Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Pembahasan Black Clover 387-389, Akhir Riwayat Kaisar Sihir!

Asta dan Yuno berhasil menebas Lucius - Black Clover
Asta dan Yuno berhasil menebas Lucius (Dok. Shueisha/Black Clover)
Intinya sih...
  • Lucius mempertanyakan alasan Yuno bertarung bersama Asta, yang memicu amarahnya.
  • Rakyat dan Ksatria Sihir memberi semangat pada Asta dan Yuno dalam pertarungan penentuan.
  • Julius melakukan tugas terakhirnya sebagai Kaisar Sihir, memulihkan Kerajaan Clover dengan Sihir Waktu.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah penantian panjang yang penuh pasang surut, akhirnya cerita Black Clover resmi mencapai titik akhir dari konflik besarnya. Perjalanan yang selama ini dipenuhi pertarungan sengit, pengorbanan, dan pertumbuhan para karakternya kini bertemu di satu simpul penentuan, menutup rangkaian konflik yang telah dibangun sejak awal cerita. Di sinilah, Julius yang selama ini terpenjara akhirnya bisa menghirup kebebasan meski hanya untuk waktu sesaat.

Bagaimana situasi akhir konflik Black Clover di bab 387-389? Berikut pembahasannya!

1. Lucius sempat mempertanyakan kenapa Yuno mau bertarung bersama Asta

Asta dan Yuno yang mulai mencapai akhir pertarungan - Black Clover
Asta dan Yuno yang mulai mencapai akhir pertarungan (Dok. Shueisha/Black Clover)

Dalam pertarungan terakhir, Lucius sempat berada di posisi terdesak setelah kedua lengannya terkena tebasan. Namun kondisi itu tak bertahan lama.

Ia segera memulihkan tubuhnya dan kembali menekan keadaan dengan memanggil para monster beratribut sihir, memaksa dua petarung muda itu menghadapi gempuran tanpa henti. Desing pedang beradu, disusul dentuman ledakan elemen sihir yang saling bersahutan, menjadikan medan tempur sebagai panggung penentuan nasib Kerajaan Clover dan dunia secara keseluruhan.

Di sela-sela kekacauan tersebut, Lucius masih menyempatkan diri melontarkan provokasi kepada Yuno. Ia mempertanyakan alasan Yuno memilih bertarung bersama Asta, sosok yang ia sebut sebagai makhluk cacat, meski telah diakui langsung oleh Kaisar Sihir.

Namun Yuno justru membalas dengan jawaban menohok, menegaskan bahwa Lucius tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Asta. Pernyataan itu sontak memicu amarah Lucius, yang merasa direndahkan oleh seseorang yang bahkan tidak memiliki mana sihir sama sekali.

2. Semua orang memberi semangat pada Asta dan Yuno

Semua orang menyemangati para jagoan terakhir mereka - Black Clover
Semua orang menyemangati para jagoan terakhir mereka (Dok. Shueisha/Black Clover)

Di sisi lain, rakyat Kerajaan Clover dan para Ksatria Sihir yang masih sadar hanya bisa menyaksikan pertarungan itu dengan napas tertahan. Di tengah keheningan yang menekan, terdengar satu suara lemah mengucap kata “maju”, seolah memohon agar Asta dan Yuno terus melangkah. Kata itu disusul bisikan “tolong” dan “kumohon”, lahir dari keputusasaan sekaligus harapan terakhir.

Perlahan, suara-suara kecil itu menyebar, berpindah dari satu orang ke orang lain, hingga berubah menjadi dukungan bersama.

Para Ksatria Sihir terutama dari Black Bull dan Golden Dawn pun ikut bersuara, menyatukan tekad dan harapan mereka pada dua pemuda tersebut. Meski tak lagi mampu bertarung, doa dan semangat mereka menjadi dorongan terakhir bagi Asta dan Yuno untuk menuntaskan pertarungan penentuan ini.

3. Julius sempat muncul dalam batin Lucius

Kembalinya kesadaran Julius - Black Clover
Kembalinya kesadaran Julius (Dok. Shueisha/Black Clover)

Meski sudah berhasil membuat Lucius terdesak, Asta dan Yuno masih terjebak dalam satu masalah: mereka kesusahan mencari momentum untuk melepaskan serangan terakhir mereka.

Harapan mereka pun akhirnya muncul saat Noelle akhirnya menyadari situasi keduanya dan mencoba memusatkan sihir airnya. Namun yang jadi tantangan adalah jaraknya sendiri sangat jauh ditambah pergerakan Lucius yang masih sangat cepat. Meskipun demikian, gadis itu masih percaya diri kalau serangannya masih bisa tepat sasaran dan melepaskan tembakan airnya.

Dan benar saja, serangan itu berhasil mengenai pipi Lucius. Meski tak berhasil menyakiti pria itu, tembakan air Noelle sukses membuat Lucius terdistraksi sehingga Asta sempat menggores inti mana Kaisar Sihir.

Pada saat itulah, kesadaran Julius akhirnya muncul untuk mengumumkan bahwa penghakiman Lucius sudah dekat.

4. Yuno dan Asta berhasil mendaratkan serangan terakhir ke Lucius

Asta dan Yuno berhasil menebas Lucius - Black Clover
Asta dan Yuno berhasil menebas Lucius (Dok. Shueisha/Black Clover)

Kemunculan sesaat Julius di dalam dunia batin Lucius sempat membuatnya membeku, seakan waktu berhenti hanya untuk sepersekian detik.

Celah singkat itu menjadi kesempatan emas. Asta dan Yuno bergerak serempak, mengerahkan seluruh kekuatan mereka dan mendaratkan tebasan terkuat secara bersamaan, sebuah serangan penentu yang akhirnya meruntuhkan tirani sang Kaisar Sihir.

Serangan tersebut bukan hanya mengakhiri ambisi Lucius, tetapi juga menandai keselamatan Kerajaan Clover dan dunia dari kehancuran yang mengintai di mana para monster paladin yang sebelumnya masih asyik bertarung kini lenyap satu persatu. Pada saat yang sama, kesadaran Julius pun akhirnya kembali, cukup lama untuk mengucapkan salam perpisahan kepada sisi gelap dirinya yang akhirnya menghilang untuk selamanya.

5. Julius melakukan tugas terakhirnya sebagai Kaisar Sihir, memulihkan kerajaan dengan Sihir Waktu

Julius memulihkan kerajaan Clover dengan sihir terakhirnya - Black Clover
Julius memulihkan kerajaan Clover dengan sihir terakhirnya (Dok. Shueisha/Black Clover)

Sayangnya, meski Julius sempat kembali mendapatkan kesadarannya, ia tidak bisa bertahan lama. Menyadari ajalnya sudah dekat, Julius memilih menghabiskan sisa waktunya untuk mengucapkan terima kasih. Ia berterima kasih kepada Asta dan Yuno yang telah menghentikannya, sekaligus kepada William dan Yami, dua sosok yang selama ini ia percayai sepenuh hati. Setelah itu, Julius pun bersiap menjalankan tugas terakhirnya sebagai Kaisar Sihir.

Dengan sihir waktunya, Julius melakukan restorasi besar-besaran terhadap Kerajaan Clover.

Ia memutar kembali waktu di seluruh wilayah kerajaan yang sebelumnya hancur, mengembalikannya ke kondisi sebelum dirusak oleh Lucius dan pasukannya. Dampak sihir tersebut tidak hanya memulihkan bangunan dan lingkungan, tetapi juga menghidupkan kembali para penyihir yang sebelumnya gugur, seperti Mereoleona, Jack, Marx, serta para Ksatria Sihir lainnya, menandai pemulihan penuh Kerajaan Clover setelah bencana besar.

6. Julius gugur tepat di depan para Ksatria Sihir

Julius berpamitan sebelum tubuhnya lenyap - Black Clover
Julius berpamitan sebelum tubuhnya lenyap (Dok. Shueisha/Black Clover)

Setelah menuntaskan tugas terakhirnya, Julius pun menoleh ke arah Yami, William, Asta, dan Yuno. Dengan suara tenang, ia menyampaikan satu hal penting: mulai saat itu, nasib Kerajaan Clover ia percayakan sepenuhnya kepada para penyihir di hadapannya. Begitu kata-kata terakhir itu terucap, tubuh Julius perlahan hancur, meninggalkan warisan harapan bagi masa depan kerajaan yang selama ini ia lindungi.

Para Ksatria Sihir memberi salam hormat dalam keheningan, mengiringi kepergian sang Kaisar Sihir dengan penuh penghormatan. Di antara mereka, hanya William yang tak mampu menahan air mata, disusul Marx yang seakan merasakan kepergian tuannya. Dengan momen penuh emosi tersebut, Black Clover resmi mencapai klimaks ceritanya dan bersiap melangkah menuju epilog.

Itulah pembahasan Black Clover bab 387-389.

Bagaimana menurut kalian tentang penutup konflik besar ini?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

6 Anggota Keluarga Okkotsu Jujutsu Kaisen Modulo yang Diketahui!

06 Jan 2026, 14:00 WIBAnime & Manga