Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Apa Sebab Kesatria Dewa One Piece Ada yang Tak Punya Haki Raja?

St. Maffey, Figarland Garling, Shepherd Sommers. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
St. Maffey, Figarland Garling, Shepherd Sommers. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Intinya sih...
  • Kepatuhan absolut diduga adalah alasan banyak Angkatan Laut gak punya Haki Raja
  • Semua Kesatria Dewa wajib tunduk pada Imu tanpa potensi melawan
  • Tapi apakah benar-benar banyak Kesatria Dewa tidak punya Haki Raja?
  • Menariknya kalau tubuh Kesatria Dewa dibajak Imu, maka mereka jadi pemancar Haki Raja
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di masa lalu, Scopper Gaban bersama Bajak Laut Roger dikenal rutin memukul mundur Kesatria Dewa yang berulang kali mencoba merebut Shanks kecil dari kapal mereka. Bahkan puluhan tahun kemudian, nama Gaban masih meninggalkan trauma mendalam pada Kesatria Dewa seperti Shepherd Sommers.

Namun ada satu pengecualian mencolok.

Empat belas tahun lalu, Raja Harald justru mampu merepotkan Gaban dalam waktu lama. Dari ucapan Gaban sendiri, terasa jelas bahwa pertarungan itu berbeda dari biasanya. Untuk pertama kalinya, ia menghadapi sosok yang bukan hanya memiliki regenerasi ala Kesatria Dewa, tetapi juga Haoshoku Haki, yang bisa digunakan baik untuk menyerang maupun melindungi diri.

Detail ini memunculkan satu pertanyaan penting: jika Harald adalah pengecualian, apakah artinya tidak semua Kesatria Dewa memiliki Haki Raja?

Dan jika memang begitu, kenapa bisa terjadi?

Apakah ini soal seleksi, sistem kendali Imu, atau justru efek samping dari “keabadian” itu sendiri?

Mari kita bedah kemungkinan-kemungkinannya.

1. Kepatuhan absolut diduga adalah alasan banyak Angkatan Laut gak punya Haki Raja

1f0cd98bc6ad17b94666fe46817ccb76.jpg
Kizaru di Egghead One Piece

Sebelum membahas Kesatria Dewa, ada baiknya kita melihat institusi lain di One Piece yang juga minim pemilik Haoshoku Haki: Angkatan Laut.

Secara sistem, Angkatan Laut dibangun di atas disiplin dan kepatuhan hierarkis. Seorang prajurit diwajibkan menjalankan perintah atasan, bahkan ketika perintah itu bertentangan dengan perasaan atau keyakinan pribadi mereka. Ini adalah ciri khas militer konvensional.

Contoh paling tragis bisa dilihat pada Borsalino. Ia jelas menganggap Vegapunk sebagai sahabat. Namun ketika perintah datang dari Gorosei untuk membunuh Vegapunk, Borsalino tetap mengeksekusinya, bukan karena benci, bukan karena ambisi, tetapi karena ia prajurit yang patuh.

Di tengah sistem seperti ini, dua sosok Angkatan Laut yang memiliki Haoshoku Haki justru terasa sebagai anomali:

1. Monkey D. Garp
Garp adalah figur yang secara terbuka membangkang perintah atasan jika bertentangan dengan prinsip keadilan pribadinya. Ia tetap berada di Angkatan Laut, tetapi tidak pernah benar-benar tunduk.

2. Sengoku
Sengoku memang patuh secara struktural, namun kepatuhannya bukan kepatuhan kosong. Ia bertahan di puncak karena visi pribadi, keyakinan bahwa perubahan hanya bisa dilakukan dari posisi tertinggi, bukan "menggonggong" dari bawah.

Keduanya memiliki satu kesamaan penting: mereka tidak pernah menyerahkan kehendak mereka sepenuhnya kepada sistem.

Dari sini, muncul satu pola yang sulit diabaikan. Meski belum pernah dikonfirmasi langsung oleh Oda, kepatuhan absolut tampaknya membunuh potensi Haoshoku Haki. Kehendak raja tidak tumbuh di lingkungan yang menuntut penyerahan diri total, Haki Raja tumbuh dari ambisi pribadi, konflik batin, dan keberanian untuk berkata “tidak.”

Dan jika kita tarik garis ke Kesatria Dewa, situasinya bahkan lebih ekstrem.

Jika Angkatan Laut menuntut kepatuhan, maka Kesatria Dewa menuntut penyerahan kehendak sepenuhnya

2. Semua Kesatria Dewa wajib tunduk pada Imu tanpa potensi melawan

Raja Harald dan Imu. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Raja Harald dan Imu. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Kasus Raja Harald dari Elbaph menegaskan satu fakta mengerikan: Kesatria Dewa sama sekali tidak bisa melawan kehendak Imu.

Imu tidak hanya memberi perintah dari jauh. Ia berbicara langsung ke benak mereka. Dan ketika seorang Kesatria Dewa menunjukkan tanda-tanda pembangkangan, Imu cukup mengambil alih tubuh mereka sepenuhnya.

Yang membuatnya jauh lebih menyeramkan: ini bukan sekadar mind control biasa.

Pada Loki, Harald bahkan mengakui sempat percaya bahwa dirinya adalah dewa, fenomena yang sangat mirip dengan cara Tenryuubito memandang diri mereka sendiri. Artinya, pengendalian Imu tidak hanya memaksa tubuh, tetapi memelintir identitas dan persepsi diri. Kehendak asli korban tidak dihancurkan begitu saja, melainkan digantikan.

Dalam lingkungan seperti ini, kehendak bebas ekstrem hampir mustahil tumbuh. Sosok “liar” seperti Monkey D. Garp (yang tetap memegang prinsip pribadi meski berada di dalam sistem busuk) tidak akan pernah bisa tercipta di dalam kelompok Kesatria Dewa.

Karena itu, jika ada Kesatria Dewa yang memiliki Haoshoku Haki, kemungkinannya hanya dua:

1. Mereka sudah memiliki Haki Raja sebelum menjadi Kesatria Dewa
Seperti Harald, kehendak raja itu sudah ada lebih dulu, sebelum sistem Imu menjerat mereka.

2. Mereka memang punya ambisi, tetapi ambisi itu sejalan dengan kehendak Imu
Dalam kasus ini, Imu tidak perlu mematikan Haki Raja mereka, karena kehendak tersebut tidak mengancam sistem.

Di luar dua skenario itu, Haki Raja justru menjadi ancaman. Dan ancaman adalah sesuatu yang tidak pernah ditoleransi oleh Imu.

Maka wajar jika banyak Kesatria Dewa tampak kuat, abadi, dan menakutkan, namun tanpa kehendak raja yang sejati.

3. Tapi apakah benar-benar banyak Kesatria Dewa tidak punya Haki Raja?

IMG_20260105_092504.jpg
Shanks dan Gaban melawan Harald di One Piece bab 1170

Untuk menjawab ini... di satu sisi, pernyataan Scopper Gaban sangat kuat sebagai petunjuk. Ia menyebut bahwa dirinya rutin memulangkan Kesatria Dewa yang mencoba merebut Shanks kecil. Namun dia justru kewalahan saat menghadapi Raja Harald. Dari konteksnya, terasa jelas bahwa Harald adalah pengecualian, Kesatria Dewa langka yang kebetulan punya Haki Raja juga, bukan standar.

Implikasinya cukup tegas: banyak Kesatria Dewa kemungkinan besar memang tidak memiliki Haoshoku Haki.

Figur seperti Shepherd Sommers, yang bisa diatasi relatif mudah oleh Gaban, juga tidak pernah menunjukkan indikasi Haki Raja. Ini memperkuat gambaran bahwa mayoritas Kesatria Dewa mengandalkan regenerasi dan kekuatan sistem Imu, bukan kehendak raja.

Namun, pengecualian tetap mungkin ada.

Beberapa anggota Gorosei, seperti Topman Warcury, Ethanbaron V. Nusjuro, dan Marcus Mars, jelas menunjukkan Haoshoku Haki, meski mereka tunduk absolut pada Imu. Fakta ini membuktikan bahwa kepatuhan total tidak otomatis menghapus Haki Raja, setidaknya dalam kondisi tertentu.

Lalu kita melihat kasus Jaygarcia Saturn tersingkir dan Figarland Garling naik ke kursi Gorosei. Itu memunculkan spekulasi masuk akal bahwa sebagian Gorosei mungkin berasal dari Kesatria Dewa yang dapat promosi. Jika benar, maka ada kemungkinan Kesatria Dewa dengan Haki Raja memang ada, tetapi sangat terbatas.

Kasus Harald sendiri mendukung skenario ini. Ia sudah memiliki Haoshoku Haki sebelum “direkrut”, dan kehendak rajanya tetap terlihat, meski akhirnya ia gugur sebelum terlalu lama sepenuhnya berada di bawah kendali Imu.

Sementara itu, Figarland Shamrock, saudara kembar Shanks, juga kerap diduga memiliki Haki Raja karena faktor darah, meski hingga kini belum ada konfirmasi langsung.

Jadi kesimpulannya mungkin begini:

Ya, sebagian besar Kesatria Dewa kemungkinan tidak memiliki Haki Raja.

Tapi bukan berarti tidak ada sama sekali Kesatria Dewa yang memilikinya.

Tetap saja, jika ada Kesatria Dewa yang punya Haki Raja, jumlahnya sangat sedikit, dan mereka hampir pasti adalah sosok yang sudah memiliki kehendak raja sebelum masuk sistem, atau individu yang kehendaknya sepenuhnya sejalan dengan Imu, sehingga tidak dianggap ancaman.

Dalam sistem yang dibangun untuk meniadakan pembangkangan, Haki Raja adalah anomali. Dan di antara para Kesatria Dewa, anomali semacam itu tampaknya memang sengaja dibuat langka.

4. Menariknya kalau tubuh Kesatria Dewa dibajak Imu, maka mereka jadi pemancar Haki Raja

Im mengambil alih tubuh Gunko
Im mengambil alih tubuh Gunko. (dok. Shueisha/One Piece)

Tapi ada kasus menarik.

Gunko awalnya tidak menunjukkan Haki Raja sama sekali. Tapi ketika ia dibajak Imu, ia memancarkan Haoshoku Haki gila-gilaan.

Hanya saja, ini memang terasa bukan Haki Raja Gunko. Ini lebih ke Haki Imu yang dipancarkan lewat wadahnya.

Dan tentu, itu berarti Kesatria Dewa yang sedang dibajak Imu akan jadi merepotkan. Mereka jadi bisa serangan Haoshoku Haki plus jurus jahat seperti Domi Reversi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

Yuji Itadori vs Yuki Tsukumo Jujutsu Kaisen, Siapa yang Akan Menang?

07 Jan 2026, 19:00 WIBAnime & Manga