Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Ulasan Film Masters of the Universe, Konyol tapi Ekstra Menghibur

Ulasan Film Masters of the Universe, Konyol tapi Ekstra Menghibur
Dok. Sony Pictures (Masters of The Universe)
Intinya Sih
  • Film garapan Travis Knight ini menampilkan kisah Pangeran Adam yang kembali ke Eternia setelah hidup di Bumi, memadukan aksi fantasi dengan humor absurd dan nuansa nostalgia era 80-an.
  • Pendekatan sadar diri terhadap kekonyolan karakter dan dunia He-Man membuat film terasa ringan, penuh lelucon cerdas, serta tetap ramah untuk penonton muda maupun dewasa.
  • Aksi para pemeran seperti Nicholas Galitzine, Idris Elba, dan Jared Leto dipadu efek praktikal serta musik bergaya heavy metal menjadikan film ini tontonan campy yang menghibur tanpa pretensi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Membawa pahlawan berotot yang memakai zirah logam dan rok sangat pendek ke dalam film abad ke-21 dengan nada serius jelas merupakan sebuah kemustahilan. Untungnya, sutradara Travis Knight dan tim penulis dari Amazon MGM Studios menyadari hal tersebut. Mereka mempertahankan kostum ikonik itu dan memutuskan untuk bersenang-senang dengan materi aslinya.

Hasilnya adalah sebuah film yang konyol, aneh, dan sangat campy, tidak hanya memparodikan serial animasi orisinalnya dari tahun 80-an, tetapi juga menertawakan gagasan untuk menjadikannya sebuah film live-action.

Table of Content

1. Transisi ke Bumi yang Penuh Komedi

1. Transisi ke Bumi yang Penuh Komedi

MV5BY2MxNGI1NmMtOGY0NC00NzAzLTk5NDMtNzEzYTU3Yzc3MGMyXkEyXkFqcGc@._V1_FMjpg_UX1280_.jpg
Dok. Sony Pictures (Masters of The Universe)

Film ini langsung menetapkan nadanya lewat pengenalan yang cukup panjang, menjelaskan bagaimana Pangeran Adam muda dikirim dari planet asalnya, Eternia, ke tempat yang aman di Bumi setelah Skeletor (Jared Leto) menginvasi kerajaan. Tumbuh dewasa tanpa keraguan tentang identitas aslinya, Adam (Nicholas Galitzine) kini menjalani kehidupan pekerja kantoran yang monoton sebagai konsultan HR.

Tentu saja, tidak ada yang percaya pada cerita masa kecilnya. Pedang Kekuatannya pun hilang saat perjalanan antarplanet. Namun, kemampuan resolusi konflik Adam sebagai konsultan HR tidak banyak membantu ketika ia akhirnya menemukan pedang tersebut—yang secara kebetulan menjadi merchandise di sebuah toko komik, lalu harus berhadapan dengan monster raksasa bernama Beast Man.

Kedatangan teman masa kecilnya, Teela (Camila Mendes), tepat pada waktunya tidak hanya menyelamatkan Adam, tetapi juga membawanya kembali ke Eternia. Di sinilah aksi perebutan kembali kekuasaan dimulai setelah 15 tahun kezaliman Skeletor.

2. Eksekusi Nyeleneh yang Sadar Diri

MV5BYTU3ZDM0N2MtNWQ5OS00ZTQzLTkwYTItZTQ2Mjk3N2EwMmRlXkEyXkFqcGc@._V1_FMjpg_UX1280_.jpg
Dok. Sony Pictures (Masters of The Universe)

Pendekatan deadpan terhadap elemen-elemen paling absurd di film ini bekerja dengan sangat baik, asalkan Anda tidak menganggap lore He-Man sebagai sesuatu yang suci. Franchise ini pada dasarnya selalu terasa seperti imajinasi anak laki-laki yang menggabungkan semua mainan favoritnya menjadi satu cerita: robot, pedang, sihir, harimau yang bisa bicara, dan penjahat berwajah tengkorak. Knight sangat condong pada hal tersebut, bahkan mencoba memberikan penjelasan rasional untuk nama-nama karakter yang konyol seperti Mekaneck, Ram-Man, dan Fisto.

Film ini tetap menjaga tingkat sensualitas agar setara dengan tontonan anak-anak di sore hari, meski ada beberapa lelucon ganda (innuendo) yang dijamin akan membuat orang dewasa tersenyum simpul, sementara anak-anak tidak akan menyadarinya.

3. Performa yang Merangkul Kekonyolan

MV5BYWQxYTE4MGQtYjU4NS00ZmM1LTlkN2EtYWMxNDEzNjEzY2JkXkEyXkFqcGc@._V1_FMjpg_UX1280_.jpg
Dok. Sony Pictures (Masters of The Universe)

Meski ada beberapa momen di mana film berusaha tampil serius namun terasa datar dan klise, hal ini tertutupi oleh performa para pemerannya. Galitzine menunjukkan ketiadaan ego dalam memerankan sifat-sifat paling konyol Adam, membuktikan jangkauan aktingnya yang luar biasa dari peran-perannya sebelumnya.

Di sisi lain, Idris Elba tampil memuaskan sebagai Duncan (Man-at-Arms) dengan character arc yang memberinya ruang untuk tampil berantakan sebelum akhirnya bangkit kembali. Keputusan casting Alison Brie sebagai Evil-Lyn patut diacungi jempol; ia sangat memahami tugasnya dan bersinar dalam dinamika sadomasokis bersama Skeletor. Berbicara soal Skeletor, Jared Leto yang tersembunyi di balik CGI tengkorak dan suara over-the-top justru tampil jauh lebih menarik di sini dibandingkan perannya sebagai protagonis di Tron: Ares.

4. Praktikal vs CGI dan Suguhan untuk Fans

MV5BZDRlNmMzYjItMDUyMC00NzlmLWJmYzktNjkxMTk3NmVmNTQyXkEyXkFqcGc@._V1_FMjpg_UX1280_.jpg
Dok. Sony Pictures (Masters of The Universe)

Sebagian besar film ini memanfaatkan practical effects dan set nyata yang berpadu apik dengan adegan stunt yang solid, termasuk performa apik dari stuntwoman Christiaan Bettridge. Adegan pertarungannya sukses menggabungkan elemen kartun liar dan aksi fisik tanpa membuang akar animasinya. Sayangnya, integrasi CGI pada beberapa bagian kurang mulus, terutama pada penampilan Cringer, sang harimau raksasa yang bisa bicara. Terlepas dari kelemahan visualnya, karakter Cringer sendiri sangat menghibur.

Bagi para penggemar, Masters of the Universe dipenuhi Easter eggs, berbagai adegan post-credits, cameo besar, hingga referensi video viral klasik "Fabulous Secret Powers". Estetika musiknya yang terasa seperti "sampul album heavy metal" dieksekusi dengan brilian oleh komposer Daniel Pemberton, lengkap dengan lengkingan solo gitar dari Brian May (Queen) dan lagu penutup bergaya 1983 yang dibawakan oleh The Darkness.

Pada akhirnya, Masters of the Universe berhasil menang justru karena ia menolak untuk menjadi serius. Di era di mana banyak adaptasi franchise klasik terjebak dalam ambisi untuk tampil kelam dan edgy, Travis Knight berani mengambil rute sebaliknya: merangkul totalitas kekonyolan materinya tanpa rasa malu. Menonton film ini tidak ubahnya seperti menemukan kembali kotak action figure usang di sudut kamar masa kecil kita. Ia absurd, berlebihan, dan sama sekali tidak masuk akal, tetapi justru di situlah letak pesonanya. Sebuah eskapisme sinematik yang menjadi pengingat hangat bahwa terkadang, tujuan utama dari sebuah hiburan hanyalah untuk murni bersenang-senang.

Sinopsis Masters of the Universe (2026)

Pangeran Adam (Nicholas Galitzine) dikirim ke Bumi saat masih anak-anak demi melarikan diri dari invasi Skeletor (Jared Leto) yang jahat di planet asalnya, Eternia. Kini, Adam tumbuh dewasa dan menjalani rutinitas yang monoton sebagai seorang konsultan HR di dunia manusia. Tidak ada satu pun rekan atau teman sekamarnya yang mempercayai cerita masa kecilnya tentang dunia sihir, maupun tentang Pedang Kekuatannya yang hilang saat perjalanan antarplanet.

Kehidupannya yang damai berubah drastis ketika Adam tanpa sengaja menemukan pedangnya kembali sebagai barang dagangan di sebuah toko komik, yang disusul oleh serangan monster raksasa bernama Beast Man. Beruntung, teman masa kecilnya, Teela (Camila Mendes), datang tepat waktu untuk menyelamatkannya dan membawanya pulang ke Eternia. Sayangnya, kampung halamannya itu telah berubah drastis setelah 15 tahun menderita di bawah kekuasaan tiran Skeletor.

Dibantu oleh sisa-sisa prajurit setia kerajaan dan mantan mentornya yang sempat putus asa, Duncan (Idris Elba), Adam akhirnya berhasil membangkitkan kekuatan sejati dari pedangnya dan bertransformasi menjadi pahlawan super berotot. Ia kini harus memimpin perlawanan epik yang penuh dengan keajaiban, makhluk-makhluk aneh, dan pertarungan sengit untuk menggulingkan Skeletor dan sekutu kejamnya, Evil-Lyn (Alison Brie).

Masters of the Universe
2026
4/5
Directed by Travis Knight
Producer

Robbie Brenner, Todd Black, Jason Blumenthal, DeVon Franklin

Writer

Chris Butler, Aaron Nee, Adam Nee, David Callaham

Age Rating

SU

Genre

Aksi, Fantasi, Cerita Fiksi

Duration

141 Minutes

Release Date

03-06-2026

Theme

skeleton, superhero, alien planet, based on toy, super power, sword and planet, sword and sorcery, absurd

Production House

Escape Artists, Mattel Studios, Amazon MGM Studios

Where to Watch

CGV, Cinema XXI, Cinepolis

Cast

Nicholas Galitzine, Camila Mendes, Alison Brie, James Purefoy, Morena Baccarin

Trailer Masters of the Universe (2026)

Galeri Masters of the Universe (2026)

Share Article
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More