Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Megumi Ditunjuk Jadi Kepala Klan Zenin Jujutsu Kaisen?

Kenapa Megumi Ditunjuk Jadi Kepala Klan Zenin Jujutsu Kaisen?
Megumi dan Naobito, kepala klan Zenin ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen )
Intinya Sih
  • Naobito meninggal usai Insiden Shibuya: Kondisinya sudah sangat parah setelah kehilangan lengan saat melawan Dagon dan mengalami luka bakar akibat serangan Jogo. Ia kemudian dikonfirmasi wafat pada manga bab 138.

  • Wasiat suksesi awalnya mengarah ke Naoya: Sebelum meninggal, Naobito menulis surat wasiat soal penerus kepala klan Zenin. Secara “default”, posisi itu sempat mengarah ke Naoya sebagai putra kandung, termasuk hak atas aset dan senjata kutukan klan.

  • Ada perjanjian lama antara Naobito dan Toji: Di masa lalu, Toji membuat kesepakatan tertulis—Megumi akan “diambil” klan Zenin jika ia terbukti mewarisi Ten Shadows, dan Naobito setuju menunjuk Megumi sebagai kepala klan jika syarat-syarat tertentu terpenuhi.

  • Syarat pemicunya terjadi karena Gojo tersegel: Salah satu kondisi perjanjian itu adalah Gojo Satoru dianggap mati atau mentalnya terganggu/berhalangan. Karena Gojo sedang tersegel di Prison Realm, kondisi dianggap terpenuhi, sehingga posisi kepala klan otomatis beralih ke Megumi, bukan Naoy

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setelah insiden Shibuya berakhir, Megumi ternyata sempat ditunjuk oleh Naobito sebagai kepala klan Zenin yang baru dalam surat wasiatnya. Alhasil, Naoya selaku putra kandungnya sempat tak terima akan hal tersebut.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Begini penjelasannya!

Table of Content

1. Pada awalnya Naoya lah yang menjadi penerus kepala klan Zenin semenjak kematian Naobito

1. Pada awalnya Naoya lah yang menjadi penerus kepala klan Zenin semenjak kematian Naobito

Para member klan Zenin ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )
Para member klan Zenin ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )

Seperti yang kita tahu, Naobito sempat terlibat pertarungan di Shibuya. Kondisinya sendiri terbilang parah karena ia kehilangan lengannya oleh Dagon dan hangus terbakar gara-gara api Jogo.

Alhasil, ia pun dikonfirmasi meninggal pada bab 138 manga Jujutsu Kaisen. Sebelum kematiannya, Naobito sendiri sempat menulis wasiat untuk masalah suksesi posisi kepala keluarga.

Awalnya, wasiat itu sendiri berisi tentang penunjukan Naoya sebagai kepala klan baru sehingga ia berhak memperoleh sejumlah aset senjata kutukan yang ada di sekolah maupun gudang klan.

Akan tetapi, hal itu ternyata batal terjadi karena suatu perjanjian di masa lalu.

2. Namun ternyata, Toji dan Naobito telah melakukan perjanjian di masa lalu

Naobito memegang botol sakenya ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen )
Naobito memegang botol sakenya ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen )

Perjanjian itu sendiri rupanya adalah buatan Naobito dan Toji di masa lalu.

Di masa lalu, Toji terungkap hendak menjual anaknya ke Naobito jika Megumi memang berpotensi mewarisi teknik kutukan klan Zenin.

Naobito sendiri menyetujui hal itu dan membuat perjanjian tertulis dengan Toji di mana ia akan menunjuk Megumi sebagai kepala klan baru jika dua hal yang disyaratkan berlaku.

Salah satunya adalah kekuatan teknik Ten Shadows yang memang berhasil dikuasai Megumi.

3. Perjanjian itu sendiri berlaku jika Gojo mengalami kondisi tertentu seperti kematian atau mentalnya terganggu

Gojo mengungkapkan kalau ada yang salah pada tubuh Geto ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen S2 )
Gojo mengungkapkan kalau ada yang salah pada tubuh Geto ( Dok. Mappa / Jujutsu Kaisen S2 )

Selain penguasaan teknik kutukan, Megumi bisa menjadi kepala klan jika situasinya memenuhi kondisi tertentu.

Yup, kondisi itu adalah situasi di mana Gojo Satoru dianggap tewas atau mentalnya dianggap terganggu.

Nah, karena Gojo sendiri saat itu sedang tersegel di dalam Prison Realms, maka syarat perjanjian Toji dan Naobito langsung dianggap terpenuhi sehingga posisi kepala klan Zenin yang awalnya akan jatuh ke Naoya malah beralih ke Megumi.

Itulah penjelasan kenapa Megumi terpilih jadi kepala klan Zenin. Megumi terpilih menjadi kepala klan Zenin karena wasiat Naobito dipengaruhi perjanjian lama dengan Toji: jika Megumi mewarisi Ten Shadows dan Gojo Satoru dianggap tidak bisa bertindak (saat itu tersegel), maka posisi kepala klan otomatis beralih ke Megumi, bukan Naoya. Situasi ini juga menjelaskan kenapa Naoya menolak keputusan tersebut, karena suksesi yang semula diperkirakan jatuh kepadanya berubah akibat syarat perjanjian yang terpenuhi.

Bagaimana pendapat kalian?

Diterbitkan pertama 04 November 2023, diterbitkan kembali 27 Januari 2026

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

FAQ Seputar Kenapa Megumi Ditunjuk Jadi Kepala Klan Zenin

Kenapa Megumi bisa ditunjuk jadi kepala Klan Zenin?

Karena ada wasiat Naobito yang akhirnya mengikuti perjanjian lama antara Naobito dan Toji, bukan sekadar garis keturunan langsung.

Bukannya harusnya Naoya yang jadi kepala klan?

Secara “normal”, iya—Naoya sempat jadi kandidat utama. Tapi penunjukan itu tergugurkan karena perjanjian tertulis yang mengaktifkan opsi Megumi.

Apa isi perjanjian Naobito dan Toji yang bikin Megumi menang posisi?

Megumi akan ditetapkan sebagai kepala klan jika: Ia terbukti punya Ten Shadows, dan Gojo dianggap mati atau berhalangan (misalnya mentalnya terganggu/tidak bisa bertindak).

Kenapa kondisi “Gojo berhalangan” dianggap terpenuhi?

Karena Gojo tersegel di Prison Realm, jadi statusnya dianggap tidak bisa menjalankan peran normal—yang otomatis memicu klausul perjanjian tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
Agung Anggayuh Utomo Anggayuh Utomo
3+
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More