Kenapa Hakari Setuju Membantu Yuji dan Kawan-Kawan Jujutsu Kaisen?

- Hakari awalnya benci sekolah jujutsu karena dibuang, namun tergerak membantu Yuji dan kawan-kawan mengatasi Culling Game.
- Yuji's determination and sacrifice touch Hakari, making him realize the passion and responsibility to help his friends.
- Megumi's important role in revising jujutsu rules benefits Hakari's business, leading him to agree to help his juniors.
Seperti yang kita tahu, Hakari sangat membenci sekolah jujutsu karena ia dan Kirara pernah dibuang cuma karena teknik kutukan mereka yang tak sesuai selera para tetua di sana. Namun semenjak kehadiran Yuji, Hakari mulai tergerak untuk membantu para penyihir mengatasi Culling Game yang sekarang sudah dimulai.
Kenapa Hakari yang awalnya membenci sekolahnya sendiri memilih membantu Yuji dan kawan-kawan? Berikut penjelasannya!
1. Pada awalnya, Hakari merasa dibohongi karena sadar Yuji dan Megumi berasal dari sekolah jujutsu yang dulu membuangnya

Seperti yang diinfokan Tengen, Hakari adalah siswa sekolah jujutsu Tokyo seperti Panda dan Megumi namun diskors karena sempat berselisih dengan para tetua.
Oleh karena itu, ia dan Kirara dikeluarkan sehingga memutuskan untuk menciptakan bisnisnya sendiri, yaitu perjudian. Hakari bahkan sampai melibatkan para penyihir sebagai peserta sehingga dikatakan kalau ia terus melanggar aturan jujutsu yang melarang pengungkapan keberadaan teknik kutukan ke publik.
Oleh karena itu, Hakari sangat mewaspadai orang-orang dari sekolah jujutsu termasuk Panda yang bahkan tak pernah ia coba temui meski masih diterima sebagai peserta duel.
Awalnya, ia sempat merasa senang karena munculnya Yuji yang berpotensi jadi pion bagus dalam rencananya. Namun semua buyar begitu Hakari tahu kalau Yuji dan Megumi masih berasal dari tempat yang membuangnya dulu.
2. Namun Hakari mulai tersentuh oleh 'gairah' Yuji yang menyadari perannya sebagai penyihir jujutsu

Nah, untuk mendapatkan pengakuan Hakari, Yuji sampai merelakan dirinya dihajar habis-habisan oleh seniornya.
Ia tak peduli berapa kali dihajar dan seberapa kuat pukulan yang dilancarkan Hakari dengan energi kutukannya yang dikatakan memiliki tekstur kasar sehingga pukulannya terasa seperti hantaman pentungan berduri. Yuji sadar bahwa ini adalah ujian untuk mendapatkan respek Hakari sehingga opsi melawan atau menghindar tak berlaku di sini.
Yuji juga sampai menanyakan apa peran Hakari dalam dunia jujutsu setelah menjelaskan kalau ia cuma berperan sebagai penyihir yang mengusir kutukan.
Melihat kegigihan Yuji, Hakari akhirnya menyadari gairah yang selama ini dipancarkan Yuji.
3. Kirara sendiri mengatakan kalau aslinya gairah terbesar Hakari adalah membantu teman-temannya

Kirara mengatakan bahwa meski ia dan Hakari sangat membenci sistem sekolah jujutsu terutama para tetuanya, mereka tetap memiliki kepedulian terhadap orang-orang di dalamnya. Bagi Hakari sendiri, masa-masa paling bersemangat dalam hidupnya justru terjadi saat ia bisa berjuang dan membantu teman-temannya.
Karena itu, ketika para adik kelas ternyata benar-benar memohon bantuannya secara langsung, perasaan tersebut kembali tersulut.
Pada akhirnya, bukan hanya logika atau kepentingan pribadi yang menggerakkan Hakari, tetapi juga rasa tanggung jawab dan ikatan lama yang masih ia miliki terhadap mereka.
4. Peran Megumi sangat penting untuk merevisi aturan jujutsu yang menguntungkan Hakari

Poin ini aslinya ada di manga namun ternyata tak dimunculkan dalam animenya.
Meski berniat membantu, Hakari tetap menegaskan bahwa setiap bantuan darinya harus disertai imbalan. Baginya, kerja sama tanpa keuntungan bukanlah sesuatu yang realistis, apalagi dalam situasi dunia jujutsu yang sedang kacau setelah keberadaan kutukan terungkap ke publik.
Kekacauan itu justru ia lihat sebagai peluang. Jika nantinya terjadi revisi aturan dalam sistem jujutsu, Hakari berharap bisa memanfaatkan celah tersebut untuk melegalkan bisnis yang selama ini ia jalankan di area abu-abu.
Peluang itu terasa semakin nyata ketika ia mengetahui bahwa Megumi kini menjadi kepala klan. Dengan posisi politik Megumi yang jauh lebih kuat, Hakari merasa seperti mendapat “jackpot”, karena ada kemungkinan ia memiliki koneksi langsung ke pusat kekuasaan yang bisa menguntungkan rencananya di masa depan.
Itulah penjelasan kenapa Hakari akhirnya setuju membantu para juniornya.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku


















