panjang. Adaptasi live-action yang terbaru ini akan menghadirkan kembali kisah Pangeran Adam yang dikenal sebagai He-Man, sosok manusia terkuat di alam semesta. Tak hanya menghadirkan kisah baru tentang Pangeran Adam, film ini juga menyimpan sejumlah fakta menarik, mulai dari alur cerita, perjalanan panjang proses produksi, hingga deretan pemain yang terlibat.
Film yang disutradarai Travis Knight ini dijadwalkan tayang pada 5 Juni 2026 di Amerika Serikat dan Kanada. Sementara itu, penonton di Indonesia dapat menyaksikannya lebih dulu mulai 3 Juni 2026. Sebelum menyaksikan perjalanan Pangeran Adam kembali ke Eternia dan menerima takdirnya sebagai He-Man, simak delapan fakta film Masters of the Universe 2026 berikut ini.
Table of Content
1. Mengisahkan Pangeran Adam yang tumbuh di Bumi

Masters of the Universe 2026 berfokus pada sosok Pangeran Adam yang telah terpisah selama 15 tahun dari Sword of Power. Selama itu, ia tumbuh di Bumi tanpa mengetahui sepenuhnya takdir besar yang menantinya. Segalanya berubah ketika pedang kekuatan membawanya kembali ke planet asalnya, Eternia. Perjalanan tersebut menjadi titik awal Adam untuk memahami identitas dan tanggung jawab yang selama ini belum ia ketahui.
2. Eternia berada di bawah ancaman Skeletor

Setibanya di Eternia, Adam mendapati dunia asalnya telah porak-poranda akibat kekuasaan jahat Skeletor. Situasi itu membuat kerajaan dan keluarganya berada dalam bahaya besar. Untuk menghentikan ancaman tersebut, Adam harus menghadapi pertarungan yang dapat menentukan nasib seluruh alam semesta. Misi itu menjadi ujian terbesarnya sebelum menerima takdir sebagai He-Man.
3. Adam akhirnya menjadi He-Man

Dalam perjuangannya menyelamatkan Eternia, Adam tidak berjuang sendirian. Ia mendapat bantuan dari Teela dan Duncan yang juga dikenal sebagai Man-At-Arms. Bersama mereka, Adam menghadapi berbagai ancaman yang menghalangi misinya. Pada akhirnya, ia menerima takdir sejatinya sebagai He-Man, sosok yang menjadi harapan terakhir bagi Eternia.
4. Proyek film yang dikembangkan sejak 2007

Perjalanan menuju layar lebar tidak berlangsung singkat. Proyek live-action He-Man sebenarnya sudah direncanakan sejak 2007. Selama proses pengembangannya, proyek ini mengalami berbagai perubahan, mulai dari pergantian sutradara, penulis naskah, hingga studio yang menanganinya. Karena itu, film ini baru dapat direalisasikan bertahun-tahun kemudian.
5. Sempat berpindah dari Sony ke Netflix dan Amazon MGM Studios

Awalnya, proyek Masters of the Universe dikembangkan oleh Sony Pictures Entertainment. Namun, hak pengembangannya kemudian berpindah ke Netflix pada 2022. Perjalanan proyek kembali berubah pada 2024 ketika Amazon MGM Studios mengambil alih film ini. Sebelumnya, Netflix dilaporkan telah menghabiskan sekitar USD 30 juta atau sekitar Rp470 miliar untuk tahap pengembangan sebelum proyek tersebut dibatalkan karena masalah anggaran.
6. Digarap tim produksi berpengalaman di industri film

Proses syuting utama Masters of the Universe 2026 berlangsung di London, Inggris, dari Januari hingga Juni 2025. Film ini didukung oleh sejumlah nama yang telah berpengalaman di industri perfilman untuk menggarap berbagai aspek produksinya.
Pada sektor efek visual, produksi mempercayakan pengerjaannya kepada Industrial Light & Magic (ILM). Sementara itu, Daniel Pemberton ditunjuk sebagai komposer dan berkolaborasi dengan Brian May dalam penggarapan musik film. Adaptasi live-action ini juga berada di bawah arahan sutradara Travis Knight.
7. Dibintangi Nicholas Galitzine dan Jared Leto

Nicholas Galitzine dipercaya memerankan karakter utama Pangeran Adam sekaligus He-Man. Sementara itu, Jared Leto akan menghidupkan tokoh antagonis utama, Skeletor. Deretan pemain lainnya juga turut meramaikan film ini.
Camila Mendes berperan sebagai Teela, Idris Elba sebagai Duncan atau Man-At-Arms, Alison Brie sebagai Evil-Lyn, Morena Baccarin sebagai The Sorceress, James Purefoy sebagai Raja Randor, dan Charlotte Riley sebagai Ratu Marlena. Selain itu, Artie Wilkinson-Hunt memerankan Adam muda dan Eire Farrell berperan sebagai Teela muda.
8. Alur cerita beda dengan Masters of the Universe 1987

Meski sama-sama mengangkat karakter He-Man, film Masters of the Universe 2026 memiliki pendekatan cerita yang berbeda dibandingkan versi 1987. Perbedaan terbesar terlihat pada latar perjalanan sang tokoh utama. Film Masters of the Universe 1987 mengisahkan He-Man dan teman-temannya yang secara tidak sengaja terdampar di Bumi. Sebaliknya, versi 2026 berfokus pada Pangeran Adam yang tumbuh di Bumi selama 15 tahun sebelum kembali ke Eternia.
Kisah tersebut membuat perjalanan Adam menjadi bagian penting dalam alur cerita terbaru. Setelah kembali ke planet asalnya, ia harus menghadapi Skeletor dan menerima takdirnya sebagai He-Man demi menyelamatkan Eternia serta alam semesta.
Dengan cerita baru, jajaran pemeran yang menarik perhatian, serta fokus pada perjalanan Pangeran Adam sebelum menjadi He-Man, Masters of the Universe 2026 menawarkan pendekatan yang berbeda dari film sebelumnya. Bagi yang penasaran dengan kisah terbaru Eternia, film ini bisa menjadi salah satu tontonan yang layak masuk daftar pantauan.
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

















