Masalah Performa TEKKEN 7, Harada Salahkan DRM Denuvo!

Denuvo tampaknya tidak pernah lepas dari sumber permasalahan pada performa gaming.

Denuvo, oh Denuvo, ada-ada saja kelakuanmu ini. Setelah sebelumnya mendapatkan makian dari para gamer, kali ini direktor TEKKEN Harada menyebutkan permasalahan performa TEKKEN 7 yang tengah dilanda berasal dari DRM Denuvo yang mereka gunakan.

Seringkali kalian mendengar maupun membaca berita mengenai satu sistem anti-bajakan yang fenomenal ini, Denuvo. Seperti yang sudah kita ketahui, Denuvo saat ini digunakan sebagai standar dalam sistem proteksi Digital Rights Management atau yang sering disingkat sebagai DRM.

Hingga saat ini saja, sudah ada banyak sekali game yang menggunakan sistem ini, mengingat tingkat pertahanannya yang konon katanya sangat susah untuk ditembus. Game seperti Final Fantasy XVA Way Out hingga TEKKEN 7 sekalipun menggunakan sistem proteksi dari Denuvo.

Sayangnya, Denuvo sendiri memiliki banyak kelemahan. Banyak sekali yang mengeluhkan performa game yang turun dengan adanya Denuvo, dimulai dari framerate yang rendah hingga loading yang lama. Hal ini bisa dicontohkan dengan Final Fantasy XV versi bajakan yang hadir dengan performa lebih stabil dibanding versi orisinilnya.

Bahkan, akhir-akhir ini sudah ada beberapa game dengan proteksi Denuvo yang berhasil dijebol. Saat ini saja, rekor tercepat untuk para peretas untuk membuka celah bagi game Denuvo hanya memakan waktu 24 jam saja. Ini tentu saja menjadi PR bagi pengembang Denuvo sendiri.

https://twitter.com/Harada_TEKKEN/status/984791954872569857

Kali ini, kita kembali mendengar permasalahan baru yang hadir pada satu game fighting yang fenomenal, yaitu TEKKEN 7 versi PC. Katsuhiro Harada selaku direktor dari seri TEKKEN belum lama ini menyebutkan adanya permasalahan pada framerate game terbaru mereka.

"Terdapat permasalahan turunnya framerate disaat terkena serangan seperti Shakunetsu Hadouken milik Akuma. Karena ini bukan permasalahan pada kartu grafis maupun CPU, mengubah pengaturan tidak akan mengubah apa-apa. Ini merupakan permasalahan dari program enkripsi dan kami akan memperbaiki ini segera, mohon bersabar," Sebut Harada.

Dari pernyataan ini, Harada secara tidak langsung menyebut encryption program yang mana dalam kasus ini merupakan sistem proteksi DRM yang mereka gunakan, yaitu Denuvo. Pada tweet lainnya juga, Harada menyebutkan bahwa ini memanglah permasalahan dari Denuvo.

Dengan turunya performa TEKKEN 7, para pemain mengharapkan sigapnya Bandai Namco untuk memperbaiki permasalahan yang cukup fatal ini.

Diedit oleh Fachrul Razi

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU