8 Julukan Karakter One Piece yang Ternyata Tidak Sesuai Fakta!

- Kuma - "Tyrant" adalah propaganda Pemerintahan Dunia yang menutupi fakta bahwa dia sebenarnya adalah korban sistem yang kejam.
- Robin - "Devil Child" adalah citra negatif yang tidak sesuai dengan kemampuan sebenarnya sebagai pembaca Poneglyph.
- Road - "Sun God" hanyalah julukan yang dibuat sendiri di Land of Gods, bukan julukan mitologi besar.
Dunia One Piece penuh dengan julukan ikonik yang membangun reputasi para karakter di mata publik. Namun, banyak fakta baru yang justru membalik persepsi lama tentang beberapa nama besar.
Julukan yang dulu terasa ternyata ternyata hanyalah propaganda, salah paham, atau bahkan ironi yang sengaja diciptakan, jadi julukan mereka tidak sesuai fakta, seperti delapan julukan ini!
1. Kuma - "Tyrant"

Dulu, Kuma dikenal sebagai “Tyrant” atau tiran yang kejam dan tanpa perasaan. Julukan ini dibuat oleh Pemerintahan Dunia sebagai propaganda kalau Kuma adalah raja jahat dari kerajaan Sorbet. Tentu saja ini hanya propaganda dan jauh dari fakta aslinya.
Justru, kilas balik di Final Saga menunjukkan bahwa Kuma justru adalah sosok penuh pengorbanan. Dia rela kehilangan kebebasan, identitas, bahkan kemanusiaannya demi melindungi Bonney dan membantu revolusi serta Luffy secara diam-diam. Julukan “Tyrant” memang propaganda yang menutupi fakta bahwa dia sebenarnya adalah korban sistem yang kejam.
2. Robin - "Devil Child"

Sejak kecil, Robin dilabeli sebagai “Devil Child” karena dianggap berbahaya bagi dunia. Pemerintah Dunia menyebarkan citra bahwa dia adalah ancaman besar yang selamat dari para iblis di Ohara yang ingin menggunakan Ancient Weapon.
Padahal Nico Robin hanya seorang anak yang bisa membaca Poneglyph, bukan ingin menggunakan Ancient Weapon.
3. Road - "Sun God"

Di arc Elbaph, Road diperkenalkan dengan julukan “Sun God” yang terdengar seperti sosok mitologi besar dari Nika.
Namun yang sebenarnya terjadi, itu hanyalah julukan Road yang ia buat sendiri di Land of Gods, sebuah diorama di mana manusia hidup di dalamnya dan raksasa menjadi dewa, yang tentu adalah Road yang menyebut dirinya sendiri "Sun God" di sini.
4. Roger - "Gold Roger"

Selama bertahun-tahun, dunia mengenal Raja Bajak Laut sebagai “Gold Roger”. Nama ini seolah menjadi fakta yang tidak terbantahkan, bahkan digunakan oleh media dan Pemerintah Dunia untuk membentuk citra publik tentang dirinya.
Belakangan diketahui bahwa nama aslinya adalah Gol D. Roger, dan perubahan menjadi “Gold” merupakan manipulasi untuk menyembunyikan marga D. yang dimilikinya.
5. Garp - "Pahlawan Angkatan Laut"

Garp dipuja sebagai “Pahlawan Angkatan Laut” setelah insiden God Valley. Julukan ini membuatnya terlihat sebagai satu-satunya penyelamat dunia dari ancaman besar di insiden God Valley.
Namun, fakta yang terungkap menunjukkan bahwa Gol D. Roger juga terlibat dalam peristiwa tersebut di mana keduanya menghentikan Rocks D. Xebec. Pemerintah Dunia sengaja membingkai narasi seolah Garp bertindak sendirian, menciptakan citra pahlawan tunggal untuk memperkuat propaganda mereka.
Garp sendiri awalnya tidak suka dengan julukan ini.
6. Noland - "Pembohong"

Noland dikenal dalam cerita rakyat sebagai pembohong besar yang mengarang kisah pulau emas. Selama ratusan tahun, julukan itu membuat namanya identik dengan kebohongan dan kegagalan.
Namun, arc Skypiea membuktikan bahwa Noland sebenarnya mengatakan kebenaran. Dia hanyalah korban perubahan sejarah dan kesalahpahaman. Julukan “Pembohong” sayangnya sudah melekat di dirinya yang padahal tidak bohong soal pulau emas.
7. Fukurou - "The Silent"

Sebagai agen CP9 (dan nantinya CP0), Fukurou memiliki julukan “The Silent” yang terdengar misterius dan dingin. Julukan ini memberi kesan bahwa dia adalah sosok pendiam dan sulit ditebak, seperti agen rahasia pada umumnya.
Ironisnya, Fukurou justru dikenal sebagai karakter yang cerewet dan sering membocorkan informasi penting secara tidak sengaja. Julukan tersebut terasa seperti lelucon internal karena perilakunya sama sekali tidak mencerminkan arti kata “silent”.
8. Buggy - “Genius Jester”

Buggy memiliki reputasi besar sebagai figur penting di dunia bajak laut, bahkan hingga menjadi bagian dari struktur kekuatan besar. Julukan “Genius Jester” membuat banyak orang percaya bahwa dia adalah strategi genius di balik berbagai peristiwa.
Padahal, sebagian besar kesuksesan Buggy terjadi karena kesalahpahaman dan keberuntungan saja. Dunia melihatnya sebagai mastermind, sementara pembaca tahu bahwa dia sering terseret arus situasi. Julukan ini justru menjadi contoh sempurna bagaimana persepsi publik bisa jauh berbeda dari realita di dunia One Piece.
Nah itu dia delapan julukan di One Piece yang tak sesuai faktanya, bagaimana menurutmu?


















