Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

4 Alasan Yamato Belum Gabung Topi Jerami Itu Ternyata Hal Baik

4 Alasan Yamato Belum Gabung Topi Jerami Itu Ternyata Hal Baik
Yamato (dok. Toei Animation/One Piece)
Intinya Sih
  • Yamato memilih tetap di Wano demi menjaga negeri itu dari ancaman besar seperti Pluton dan potensi serangan Teach, menjadikan keputusannya langkah strategis, bukan sekadar emosional.
  • Selama tinggal di Wano, Yamato membangun hubungan dengan Akazaya Nine serta merekrut Page One dan Ulti sebagai pengikut, memperkuat posisinya sebagai pemimpin lokal yang berpengaruh.
  • Keputusan menunda bergabungnya Yamato memberi ruang bagi perkembangan karakter pengguna Haoshoku Haki seperti Luffy dan Zoro, sekaligus memastikan Jinbe mendapat porsi cerita yang lebih seimbang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Di akhirWano arc Yamato sempat mengungkapkan keinginannya untuk berlayar bersama kru Monkey D. Luffy.

Tapi kemunculan Ryokugyu membuatnya sadar: Wano belum benar-benar aman. Ia memilih tinggal untuk melindungi negeri itu, agar Luffy bisa berpetualang tanpa harus terus memikirkan ancaman lain ke Wano.

Sebagian fans tentu kecewa, apalagi Yamato itu kuat banget.

Namun makin dipikir, keputusan ini justru terasa… tepat.

Kenapa? Ini empat alasannya.

1. Wano Memang Masih Dalam Bahaya

Yamato one piece. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Yamato one piece. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Kita tahu Caribou mengetahui rahasia tentang Pluton dan Poseidon.

Pluton sendiri ternyata tersembunyi di bawah Wano.

Masalahnya? Caribou sudah dibawa oleh Van Augur dan Catarina Devon ke Pulau Bajak Laut untuk bertemu Marshall D. Teach.

Kita memang belum tahu bagaimana reaksi Teach. Tapi kalau dia percaya informasi Caribou, maka dua wilayah langsung masuk potensi diserang:

  • Wano (karena Pluton)
  • Fish-Man Island (karena Poseidon)

Artinya, keputusan Yamato tinggal bukan sekadar emosional, itu langkah strategis. Wano memang masih potensial jadi target besar.

2. Yamato Malah Mendapat “Pasukan”

Page One dan Ulti.jpg
Page One membawa Ulti One Piece. (Dok. Toei Animation, Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Karena tidak langsung gabung kru Topi Jerami, Yamato sempat menjalani kisah sampul berjudul Oni Child Yamato’s Golden Harvest Surrogate Pilgrimage (mulai bab 1109 sampai 1162, meski tidak muncul di setiap bab).

Dalam perjalanan itu, ia bersilaturahmi dengan Akazaya Nine yang kini menjadi daimyo. Hal terbesar yang ia lakukan sendiri adalah menolong Page One dan Ulti dari Who's-Who.

Menariknya, Page One dan Ulti, mantan Tobi Roppo dengan daya tahan luar biasa, jadi pengikutnya.

Bayangkan kalau nanti Yamato benar-benar berlayar dan membawa dua eks-Tobi Roppo ini.

Reaksi Nami, Usopp, Roronoa Zoro, atau Sanji yang dulu sempat melawan mereka? Itu pasti chaos yang lucu. Tapi mereka memang akan jadi tukang pukul yang sangat berguna.

Secara naratif, Yamato sekarang bukan sekadar calon kru. Ia berkembang menjadi figur pemimpin lokal.

3. Fokus ke Pengguna Haoshoku Haki yang Sudah Ada

Luffy dan Zoro menghancurkan Aqua Laguna - One Piece
Luffy dan Zoro menghancurkan Aqua Laguna (Dok. Toei/One Piece)

Di arc Elbaph Arc terungkap bahwa Kesatria Dewa dari Mary Geoise memiliki regenerasi ekstrem berkat kontrak dengan Imu.

Regenerasi itu bisa diperlambat oleh serangan berlapis Haoshoku Haki tingkat tinggi.

Saat ini, di kru Topi Jerami, pengguna Haoshoku level tinggi baru Luffy dan Zoro.

Yamato juga punya Haoshoku. Kalau dia langsung masuk, Oda harus membagi spotlight tiga arah sekaligus.

Dengan Yamato tetap di Wano, fokus perkembangan Haoshoku kru bisa dipadatkan dulu ke dua karakter ini.

Secara pacing, ini bikin progres kekuatan terasa lebih terkontrol.

Masuk akal kalau Yamato nanti baru dimasukkan misalnya di perang akhir dimana Luffy mungkin memang butuh lebih banyak pengguna Haoshoku Haki. Sekarang, Luffy dan Zoro dapat kesempatan berkembang karena belum ada lagi pengguna Haoshoku Haki ekstra.

Kecuali Sanji mungkin mendadak mengembangkannya? Itu belum terjadi sih.

4. Jinbe Saja Masih Belum Maksimal Dimanfaatkan

Jinbe di Impel Down
Jinbe (dok. Toei Animation/One Piece)

Jinbe resmi bergabung sebelum Perang Onigashima. Bahkan kehadirannya sampai membuat Trafalgar Law dan Eustass Kid kaget.

Di Onigashima, Jinbe ,engalahkan Who’s-Who lalu menjelang akhir perang menggunakan tekniknya untuk membantu mengendalikan air dari gulungan ninja Raizo demi memadamkan api.

Tapi di Egghead, dan juga sejauh ini di Elbaph, spotlight Jinbe terasa lebih minim. Sang mantan Shichibukai malah belum dapat kesempatan bersinar lagi.

Ia bahkan sempat ditangkap oleh Gunko, Kesatria Dewa, karena tidak memiliki Haoshoku untuk melawan regenerasinya secara efektif.

Kalau Jinbe saja masih butuh ruang eksplorasi lebih jauh, memboyong Yamato langsung setelah Wano bisa membuat distribusi fokus makin berat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More