Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Yuji Menyerang Semua Kubu di Jujutsu Kaisen Modulo?

Yuji menyerang Simurian dan penyihir bumi - Jujutsu Kaisen Modulo
Yuji menyerang Simurian dan penyihir bumi (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)
Intinya sih...
  • Yuji menyerang penyihir dan Simurian tanpa pandang bulu, berbeda dengan Gojo yang selalu jadi problem solver.
  • Yuji tidak ingin Bumi terkesan jahat di mata alien Simurian, ingin para penyihir menyelesaikan masalah dengan kekuatan sendiri.
  • Yuji menolak ikut campur dalam konflik para penyihir, hanya akan turun tangan jika cucu seniornya kalah dalam pertarungan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Seperti yang kita tahu, Yuji yang kehadirannya lama dinanti akhirnya muncul dan tak tanggung-tanggung, langsung menyerang semua orang tanpa pandang bulu. Bahkan para penyihir pemerintah Jepang sekalipun ikut kena imbasnya, termasuk Mino yang notabene lumayan dekat dengan Yuka yang merupakan cucu Yuta sendiri.

Kenapa Yuji sampai melakukan hal itu bahkan ke para penyihir sendiri? Ini penjelasannya!

1. Yuji diperlihatkan menghajar baik penyihir dan Simurian tanpa pandang bulu

Yuji menghajar semua orang dengan Piercing Blood - Jujutsu Kaisen Modulo
Yuji menghajar semua orang dengan Piercing Blood (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Tak seperti Gojo yang sebelumnya selalu jadi problem solver setiap krisis yang dihadapi para penyihir, Yuji justru seperti bencana itu sendiri layaknya Sukuna meski ia tampaknya masih punya moral baik.

Begitu ia muncul, dirinya langsung menyerang semua orang. Mau itu penyihir pemerintah Jepang atau para alien Simurian, semua dihajar dengan rentetan Piercing Blood dalam jumlah besar.

Osuki sendiri sempat dihajar dengan Black Flash. Bahkan Mino yang tampaknya dekat dengan Yuka pun malah diracuni Yuji dengan darahnya.

Untungnya, Yuji masih menahan diri dan mengatakan kalau semua orang cuma akan meriang selama dua hari dan akan sembuh sendiri jika beristirahat cukup.

2. Yuji sendiri dengan enteng menjelaskan kalau ia tak mau Bumi terkesan jahat di mata alien Simurian

Mino marah ke Yuji karena membuat Yuka harus berkorban - Jujutsu Kaisen Modulo
Mino marah ke Yuji karena membuat Yuka harus berkorban (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Meski terkena racun darah Yuji, Mino ternyata masih cukup kuat untuk tetap berdiri.

Ia bahkan sempat meneriaki sang legenda hidup, menuntut penjelasan atas apa yang baru saja dilakukan pria itu.

Mendengar itu, Yuji hanya menjawab bahwa ia tidak ingin Bumi terlihat jahat di mata para alien. Agar terlihat adil, para penyihir pun harus ikut menjadi target serangannya.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Tragedi di Tokyo sendiri bermula dari ulah salah satu penyihir yang menembak Cross, yang kemudian memicu runtuhnya hubungan diplomatik antar ras.

3. Omongan Yuji di atas juga menegaskan kalau ia ingin para penyihir bisa menyelesaikan masalah dengan kekuatannya sendiri tanpa mengandalkan dirinya

Para makhluk terkuat di era Modulo - Jujutsu Kaisen Modulo
Para makhluk terkuat di era Modulo (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Bukan hanya itu, Yuji bahkan sempat mengucapkan kalimat dingin saat mendengar Yuka harus berkorban: ia tidak peduli.

Bagi Yuji, masa ketika ia hidup sebagai “Yuji Itadori” sebenarnya sudah lama berakhir. Ia merasa akhirnya memahami apa yang dirasakan Gojo selama hidupnya—menjadi sosok yang selalu dijadikan alat untuk menyelesaikan setiap krisis, tanpa pernah memberi ruang bagi generasi baru untuk benar-benar tumbuh dan berdiri sendiri.

Karena itulah, Yuji menolak mengulangi kesalahan yang sama. Ia tidak lagi tertarik ikut campur dalam konflik yang sedang dihadapi para penyihir. Ia sadar, jika dirinya terus hadir sebagai solusi instan, keberadaannya justru akan menghambat perkembangan para penyihir Bumi dan membuat mereka bergantung pada satu sosok yang terlalu kuat.

Bagi Yuji, dunia yang sehat adalah dunia yang bisa bertahan tanpa dirinya.

Satu-satunya janji yang masih ia pegang hanyalah satu hal: ia akan turun tangan untuk membereskan kekacauan sepenuhnya tetapi hanya jika cucu seniornya benar-benar kalah dalam pertarungan. Di luar itu, ia memilih untuk tetap menjadi bayangan di belakang layar, sosok yang hanya akan bergerak ketika segalanya benar-benar berada di ambang kehancuran.

Di titik itu, Yuji tidak lagi melihat dirinya sebagai pahlawan, penyihir, ataupun manusia biasa. Ia hanyalah penyeimbang terakhir, seseorang yang akan muncul bukan untuk menyelamatkan dunia, melainkan untuk memastikan dunia tidak benar-benar runtuh.

Itulah penjelasan kenapa Yuji menyerang penyihir dan Simurian.

Bagaimana pendapat kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

7 Karakter One Piece yang Lebih Pintar dari yang Terlihat! Jangan Diremehkan

06 Feb 2026, 18:00 WIBAnime & Manga