Resident Evil (dok. Sony Pictures Releasing/Resident Evil)
Peringatan spoiler untuk Resident Evil 7, Resident Evil Village, dan Resident Evil (2026).
Kemiripan paling unik antara Ethan dan Bryan justru muncul ketika cerita mereka membawa keduanya keluar dari status sebagai manusia biasa.
Dalam Resident Evil Village, terungkap bahwa Ethan sebenarnya sudah meninggal sejak awal insiden di rumah keluarga Baker. Setelah Jack Baker menghantamnya dengan kekuatan yang seharusnya mematikan, Ethan "hidup" berkat Mold yang telah menginfeksinya.
Namun, ada perbedaan besar antara perjalanan Ethan dan Bryan.
Ethan pada akhirnya tetap mempertahankan kesadaran, kepribadian, dan rasa kemanusiaannya. Kondisinya memang membuat identitasnya sebagai manusia menjadi semakin kompleks, tetapi Ethan tidak berubah menjadi monster yang kehilangan dirinya sendiri.
Fakta bahwa dia mati sebelum dibangkitkan Mold diduga jadi faktor penting kenapa ini terjadi, dan kenapa Evelyn tak bisa mengendalikannya.
Bryan mengalami nasib yang jauh lebih mengerikan.
Setelah tergigit dan infeksinya terus berkembang, kondisi Bryan semakin parah. Pada bagian akhir film, setelah rangkaian keputusan buruk dan kekacauan yang melibatkan dirinya serta ilmuwan Umbrella, tubuh Bryan akhirnya mengalami mutasi.
Ia bukan lagi sekadar manusia yang sedang berusaha bertahan hidup. Bryan berubah menjadi monster.
Dan di situlah salah satu perbedaan paling menarik antara keduanya: Ethan menjadi bukan manusia, tetapi tetap menjadi Ethan. Bryan justru tampaknya kehilangan dirinya ketika berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih mengerikan.
Pada akhirnya, keduanya sama-sama memberikan perspektif yang berbeda terhadap dunia Resident Evil: bagaimana jika seseorang yang benar-benar biasa tiba-tiba dilempar ke dalam mimpi buruk biologis yang biasanya hanya dihadapi oleh para veteran seperti Chris, Leon, Jill, dan Claire?
Bedanya, Ethan berhasil mempertahankan kemanusiaannya sampai akhir. Bryan tidak.